Home Time adalah bab bonus pertama dari manga Assassination Classroom, sebuah cerita sampingan yang berdiri sendiri yang dikumpulkan dalam volume kedua puluh satu. Bab ini mengikuti sekelompok pembunuh bayaran yang musim dinginnya bersinggungan dengan Korosensei di sebuah bar kecil.
Kisah dibuka di tempat yang membeku dan diselimuti salju, di mana seorang pelacak bernama Seeker mengungkap lokasi tempat persembunyian yang tersembunyi. Setelah mendapatkan apa yang ia cari, ia menuju sebuah kedai yang dikelola oleh seorang wanita muda bernama Hotaru dan ibunya, Azusa, di mana tiga rekan menunggunya: Mario, Chantha, dan Futoshi. Saat Seeker memaparkan apa yang ia pelajari tentang pemilik tempat persembunyian itu, rekan-rekannya merasa muak dan kecewa saat mendengar tentang banyak keanehan Korosensei.
Kilas balik mengungkap momen ketika Seeker mendekat. Makhluk itu merasa ngeri karena ada yang bisa menemukan tempat peristirahatan pribadi yang ia simpan untuk dirinya sendiri. Ia mengakui bahwa sebulan sekali ia menyingkir untuk bersantai di sana, tempat di mana ia dapat menurunkan kewaspadaan tanpa memberi contoh buruk bagi murid-muridnya. Alih-alih menyerang, ia memuji keterampilan penyusup itu, mengemasi barang-barangnya, dan menyelinap pergi ke lokasi baru.
Kembali ke masa kini, keempat pembunuh itu mendapati diri mereka sejenak terpikat pada Azusa, dan semua orang kecuali Futoshi saling bertukar tatapan cemburu. Korosensei yang menyamar dengan ceroboh masuk dengan santai dan menyapa kelompok itu dengan nama, yang membuat mereka menerjangnya sekaligus. Menyaksikan perkelahian itu berlangsung, Hotaru teringat bahwa gurita itu pernah bekerja sebagai guru, dan bahwa dirinya sendiri menyerupai salah satu anak yang pernah ia ajar. Ia membingkai seluruh peristiwa itu sebagai kenangan sekilas tentang musim dingin yang ia lewati bersama para pria tersebut.
Diberi label Bab Ekstra 1, cerita sembilan belas halaman ini terbit pada 4 April 2016, dalam edisi 18 tahun tersebut, dan termasuk dalam tankobon kedua puluh satu, Time to Say Thank You. Bab ini tidak memiliki pendahulu bernomor dan diikuti oleh instalasi bonus kedua, Pub Time. Pemeran kecilnya terbatas pada Seeker, Hotaru, Azusa, Korosensei, Mario, Chantha, dan Futoshi. Judul Jepangnya berbunyi Jitaku no Jikan.
Home Time adalah bab bonus pertama dari Assassination Classroom, sebuah cerita sampingan yang berdiri sendiri di Volume 21 yang mengikuti sekelompok pembunuh bayaran yang perjalanan musim dinginnya bersinggungan dengan Korosensei di sebuah bar kecil.
Mario, Chantha, dan Futoshi adalah pembunuh bayaran yang bekerja bersama pelacak Seeker dan berpapasan dengan Korosensei dalam bab bonus Home Time.
Dalam Home Time, Korosensei menjelaskan bahwa ia menyendiri sebulan sekali untuk bersantai di bar, sebuah tempat pelarian pribadi di mana ia dapat menurunkan kewaspadaannya tanpa memberi contoh buruk bagi murid-muridnya.
Alih-alih melampiaskan amarah, Korosensei memuji keterampilan Seeker dalam menemukan tempat persembunyiannya, mengemasi barang-barangnya, dan pindah ke lokasi baru.
Home Time adalah Bab Ekstra 1 dari Volume 21, Time to Say Thank You, dan diikuti oleh instalasi bonus kedua, Pub Time.
Ingin tahu lebih banyak tentang Waktu di Rumah? Wiki Assassination Classroom di Fandom punya halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini adalah tulisan asli Daddy Jim Anime berdasarkan anime, manga, dan materi resmi Assassination Classroom. Assassination Classroom diciptakan oleh Yusei Matsui, diterbitkan oleh Shueisha, dan dianimasikan oleh Lerche. Seluruh hak atas Assassination Classroom dan karakternya dimiliki oleh pemegang hak masing-masing. Rujukan episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Pemegang hak
Seluruh hak dimiliki oleh pemegang hak masing-masing.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Anime, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Sumber resmi:
Daddy Jim Anime memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.