
Sendirian di sebuah ruangan tertutup, Isagi menyadari bahwa tahap pertama adalah ujian mencetak gol solo tanpa henti yang dijaga oleh kiper hologram. Target mustahil seratus gol akan menguji apakah ia bisa menang hanya dengan bakatnya sendiri.
Berdiri di tengah ruangan berpanel, Isagi merenungkan hologram tersebut hingga dinding membentuk jaring gawang dan bentuk yang diproyeksikan di lantai mulai menyusut di sekelilingnya. Ia memahami bahwa ruangan itu mensimulasikan seorang striker yang ditempatkan di depan kiper, yang harus mencetak gol berulang kali tanpa melangkah keluar dari zona yang ditandai. Upaya pertamanya ditepis oleh hologram, dan ia takjub bahwa tidak ada siswa SMA biasa yang bisa menghentikan tembakan seperti itu. Layar di atas menjelaskan tugasnya: seratus gol dalam waktu kurang dari sembilan puluh menit untuk melewati tahap ini, sebuah ujian yang dirancang untuk mengungkap ego setiap pemain dalam duel di depan gawang dan kebutuhan akan senjata yang sesungguhnya.
Ketika sebuah panel melepaskan bola, Isagi membaca kecepatan dan lintasannya, bergerak secara efisien ke titik pendaratan, dan menghantamkan tembakan langsung. Ia mencapai tiga puluh gol dalam beberapa menit, masih kurang tujuh puluh dengan sisa waktu sekitar tujuh puluh dua menit, ketika hologram tambahan muncul untuk meniru kerumunan pemain bertahan. Upaya langsung berikutnya gagal, dan ia menyadari tingkat kesulitan telah meningkat tajam. Dari ruang pemantauan, Ego menjelaskan teknologi tersebut kepada Anri: sebuah chip mikrosensor di dalam setiap bola memicu reaksi fisik setiap kali hologram mencatat kontak, sebuah sistem yang ia sebut teknologi olahraga holografik. Anri khawatir proyek telah kehabisan dana, dan Ego membentaknya untuk diam.
Ego membingkai tahap ini sebagai perhitungan bagi semua yang lolos. Jika Seleksi Pertama membiarkan pemain bersandar pada rekan setim yang kuat, ujian ini menuntut kemampuan individu, dan mereka yang bergantung pada orang lain akan menderita. Para pemain yang mampu mengubah nol mereka menjadi satu, katanya, akan menggunakannya untuk mengasah bakat dan tumbuh menjadi striker tingkat yang lebih tinggi. Kembali di dalam ruangan, Isagi bertekad bahwa inilah momen ia berevolusi.
Hologram Blue Lock Man terungkap sebagai penjaga gawang tahap ini, dan Isagi memahami bahwa ia harus mencetak seratus gol dalam sembilan puluh menit hanya dengan keterampilannya sendiri. Hologram tambahan yang mensimulasikan pemain bertahan meningkatkan kesulitan secara tajam setelah ia mencapai tiga puluh gol. Ego menjelaskan teknologi berbasis sensor tersebut dan membingkai tahap ini sebagai penyaring yang memisahkan pemain yang bergantung pada tim dari pemain yang egois.
Ditampilkan sebagai Buru Rokku Man, bab sepanjang dua puluh dua halaman ini membuka Volume 6 dalam Arc Seleksi Kedua dan diadaptasi dalam Episode 12. Bab ini mengikuti Bab 40 dan berlanjut ke Bab 42.
Blue Lock Man adalah penjaga gawang holografik yang menjaga gawang pada tahap pertama Seleksi Kedua, lawan yang bereaksi terhadap chip sensor mikro di dalam setiap bola untuk memblokir tembakan dan menantang setiap pemain untuk mencetak gol sendirian.
Di Bab 41, Isagi mengetahui bahwa ia harus mencetak seratus gol melawan hologram Blue Lock Man dalam waktu kurang dari sembilan puluh menit, hanya menggunakan keterampilannya sendiri tanpa bantuan rekan setim.
Setelah Isagi mencapai tiga puluh gol, hologram tambahan muncul untuk mensimulasikan kerumunan bek, yang meningkatkan kesulitan ujian secara tajam dan menyebabkan percobaan langsung berikutnya gagal.
Ego memberi tahu Anri bahwa setiap bola berisi chip sensor mikro yang memicu reaksi fisik setiap kali hologram mencatat kontak, sebuah sistem yang ia sebut teknologi olahraga holografik.
Ego menggambarkan tahap tersebut sebagai ujian yang memisahkan pemain yang mengandalkan rekan setim yang kuat selama First Selection dari mereka yang memiliki bakat individu sejati, yang mendorong setiap pemain untuk mengasah keterampilannya atau terbongkar sebagai pemain yang bergantung pada tim.
Ingin tahu lebih banyak tentang BLUE LOCK MAN? Blue Lock Wiki di Fandom memiliki halaman khusus berisi catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini merupakan tulisan orisinal dari Daddy Jim Anime berdasarkan serial anime, manga, dan materi resmi Blue Lock. Referensi episode dan bab dicantumkan jika relevan.
Pemegang hak
Seluruh hak dimiliki oleh pemegang hak masing-masing.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Anime, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Sumber resmi:
Daddy Jim Anime memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.