
Bab 46 memberikan kedua sisi tragedi Quincy. Rukia menjelaskan mengapa Shinigami memusnahkan mereka, dan Uryu menceritakan kematian kakeknya Soken, sebelum Ichigo memotong kesedihan itu untuk bersikeras agar mereka bertarung bersama.
Rukia memaparkan logika suram di balik pemusnahan itu. Sebagai Penyeimbang, Shinigami harus menjaga jiwa-jiwa terbagi rata antara dunia manusia dan Soul Society, tetapi kebiasaan Quincy yang menghancurkan Hollow sepenuhnya mencekik siklus itu dan mengancam akan meruntuhkan kedua alam, sehingga penolakan mereka untuk mundur memastikan nasib mereka. Ichigo, yang tidak yakin siapa yang benar, menerjang ke tengah para Hollow dan mengakui bahwa dia sekarang mengetahui sejarah Uryu.
Uryu mengesampingkan legenda kuno itu dan mengungkapkan luka sejatinya: gurunya Soken meninggal di depan matanya. Dalam kilas balik, lelaki tua yang lembut itu berpendapat bahwa menyalahkan tidak lagi penting setelah kaumnya telah jatuh dan hanya pencegahan yang penting, dan dia berulang kali mendesak Shinigami untuk membiarkan Quincy bertindak sebagai penanggap pertama. Mereka menjawab dengan peringatan agar tidak mencampuri urusan mereka, dan ketika lima Hollow mengepung Soken, bantuan tiba dua jam setelah pertarungan dimulai, satu jam setelah dia sudah meninggal. Menyatakan bahwa dia harus membuktikan kekuatan Quincy sendirian, Uryu menolak bantuan Ichigo, sehingga Ichigo menendangnya ke arah sebuah Hollow, mengingatkannya bahwa Soken ingin kedua kaum itu bertarung sebagai sekutu bukan sebagai rival, dan menariknya berdiri untuk menghadapi gerombolan itu secara berdampingan.
Rukia menjelaskan peran Shinigami sebagai Penyeimbang dan mengapa Quincy membahayakan keseimbangan kosmik. Uryu mengungkapkan bahwa kesedihannya berasal dari menyaksikan gurunya Soken Ishida meninggal. Kilas balik menunjukkan Soken menganjurkan kerja sama Quincy-Shinigami dan penyelamatan yang terlambat secara fatal. Ichigo menolak sikap Uryu yang ingin berdiri sendiri dan bersikeras agar mereka bertarung bersama.
Dalam Bleach chapter 46, Rukia menjelaskan mengapa Shinigami memusnahkan Quincy, Uryu menceritakan kembali saat menyaksikan kakeknya Soken meninggal, dan Ichigo menembus kesedihan itu untuk menegaskan bahwa mereka berdua harus bertarung bersama melawan para Hollow.
Di Bleach bab 46, Rukia menjelaskan bahwa sebagai Balancers, Shinigami harus menjaga jiwa tetap terbagi seimbang antara dunia manusia dan Soul Society, tetapi kebiasaan Quincy yang memusnahkan Hollow sepenuhnya mencekik siklus tersebut dan mengancam akan meruntuhkan kedua alam.
Soken Ishida adalah kakek sekaligus guru Uryu, yang kematiannya disaksikan oleh Uryu; kilas balik di chapter 46 menunjukkan Soken menganjurkan kerja sama Quincy-Shinigami dan sebuah penyelamatan yang datang satu jam setelah ia sudah meninggal.
Dalam Bleach bab 46, ketika Uryu menolak bantuannya, Ichigo menendangnya ke arah Hollow, mengingatkannya bahwa Soken menginginkan kedua kelompok tersebut bertarung sebagai sekutu, bukan sebagai rival, dan menariknya berdiri untuk menghadapi gerombolan Hollow secara punggung membelakangi.
Dalam Bleach bab 46, Balancers merujuk pada peran Shinigami untuk menjaga jiwa-jiwa terbagi secara seimbang antara dunia manusia dan Soul Society, tugas kosmik yang terancam oleh tindakan Quincy yang memusnahkan Hollow.
Mencari info lebih lanjut tentang 046. Karneades ~ Berdampingan? Bleach Wiki di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini adalah tulisan asli oleh Daddy Jim Anime berdasarkan serial anime Bleach, manga, dan materi resmi. Referensi episode dan bab dikutip jika berlaku.
Pemegang hak
Seluruh hak dimiliki oleh pemegang hak masing-masing.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Anime, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Sumber resmi:
Daddy Jim Anime memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.