Sebuah lukisan terkutuk yang diperoleh oleh kolektor Payase, karya seni berbingkai ini menyimpan kutukan yang memicu kebakaran spontan setiap hari. Gambarannya yang suram, kepala tanpa mata di atas bukit di bawah langit bercahaya bulan, menjadikannya tambahan yang pas di rak barang-barang berhantu miliknya.
Di antara barang-barang aneh berhantu yang dikumpulkan Payase sebagai seorang kolektor benda terkutuk, ada lukisan ini, yang dibeli khusus untuk memperbesar koleksinya. Kutukannya terbilang unik: alih-alih melukai seseorang secara langsung, lukisan itu hampir setiap hari memicu munculnya api di sekitarnya. Payase, yang menganggap bahaya sebagai bagian dari hobinya, sama sekali tidak terganggu oleh kobaran api yang terus-menerus muncul akibat benda tersebut di rumahnya.
Kutukan lukisan ini bermanifestasi dalam bentuk pembakaran spontan yang berulang, menimbulkan kebakaran hampir setiap hari di tempat mana pun ia disimpan. Karya seni itu sendiri menggambarkan sebuah kepala tanpa mata, tampak dari hidung ke atas, tergeletak di puncak bukit yang dipenuhi sosok-sosok kecil berwarna putih. Di latar belakang terlihat bayangan-bayangan mirip manusia yang menatap siapa saja yang memandangnya, semuanya berada di bawah langit malam berawan yang disinari bulan purnama. Bingkai kayu yang dihiasi ornamen daun salam di setiap sudutnya menyempurnakan kesan misteriusnya.
Payase adalah satu-satunya pemilik, yang membeli lukisan tersebut untuk menambah koleksi benda-benda terkutuk miliknya. Kebakaran rumah berulang yang ditimbulkannya sama sekali tidak mengurangi antusiasmenya. Desain lukisan ini tampak mengambil inspirasi dari karya seni dunia nyata; para penggemar bahkan menyebut adanya kemiripan dengan lukisan tengkorak terbakar dari Minecraft serta citra-citra yang menyerupai karya-karya Hieronymus Bosch, yang memadukan kepala raksasa dengan sosok-sosok yang setengah terendam di lautan api.

Transformasi yang semua orang tahu, pertanyaan lanjutan yang tak seorang pun berani sentuh. Kenapa kami bikin lagu R&B mulus tentang cahaya emas yang tak pernah dibahas Dragon Ball....

Lima karakter wanita Bleach, diperingkat dan dituntaskan. Yoruichi ada di nomor lima, posisi yang tidak diduga siapa pun, dan nomor satu kami adalah seorang Arrancar berhati lembut....
Lukisan Terkutuk milik Payase adalah sebuah karya seni berbingkai yang diperoleh oleh kolektor Payase, membawa kutukan yang memicu kebakaran spontan hampir setiap hari. Ini merupakan salah satu barang aneh berhantu yang ia kumpulkan sebagai seorang kolektor benda terkutuk.
Kutukan lukisan tersebut bermanifestasi dalam bentuk pembakaran spontan yang berulang, menimbulkan api hampir setiap hari di tempat mana pun lukisan itu disimpan. Alih-alih melukai siapa pun secara langsung, lukisan itu hanya memicu munculnya kobaran api di sekitarnya.
Karya seni itu memperlihatkan sebuah kepala tanpa mata, tampak dari hidung ke atas, tergeletak di puncak bukit yang dipenuhi sosok-sosok kecil berwarna putih. Bentuk-bentuk mirip manusia yang samar-samar tampak di latar belakang, di bawah langit malam berawan yang diterangi bulan purnama, dengan ornamen daun salam menghiasi setiap sudutnya.
Payase adalah satu-satunya pemilik, yang membeli lukisan tersebut untuk menambah koleksinya akan benda-benda terkutuk. Ia menganggap bahaya sebagai bagian dari hobinya, sehingga kebakaran rumah yang berulang akibat lukisan itu sama sekali tidak mengurangi antusiasmenya.
Desainnya tampak mengadaptasi karya seni dunia nyata; para penggemar mencatat adanya nuansa yang mengingatkan pada lukisan tengkorak bernyala dari Minecraft, serta citra-citra yang serupa dengan karya-karya yang dikaitkan dengan Hieronymus Bosch, yang memadukan kepala raksasa dengan sosok-sosok yang setengah terendam dalam lautan api.
Mencari informasi lebih lanjut tentang Lukisan Terkutuk Payase? Wiki Dandadan di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini merupakan tulisan asli oleh Daddy Jim Headquarters berdasarkan seri anime, manga, dan materi resmi Dandadan. Referensi episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Headquarters, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Daddy Jim Headquarters memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.