
Bucky adalah Iblis Ayam, seekor burung ceria tanpa kepala yang akhirnya menjadi hewan peliharaan kelas di Sekolah Menengah Keempat Timur. Lembut dan banyak bicara alih-alih menakutkan, ia menjadi jantung pelajaran tentang menghargai kehidupan yang tak terduga, dan kematiannya yang tidak disengaja memicu rangkaian duka yang menghantui Asa Mitaka.
Bucky berbentuk seperti ayam yang sama sekali tidak memiliki kepala, dengan pita dasi kecil di lehernya sebagai sentuhan akhir. Ketiadaan kepala sama sekali tidak menghalanginya untuk berbicara dengan bebas. Bulu-bulu putih menyelimuti sayap-sayap yang tumbuh dari punggungnya, yang membawanya melayang di udara.
Periang dan cepat berkelakar, Bucky berusaha keras menjalin persahabatan dengan para siswa di sekitarnya. Ia sama sekali tidak menunjukkan ancaman yang lazim pada jenisnya dan sama sekali tidak berniat jahat terhadap manusia, meskipun ia mengakui bahwa ia akan kesulitan bertahan hidup sendiri, sebuah sikap jujur yang mengisyaratkan bahwa keramahannya sebagian merupakan bentuk pertahanan diri. Ia juga berbeda dari makhluk-makhluk kasar seperti Iblis Babi dan Iblis Ikan, karena memiliki tingkat kecerdasan setara manusia serta kemampuan berbicara.
Pada suatu waktu, Bucky berada di tangan Tanaka dan kemudian dijadikan hewan peliharaan kelas oleh Tanaka di Sekolah Menengah Keempat Timur. Para siswa diberitahu sejak awal bahwa dalam tiga bulan mereka harus menyembelih dan memakan burung itu. Namun, kelas justru semakin dekat dengannya, dan ketika hari itu tiba, mereka menolak untuk melukainya meskipun Bucky adalah seorang Iblis, yang memang merupakan inti pengajaran sang guru sejak awal: bahwa setiap kehidupan memiliki nilai.
Karena Bucky pernah mempelajari namanya, Asa Mitaka merasa teman-teman sekelasnya mungkin akan menerimanya, lalu ia pun hendak membawa Bucky keluar untuk istirahat. Ia tersandung dan jatuh menimpanya, menghancurkan tubuh Bucky hingga isi perutnya tumpah, sehingga Bucky mati secara tidak sengaja. Bucky kemudian dimakamkan, dan Asa menjadi sasaran perundungan yang tak henti-hentinya. Belakangan terungkap bahwa Ketua Kelas sengaja menjebaknya atas perintah Iblis Keadilan, sehingga seluruh tanggung jawab atas kematian Bucky sepenuhnya dibebankan kepada Asa.
Jauh kemudian, dalam pertarungan melawan Yoru, Denji tiba-tiba batuk dan mengeluarkan seekor burung merpati pada saat genting. Pemandangan itu membuat Yoru merasakan kesedihan yang sama seperti yang pernah dirasakan Asa atas kematian Bucky, dan ia pun membelokkan Sepeda Motor Gergaji Mesin milik Denji menjauh darinya agar tidak menimbulkan rasa sakit serupa, hingga akhirnya menabrak sebuah bangunan. Setelah Pochita menghilangkan dirinya sendiri dan menciptakan kembali dunia, Bucky hidup kembali, kembali berada di Sekolah Menengah Keempat Timur di sisi Asa, setelah Denji menjaga agar Asa tidak tersandung olehnya untuk kedua kalinya.

Dengar, asal mula pertarungan viral ini dapat ditelusuri ke satu tweet yang secara main-main menyandingkan pesona misterius Reze dengan kepribadian eksplosif Bakugo. Dalam hitungan jam, komunitas anime mengubah pengamatan kasual ini menjadi kompetisi kreatif besar-besaran...

Transformasi yang semua orang tahu, pertanyaan lanjutan yang tak seorang pun berani sentuh. Kenapa kami bikin lagu R&B mulus tentang cahaya emas yang tak pernah dibahas Dragon Ball....
Bucky adalah Iblis Ayam, seekor burung ceria tanpa kepala yang akhirnya menjadi hewan peliharaan kelas di Sekolah Menengah Keempat Timur. Lembut dan banyak bicara alih-alih menakutkan, ia menjadi pelajaran tak terduga tentang menghargai kehidupan.
Asa Mitaka secara tidak sengaja membunuh Bucky. Saat membawanya keluar untuk istirahat, ia tersandung, jatuh menimpanya, dan menghancurkan tubuhnya hingga isi perutnya tumpah.
Bucky adalah Iblis Ayam, personifikasi ayam, berbentuk seperti ayam tanpa kepala dengan dasi kupu-kupu kecil. Ia berbeda dari makhluk lain yang lebih kasar, memiliki kecerdasan setingkat manusia dan kemampuan berbicara meski tak memiliki kepala.
Tanaka menjadikan Bucky sebagai hewan peliharaan kelas, dan para siswa diberitahu bahwa dalam waktu tiga bulan mereka harus menyembelih dan memakan burung itu. Namun, kelas justru menjadi sangat terikat dan menolak untuk melukainya, yang sebenarnya merupakan pesan pengajaran dari sang guru bahwa setiap kehidupan memiliki nilai.
Ya, setelah Pochita menghancurkan dirinya sendiri dan menciptakan kembali dunia, Bucky kembali hidup. Ia kembali berada di Sekolah Menengah Keempat Timur di sisi Asa, setelah Denji mencegahnya agar tidak tersandung olehnya untuk kedua kalinya.
Mencari informasi lebih lanjut tentang Bucky? Wiki Chainsaw Man di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini merupakan tulisan asli oleh Daddy Jim Headquarters berdasarkan seri anime, manga, dan materi resmi Chainsaw Man. Referensi episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Headquarters, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Daddy Jim Headquarters memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.