
Bab 231 dari Chainsaw Man, dalam arc Iblis Perang. Di dalam sebuah alam mimpi, Pochita memberi tahu Denji bahwa mereka telah dimakan, lalu melahap jantungnya sendiri untuk menghapus Chainsaw Man dan mereset garis waktu, meskipun Denji memohon.
Dalam sebuah lanskap batin, Denji terbaring di padang rumput dengan Pochita berbaring di sampingnya. Dengan tenang, Pochita mengatakan kepadanya bahwa seorang Iblis telah memakan mereka berdua, sehingga mimpi bersama tentang kehidupan mereka berakhir. Keluhan pertama Denji adalah bahwa ia meninggal tanpa pernah tidur dengan siapa pun, namun Pochita mencatat bahwa di tengah semua kebahagiaan yang Denji rasakan, ada bagian dirinya yang tetap menderita.
Pernyataan itu membuat Denji menyadari kebenaran saat Pochita berubah menjadi bentuk asli Iblis Gergaji Mesin-nya. Dengan lembut, Pochita berkata bahwa Denji lebih bahagia pada hari-hari sebelum ia menjadi Chainsaw Man, dan merangkulnya untuk pelukan terakhir. Ia kemudian mencabut jantungnya sendiri dan menyatakan niatnya untuk melahap dirinya sendiri, menghapus Chainsaw Man dari kenyataan dan menciptakan dunia di mana ia tidak pernah ada. Ia tidak dapat mengatakan apa yang akan terjadi pada dunia itu, tetapi ia yakin itulah satu-satunya jalan. Denji memohon agar ia berhenti, tak rela kehilangan sahabat terdekatnya untuk kedua kalinya. Pada akhirnya, Pochita meyakinkannya bahwa ia telah menjalani setiap impian yang selama ini ia idamkan, memberikan isyarat damai terakhir, dan berkata kepada Denji bahwa ia masih bisa terus bermimpi meski Pochita sudah tiada. Setelah itu, Pochita melahap dirinya sendiri dan menghilang, serta garis waktu pun terreset.
Dalam sebuah alam mimpi, Pochita mengungkapkan bahwa seorang Iblis telah menelan mereka berdua, mengakhiri kehidupan bersama mereka. Ia bertransformasi ke wujud asli Iblis Gergaji Mesin, merangkul Denji, dan mencabut jantungnya sendiri. Dengan melahap dirinya sendiri, Pochita menghapus keberadaan Chainsaw Man dan menciptakan realitas di mana ia tidak pernah ada, mengabaikan permohonan Denji. Tindakan melahap dirinya sendiri tersebut sepenuhnya mereset garis waktu.
Sebagai bab penting di Volume 24 dari arc Iblis Perang, bab ini menampilkan pengorbanan diri Pochita dan reset total seluruh garis waktu, sebuah titik balik menuju akhir cerita. Di sini, Pochita hadir sebagai sosok Kematian, dengan Asa Mitaka disebutkan sebagai penghubung antara dunia lama dan dunia baru.

Dengar, asal mula pertarungan viral ini dapat ditelusuri ke satu tweet yang secara main-main menyandingkan pesona misterius Reze dengan kepribadian eksplosif Bakugo. Dalam hitungan jam, komunitas anime mengubah pengamatan kasual ini menjadi kompetisi kreatif besar-besaran...

Internet menemukan glitch uang tak terbatas. Yamcha juga. Lagu R&B yang halus tentang uang paling mudah di dunia Dragon Ball dan satu pria yang terus membayarnya....
Dalam Bab 231, Pochita mengatakan kepada Denji di dalam sebuah alam mimpi bahwa seorang Iblis telah memakan mereka berdua, sehingga mengakhiri mimpi bersama tentang kehidupan mereka berdua. Ia mengucapkan selamat tinggal terakhir kepada Denji sebelum menelan jantungnya sendiri untuk menghapus keberadaan Chainsaw Man dan mereset garis waktu.
Dalam Bab 231, Pochita mencabut jantungnya sendiri dan menelan dirinya sendiri, menghilangkan Chainsaw Man dari realitas serta menciptakan dunia tempat ia tidak pernah ada. Tindakan menelan dirinya sendiri itu membuatnya lenyap dan mereset seluruh garis waktu, meskipun ia meyakinkan Denji bahwa ia tetap bisa bermimpi meski sudah tiada.
Pochita menjelma ke bentuk aslinya sebagai Iblis Gergaji Mesin, memeluk Denji, dan mencabut jantungnya sendiri. Dengan menelan dirinya sendiri, ia menghapus keberadaan Chainsaw Man dan melahirkan sebuah realitas di mana ia tidak pernah ada, suatu tindakan yang sepenuhnya mereset garis waktu.
Pochita menyadari bahwa meskipun Denji pernah merasakan banyak kebahagiaan, bagian dari dirinya tetap merasa sengsara, dan bahwa ia lebih bahagia pada hari-hari sebelum menjadi Chainsaw Man. Ia mengatakan bahwa menghapus Chainsaw Man adalah satu-satunya jalan, meskipun ia tidak dapat memastikan apa yang akan terjadi pada dunia yang lahir karenanya.
Bab 231, berjudul Selamat Tinggal, Pochita, berlangsung di dalam sebuah lanskap mental di mana Denji terbaring di padang rumput dengan Pochita di sisinya. Dengan tenang, Pochita mengungkapkan bahwa mereka telah dimakan, memeluk Denji untuk terakhir kalinya, dan meskipun Denji memohon, ia tetap menelan jantungnya sendiri hingga lenyap.
Mencari informasi lebih lanjut tentang Selamat tinggal, Pochita? Wiki Chainsaw Man di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini merupakan tulisan asli oleh Daddy Jim Headquarters berdasarkan seri anime, manga, dan materi resmi Chainsaw Man. Referensi episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Headquarters, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Daddy Jim Headquarters memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.