
Isagi menguraikan kejeniusan Kaiser sebagai cara melihat lapangan setingkat dewa, menamainya Metavision, dan melihat sekilas bagaimana memadukannya dengan tembakan langsungnya sendiri dapat memberinya formula untuk menaklukkan dunia.
Sementara penonton dan para pemain mengagumi tembakan penyeimbang Kaiser, Isagi menerima bahwa ia tidak akan pernah bisa meniru tembakan unik itu, namun tetap yakin rahasianya terletak pada cara Kaiser menggunakan matanya. Ia tahu penglihatan tepi sangat vital, karena terpaku pada bola membuat pemain kekurangan konteks, dan ia beralasan bahwa kesadaran luas mengumpulkan banjir data untuk menghitung pilihan. Ia membingkai lompatan itu sebagai perpindahan dari pandangan dua dimensi ke tiga dimensi, tetapi merasakan Kaiser beroperasi lebih tinggi lagi, menangkap pemain lain seolah dari dimensi keempat, perspektif mata dewa yang ia sebut Metavision.
Isagi membaca formula emas Kaiser sebagai Metavision dikalikan dengan Kaiser Impact. Menimbangnya dengan tembakan langsungnya sendiri, ia bertanya-tanya tentang memadukan senjata itu dengan Metavision miliknya sendiri.
Isagi mengingat pernah memanggil penglihatan yang lebih luas secara sadar di masa lalu, dan menyadari ia juga telah memicunya tanpa sengaja, pada momen-momen yang ia gambarkan sebagai mencium bau gol. Ia memahami bahwa mempertahankan Metavision sepanjang pertandingan penuh, seperti yang dilakukan Kaiser, mungkin mengubahnya menjadi sesuatu seperti dewa, dan ia memperlakukannya bukan sekadar sebagai formula emasnya sendiri melainkan sebagai sarana untuk mengatasi seluruh dunia.
Ketika Kaiser mengejeknya tentang menguntitnya atau tenggelam dalam keputusasaan, Isagi justru berterima kasih kepadanya, mengatakan bahwa pengejaran itu telah membuatnya hanya mampu melihat harapan untuk menghancurkan rivalnya.
Dalam Blue Lock bab 182, Metavision adalah nama yang diberikan Isagi untuk cara Kaiser melihat lapangan secara superhuman, sebuah perspektif mata dewa yang menangkap setiap pemain sekaligus alih-alih terpaku pada bola. Isagi menggambarkannya sebagai melampaui kesadaran tiga dimensi menuju pandangan yang terasa seperti dimensi keempat atas seluruh lapangan.
Isagi menyimpulkan bahwa kejeniusan Kaiser terletak pada matanya daripada tekniknya, karena hanya terpaku pada bola membuat pemain kekurangan konteks. Ia menyimpulkan bahwa kesadaran periferal yang luas memungkinkan Kaiser mengumpulkan banjir data dan melihat permainan dari apa yang terasa seperti dimensi keempat, yang kemudian Isagi beri label Metavision.
Isagi membaca formula emas Kaiser sebagai Metavision yang dikombinasikan dengan Kaiser Impact, tembakan andalannya. Isagi kemudian bertanya-tanya apakah memadukan tembakan langsungnya sendiri dengan Metavision miliknya dapat memberinya formula serupa.
Ya, Isagi menyadari bahwa ia telah memicu Metavision tanpa sengaja pada momen-momen sebelumnya yang pernah ia gambarkan sebagai mencium bau gol. Ia memahami bahwa mempertahankan kesadaran yang meningkat ini sepanjang pertandingan penuh, seperti yang dilakukan Kaiser, dapat menjadikannya seperti dewa di lapangan.
Ketika Kaiser mengejek Isagi karena menguntitnya atau tenggelam dalam keputusasaan, Isagi justru berterima kasih kepadanya, mengatakan bahwa pengejaran terhadap Kaiser telah membuatnya hanya mampu melihat harapan untuk menghancurkan rivalnya.
Ingin tahu lebih banyak tentang Visi Meta? Blue Lock Wiki di Fandom memiliki halaman khusus berisi catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini merupakan tulisan orisinal dari Daddy Jim Anime berdasarkan serial anime, manga, dan materi resmi Blue Lock. Referensi episode dan bab dicantumkan jika relevan.
Pemegang hak
Seluruh hak dimiliki oleh pemegang hak masing-masing.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Anime, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Sumber resmi:
Daddy Jim Anime memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.