Bamora, secara resmi dikenal sebagai Monster Antariksa Bamora, adalah sebuah exosuit kaiju satu-satunya yang ditumbuhkan dari para Sumeria yang ditangkap. Berbentuk seperti dewa yang mereka sembah, exosuit ini dapat menjadi tak terlihat, tumbuh sangat besar, dan akhirnya menjadi milik gadis bernama Bamora.
Exosuit ini mengenakan siluet seekor monster raksasa, sengaja meniru dewa yang dipuja oleh bangsa Sumeria. Sebagian besar tubuhnya berwarna biru, dihiasi cakar kuning-hijau dengan empat jari, kaki bertiga jari, serta paha berwarna serupa, sementara garis-garis ungu memanjang dari dahi ke mata dan menjalar hingga rahang. Kaiju ini dahulu memiliki tiga tanduk, dua di kepala dan satu di moncong, namun pertarungan sengit melawan Great Kinta Bodhisattiva Versi Zeta hanya menyisakan tanduk hidung yang utuh. Rahangnya dapat terbuka sehingga pilot bisa menjulurkan kepala untuk melihat sekeliling.
Pakaian ini lahir dari seekor Big Mama setelah makhluk itu melahap sekumpulan makhluk hidup, dan bentuknya menyerupai dewa Sumeria karena para tawanan yang dimakannya berpegang pada harapan akan diselamatkan oleh sang dewa. Di antara kemampuannya adalah kemampuan bersembunyi sepenuhnya untuk melakukan penyergapan, membesar hingga kira-kira setinggi gedung, serta kekuatan meniru pakaian seperti seragam sekolah. Exosuit ini juga dilengkapi rutinitas pertahanan otomatis yang bekerja tanpa campur tangan pilot, serta Mode Pembantaian khusus dan pengaturan transportasi yang mampu membawa penumpang ke Ruang Kosong alternatif.
Ketika kaum Kur menyerbu Sumeria, para perempuan Sumeria yang ditangkap lalu diberikan sebagai makanan bagi seekor Big Mama, dan exosuit yang terlahir pun mengambil bentuk dewa mereka. Banga merebutnya saat kerusuhan, menggunakannya untuk menyelamatkan putri angkatnya, Bamora, dari ancaman dimakan, lalu mengirim sang gadis bersama exosuit itu sendirian ke Bumi melalui gerbang warp piramida. Di Bumi, Bamora mengenakannya dalam berbagai pertarungan melawan Momo, Okarun, dan Kinta, sempat meminjamkannya kepada Jiji, dan kemudian memakainya untuk melawan Reiko Kashima serta invasi kaum Kur. Banga, Hastur, dan pemimpin Unit Lanjutan masing-masing pernah mengendalikannya pada beberapa kesempatan, namun exosuit itu selalu kembali ke tangan Bamora.

Transformasi yang semua orang tahu, pertanyaan lanjutan yang tak seorang pun berani sentuh. Kenapa kami bikin lagu R&B mulus tentang cahaya emas yang tak pernah dibahas Dragon Ball....

Lima karakter wanita Bleach, diperingkat dan dituntaskan. Yoruichi ada di nomor lima, posisi yang tidak diduga siapa pun, dan nomor satu kami adalah seorang Arrancar berhati lembut....
Bamora, secara resmi disebut Space Monster Bamora, adalah sebuah exosuit kaiju unik yang ditumbuhkan dari tawanan Sumeria. Berbentuk menyerupai dewa yang mereka sembah, exosuit ini dapat berubah menjadi tak terlihat, membesar hingga ukuran raksasa, dan pada akhirnya dimiliki oleh gadis bernama Bamora.
Exosuit Bamora lahir dari seekor Big Mama setelah makhluk tersebut melahap sejumlah makhluk hidup, tepatnya para perempuan Sumeria yang ditangkap dan diberikan kepadanya selama invasi Kur ke Sumeria. Bentuknya meniru dewa Sumeria karena para tawanan yang dimakannya tetap berpegang pada harapan untuk diselamatkan oleh sang dewa.
Exosuit Bamora mampu berubah menjadi sepenuhnya tak terlihat untuk melakukan penyergapan, membesar hingga kira-kira setinggi gedung, serta meniru pakaian seperti seragam sekolah. Exosuit ini juga menjalankan rutinitas pertahanan otomatis, Mode Pembantaian khusus, serta pengaturan transportasi yang mampu membawa penumpang ke Ruang Kosong alternatif.
Exosuit tersebut dimiliki oleh gadis bernama Bamora, yang menggunakannya dalam pertempuran melawan Momo, Okarun, dan Kinta. Banga, Hastur, serta pemimpin Unit Lanjutan masing-masing sempat mengambil alih kendali exosuit ini, dan exosuit itu juga sempat dipinjamkan kepada Jiji, namun pada akhirnya selalu kembali kepada Bamora.
Exosuit Bamora mengenakan siluet monster raksasa yang mencerminkan dewa Sumeria, dengan dominasi warna biru serta cakar kuning-hijau berjari empat, kaki berjari tiga, dan garis-garis ungu yang membentang dari dahi menuju rahang. Dahulu exosuit ini memiliki tiga tanduk, namun akibat pertarungan sengit hanya tanduk di bagian hidung yang tersisa.
Mencari informasi lebih lanjut tentang Bamora (Exosuit)? Wiki Dandadan di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini merupakan tulisan asli oleh Daddy Jim Headquarters berdasarkan seri anime, manga, dan materi resmi Dandadan. Referensi episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Headquarters, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Daddy Jim Headquarters memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.