Momo dan Okarun menepati janji mereka di terowongan dan memancing Nenek Turbo untuk bermain kejar-kejaran, lalu menangkapnya dengan psikokinesis Momo, sebelum roh yang terikat tanah itu memaksa mereka melakukan pengejaran panik melintasi kota menuju perangkap eksorsisme yang telah disiapkan.
Bertekad menuntaskan urusan dengan Nenek Turbo, keduanya tiba di terowongan yang telah disepakati. Mereka memulai aksi kejar-kejaran yang dimaksudkan untuk mengalihkan roh yang terikat lokasi itu dari tempat asalnya, dan kekuatan Momo akhirnya berhasil menjebak Nenek Turbo. Namun kemenangan itu hanya bertahan sebentar ketika entitas yang terikat tanah itu mulai menampakkan diri.
Kepala raksasa Nenek Turbo memblokir kedua ujung terowongan dan mengoyak kelelawar psikis milik Momo. Ketika roh tersebut mengembalikan alat kelamin Okarun ke kondisi semula untuk melumpuhkannya, Momo pun memancing kontes kejar-kejaran, memanfaatkan kebanggaan roh itu akan kecepatannya sendiri. Nenek Turbo curang dengan cara menghitung secara aneh, menangkap Momo, dan sepenuhnya merasuki Okarun setelah ia menggigit roh itu dalam keputusasaan. Mengingat pelajaran Seiko tentang sentuhan, Momo menekan aura roh itu hingga roh tersebut tersegel di dalam tubuh Okarun. Roh yang terikat tanah itu kemudian berubah menjadi kepiting dan menyelinap keluar untuk menyelamatkan Nenek Turbo, membuat keduanya melarikan diri. Okarun membawa Momo dengan kecepatan terkutuk, sementara Momo memperlambat kepiting itu dengan menjatuhkan pipa air panas ke atasnya, karena panas dapat membuat otot kepiting menjadi kaku.
Dikepung oleh warga kota yang telah dirasuki, Momo mengaitkan kekuatan psikokinesismya pada sebuah kereta yang lewat, memancing kepiting Nenek Turbo, yang kini telah menyatu, untuk naik rel yang telah dipasangi jebakan oleh Seiko menuju Kota Kamikoshi, tempat kepiting itu dieksorsisme. Roh-roh gadis sekolah muncul dari dalam kepiting, dan Seiko kemudian menjelaskan bahwa terowongan itu dahulu merupakan lokasi pembunuhan yang para korban di dalamnya selama ini dihibur oleh Nenek Turbo. Episode ini berakhir dengan suasana hangat, saat Momo mengganti ucapan perpisahannya dengan Okarun dengan janji untuk bertemu lagi keesokan harinya. Episode ini mengadaptasi Chapter 5 hingga Chapter 8 dalam Arc Nenek Turbo.

Transformasi yang semua orang tahu, pertanyaan lanjutan yang tak seorang pun berani sentuh. Kenapa kami bikin lagu R&B mulus tentang cahaya emas yang tak pernah dibahas Dragon Ball....

Lima karakter wanita Bleach, diperingkat dan dituntaskan. Yoruichi ada di nomor lima, posisi yang tidak diduga siapa pun, dan nomor satu kami adalah seorang Arrancar berhati lembut....
Dalam Episode 4, Momo dan Okarun memancing Nenek Turbo untuk bermain kejar-kejaran di terowongan dan menangkapnya dengan kemampuan psikokinesis milik Momo. Kepompong roh bumi kepiting yang terbebas kemudian memicu kejar-kejaran panik melintasi kota menuju perangkap eksorsisme yang telah disiapkan.
Dalam Episode 4, Momo memprovokasi Nenek Turbo untuk bertanding kejar-kejaran dengan memanfaatkan kesombongan roh tersebut akan kecepatannya sendiri. Setelah Nenek Turbo merasuki Okarun, Momo mengingat pelajaran Seiko tentang sentuhan dan menekan aura roh itu hingga tersegel di dalam tubuh Okarun.
Kepompong roh bumi kepiting adalah entitas yang menyatu dengan terowongan yang muncul tiba-tiba di Episode 4 untuk menyelamatkan Nenek Turbo. Momo memperlambat geraknya dengan menjatuhkan pipa air panas ke atasnya, karena ia tahu bahwa panas membuat otot kepiting menjadi kaku.
Dalam Episode 4, Momo mengaitkan kemampuan psikokinesisnya dengan sebuah kereta yang sedang melintas dan memancing kepompong roh bumi kepiting bersama Nenek Turbo ke jalur rel yang telah dipasangi jebakan oleh Seiko menuju Kota Kamikoshi, tempat mereka dieksorsisme. Setelah itu, roh-roh gadis sekolah pun keluar dari kepiting tersebut.
Episode 4 mengadaptasi Bab 5 hingga Bab 8 dalam Arc Nenek Turbo. Seiko kemudian menjelaskan bahwa terowongan tersebut dahulu merupakan lokasi pembunuhan, dan para korban pembunuhan itulah yang selama ini ditenangkan oleh Nenek Turbo.
Mencari informasi lebih lanjut tentang Menendang Pantat Nenek Turbo? Wiki Dandadan di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini merupakan tulisan asli oleh Daddy Jim Headquarters berdasarkan seri anime, manga, dan materi resmi Dandadan. Referensi episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Headquarters, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Daddy Jim Headquarters memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.