
Tak Bisa Kembali menampilkan Tim Merah unggul 2-1 dalam pertandingan tahap keempat. Nagi, yang dihantui karena meninggalkan Reo, bertekad menjadi kepingan yang hilang dan mencetak gol penyeimbang yang spektakuler yang mengubah cara pandangnya terhadap permainan.
Saat pertandingan akan dimulai kembali, Nagi merenungkan reaksi yang menyebar di seluruh lapangan dan merasakan sengatan rasa bersalah karena meninggalkan Reo. Dengan semangat yang lesu, ia mengoper bola kepada Chigiri. Baro meminta operan, tetapi Chigiri menggunakannya sebagai pengecoh sementara Isagi mencari posisi untuk tembakan bersih. Nagi menyadari Rin membaca situasi yang sama dan menyimpulkan bahwa ia dan Isagi memiliki visi spasial yang setara, meskipun keunggulan fisik Rin membuat Isagi tidak mampu mengunggulinya. Dari situ, Nagi memutuskan bahwa ia akan menjadi kepingan yang melengkapi teka-teki tersebut.
Chigiri mengumpan kepada Nagi, dan saat Rin menekan, Nagi dengan sengaja membiarkan bola menggelinding di antara kedua kakinya menuju Isagi. Dengan Bachira yang menahan penjagaan, Isagi memahami skema tersebut dan mengembalikan bola kepada Nagi. Bahkan dengan Rin yang terus menekan, Nagi melepaskan tendangan voli tipuan dua tahap yang menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Isagi bertanya-tanya apakah Nagi adalah semacam dewa, sementara Nagi menyadari ia tidak akan pernah bisa kembali menjadi sosoknya sebelum sepak bola terasa menyenangkan, diam-diam meminta maaf kepada Reo. Tokimitsu mundur ketakutan, Aryu menyebut gol itu bergaya, dan ketika Bachira bertanya apakah Rin masih menganggap mereka biasa-biasa saja, Rin mengakui bahwa ia merasa terpacu.
Tak Bisa Kembali berjudul Mo Modorenai dalam bahasa Jepang dan terdiri dari delapan belas halaman. Bab ini debut di Jepang pada 11 Maret 2020, dan dalam bahasa Inggris pada 16 November 2021. Berada di antara Wild Dance dan All-Out dalam Volume 9, materinya diadaptasi dalam Episode 20.
Di Blue Lock Bab 76, Seishiro Nagi membiarkan bola menggelinding di antara kakinya sendiri kepada Yoichi Isagi, yang mengembalikannya sehingga Nagi dapat melepaskan voli tipuan dua tahap. Gol tersebut menyamakan kedudukan pertandingan tahap keempat menjadi 2-2.
Di Bab 76, Seishiro Nagi merasakan sengatan rasa bersalah karena meninggalkan Reo Mikage. Perenungan tersebut mendorongnya untuk memutuskan bahwa ia akan menjadi kepingan yang hilang yang melengkapi teka-teki timnya.
Can't Go Back adalah judul bahasa Inggris dari Blue Lock Bab 76, yang berjudul Mo Modorenai dalam bahasa Jepang. Judul tersebut mencerminkan Seishiro Nagi yang menyadari bahwa ia tidak akan pernah bisa kembali menjadi dirinya sebelum sepak bola terasa menyenangkan.
Setelah gol penyeimbang Seishiro Nagi dalam Bab 76, Rin Itoshi mengakui kepada Meguru Bachira bahwa ia merasa terpacu, sebuah perubahan dari sebelumnya yang menyebut tim lawan biasa saja. Aoshi Tokimitsu mundur ketakutan dan Jyubei Aryu menyebut gol tersebut bergaya.
Bab 76 Blue Lock debut di Jepang pada 11 Maret 2020, dan dalam bahasa Inggris pada 16 November 2021. Bab ini berada di antara Wild Dance dan All-Out dalam Volume 9.
Ingin tahu lebih banyak tentang Bab 76: Tak Bisa Kembali? Blue Lock Wiki di Fandom memiliki halaman khusus berisi catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini merupakan tulisan orisinal dari Daddy Jim Anime berdasarkan serial anime, manga, dan materi resmi Blue Lock. Referensi episode dan bab dicantumkan jika relevan.
Pemegang hak
Seluruh hak dimiliki oleh pemegang hak masing-masing.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Anime, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Sumber resmi:
Daddy Jim Anime memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.