Ibu Mai adalah orang tua yang penuh pengabdian, yang tindakan kebaikan terakhirnya berujung pada tragedi. Saat mengantar putrinya, Mai, untuk menjemput seorang teman sebelum audisi idola, ia tewas bersama Mai dalam sebuah kecelakaan mobil yang memicu seluruh tragedi Onbusuman.
Ia berpenampilan rapi, lebih menyukai sweter gelap yang dipadukan dengan mantel di atasnya. Lipstik dan anting di sisi kanannya melengkapi penampilan yang elegan, sementara rambut pirangnya yang sebahu disisir sehingga poni menutupi bagian kiri dahinya.
Ciri khasnya adalah kedalaman kasih sayangnya kepada putrinya. Ia mengutamakan kebahagiaan Mai, bahkan rela keluar untuk menjemput teman Mai, Rin, agar mereka bisa mengikuti audisi bersama.
Pada hari audisi, ia menelepon Rin untuk menyampaikan bahwa Mai terlalu gugup dan tidak bisa tampil tanpa Rin, serta menawarkan untuk mengajak Rin ikut berkompetisi. Rin, yang harus mengurus keluarga di rumah, awalnya berniat menolak, tetapi neneknya mendesaknya untuk pergi dan menjalani hidup tanpa penyesalan. Sang ibu menerima nasehat itu lalu menutup telepon dan bersiap berangkat. Tiba-tiba Mai berteriak ingin ikut juga. Awalnya sang ibu menolak dengan lembut, meminta Mai tetap bersama teman-temannya dan maju sendiri jika namanya dipanggil. Ketika Mai hancur karena kata-kata keras yang ia ucapkan kepada Rin serta ketidaktahuannya akan kesulitan yang dialami Rin, sang ibu akhirnya luluh dan mengizinkan Mai ikut untuk menjemput Rin. Beberapa menit setelah meninggalkan lokasi acara, keduanya terlibat dalam kecelakaan mobil yang merenggut nyawa mereka berdua.

Internet menemukan glitch uang tak terbatas. Yamcha juga. Lagu R&B yang halus tentang uang paling mudah di dunia Dragon Ball dan satu pria yang terus membayarnya....

Transformasi yang semua orang tahu, pertanyaan lanjutan yang tak seorang pun berani sentuh. Kenapa kami bikin lagu R&B mulus tentang cahaya emas yang tak pernah dibahas Dragon Ball....
Ibu Mai adalah orang tua yang sangat berdedikasi, yang tindakan terakhirnya yang penuh kasih berujung pada tragedi. Saat mengantar putrinya, Mai, untuk menjemput seorang teman sebelum audisi idola, ia tewas bersama Mai dalam sebuah kecelakaan mobil.
Ibu Mai meninggal dalam kecelakaan mobil beberapa menit setelah meninggalkan lokasi audisi, sebuah kecelakaan yang merenggut nyawanya sekaligus nyawa putrinya, Mai. Kematiannya memicu seluruh tragedi Onbusuman.
Ibu Mai berangkat untuk menjemput teman Mai, Rin, agar mereka bisa mengikuti audisi idola bersama. Ia akhirnya luluh dan mengizinkan Mai ikut serta untuk menjemput Rin, setelah Mai hancur karena kata-kata keras yang pernah dilontarkannya kepada Rin.
Ciri khas Ibu Mai adalah kedalaman pengabdiannya kepada putrinya. Ia selalu mendahulukan kebahagiaan Mai, bahkan rela keluar rumah untuk menjemput teman Mai, Rin, semata-mata agar mereka bisa berkompetisi bersama.
Ibu Mai pertama kali muncul di Bab 125 manga Dandadan, dalam sebuah kilas balik. Adegan tersebut menggambarkan peristiwa pada hari audisi yang berujung pada kecelakaan mobil fatal.
Mencari informasi lebih lanjut tentang Ibu Mai? Wiki Dandadan di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini merupakan tulisan asli oleh Daddy Jim Headquarters berdasarkan seri anime, manga, dan materi resmi Dandadan. Referensi episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Headquarters, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Daddy Jim Headquarters memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.