
Asa Mitaka menjalani hari yang menyedihkan dalam misi memburu iblis sekolah, dijauhi teman-teman sekelasnya dan dipermalukan ketika sepatunya hancur. Seorang gadis gigih bernama Yuko menolak membiarkannya sendirian dalam kesedihan, mengejarnya ke seluruh kota untuk memaksanya menerima sedikit kebaikan.
Asa berjalan tertatih-tatih di belakang Yoshida dan seorang teman sekelas berkacamata saat kelompok mereka berpatroli di sekolah mencari iblis. Gadis itu memperkenalkan dirinya sebagai Yuko, seorang pengagum terbuka Chainsaw Man, dan Asa menyembunyikan ketidaknyamanannya dengan mengaku setengah hati sebagai penggemar. Kunjungan itu justru semakin mempertajam isolasinya ketika tiga orang teman sekelas lewat, sambil tertawa kecil dan menyindir bahwa dia berani-beraninya mencari pacar setelah apa pun yang telah dia lakukan.
Demi melarikan diri, Asa menuju pintu keluar dan mendapati loker miliknya dipenuhi ayam mentah, sementara sepatunya hancur terendam puing-puing tersebut. Ia bertekad pulang tanpa alas kaki meski Iblis Perang telah memperingatkannya bahwa kakinya akan menderita. Yuko mengejarnya sambil memegang satu buah sepatu, bersikeras agar mereka berbagi, dan ketika Asa menolak, Yuko malah menjadikannya sebuah permainan, memaksanya berlari melintasi kota untuk mengembalikan sepatu itu.
Pengejaran itu berakhir di rumah Yuko, di mana Asa sekali lagi menolak undangan masuk. Tak putus asa, Yuko akhirnya menyerahkan kedua sepatu itu dan melepasnya pergi, meninggalkan Asa berjalan pulang sendirian sambil terus digoda oleh Iblis Perang sepanjang perjalanan.
Bab ini menyoroti keterasingan Asa Mitaka di sekolah dan memperkenalkan Yuko sebagai teman sekelas yang keras kepala namun penuh kebaikan, yang berhasil menembus pertahanan Asa. Insiden pemaluan akibat sepatu hancur serta pengejaran tanpa alas kaki oleh Yuko membentuk awal persahabatan mereka, sementara komentar-komentar nyaring dari Iblis Perang senantiasa mengingatkan Asa akan hubungannya yang tidak tenang dengan iblis tersebut. Ini merupakan bagian cerita yang tenang dan berfokus pada karakter dalam arc Iblis Keadilan.
Dengan judul Hadashi no Arukikata, atau "Cara Berjalan Tanpa Sepatu," bab ke-100 ini termasuk dalam arc Iblis Keadilan dan muncul dalam volume kumpulan kedua belas. Ceritanya tetap berpijak pada kehidupan sekolah Asa, sementara Denji dan rekan-rekannya hanya disebutkan secara singkat.

Dengar, asal mula pertarungan viral ini dapat ditelusuri ke satu tweet yang secara main-main menyandingkan pesona misterius Reze dengan kepribadian eksplosif Bakugo. Dalam hitungan jam, komunitas anime mengubah pengamatan kasual ini menjadi kompetisi kreatif besar-besaran...

Transformasi yang semua orang tahu, pertanyaan lanjutan yang tak seorang pun berani sentuh. Kenapa kami bikin lagu R&B mulus tentang cahaya emas yang tak pernah dibahas Dragon Ball....
Dalam Bab 100, Asa Mitaka menjalani hari yang menyedihkan dalam kegiatan memburu Iblis sekolah, dijauhi oleh teman-teman sekelasnya dan dipermalukan ketika sepatunya hancur. Seorang gadis yang gigih bernama Yuko menolak membiarkannya menderita sendirian, mengejarnya keliling kota untuk memaksanya menerima sedikit kebaikan.
Yuko adalah teman sekelas yang keras kepala namun penuh kebaikan yang diperkenalkan di Bab 100 sebagai pengagum berat Chainsaw Man. Ia menerobos pertahanan Asa, mengejarnya dengan satu buah sepatu dan mengubah gestur tersebut menjadi sebuah permainan agar bisa mengembalikannya.
Bab 100 berjudul Hadashi no Arukikata, yang berarti Cara Berjalan Tanpa Sepatu. Ceritanya tetap berpijak pada kehidupan sekolah Asa, dengan Denji dan rekannya hanya disebutkan secara sekilas.
Bab 100 termasuk dalam arc Justice Devil dan muncul dalam volume kumpulan kedua belas. Ini adalah bagian cerita yang tenang dan berfokus pada karakter, dengan pusat cerita pada keterasingan Asa Mitaka di sekolah.
Asa mendapati loker miliknya dipenuhi ayam mentah dan sepatunya hancur di bawah tumpukan sampah itu, sehingga ia bertekad untuk pulang tanpa alas kaki meskipun Iblis Perang telah memperingatkannya bahwa kakinya akan menderita. Pada akhirnya, Yuko mengejarnya dan menyerahkan kedua sepatunya.
Mencari informasi lebih lanjut tentang Bab 100? Wiki Chainsaw Man di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini merupakan tulisan asli oleh Daddy Jim Headquarters berdasarkan seri anime, manga, dan materi resmi Chainsaw Man. Referensi episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Headquarters, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Daddy Jim Headquarters memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.