
Bab ke-166 Dandadan sekaligus pembukaan Saga Yokai Tertinggi. Momo yang menciut menyelinap kembali ke sekolah, di mana teman-temannya meneliti mitologi peri di perpustakaan dengan harapan bisa menyembuhkannya, Okarun mencoba lagi mengungkapkan perasaannya yang sempat tertunda, dan Momo melihat sekilas sosok mungil yang memata-matai dari atas rak buku.
Bertahan hidup hanya dengan sebutir nasi dan satu-dua teguk air, Momo menemukan sisi positifnya: karena terlalu kecil untuk bersekolah, ia akhirnya bisa istirahat. Namun Seiko tidak mau Momo tertinggal dalam pelajaran, sehingga ia menyuruh Momo masuk tanpa ketahuan. Momo berpikir lebih mudah saja bolos, tetapi ia tetap datang setelah mencegah Seiko melihat rapornya. Bersama Bamora, ia bergabung dengan Okarun dan Aira; Aira pun tergelitik melihat kondisi Momo.
Dalam kelas, Okarun dengan tenang meminta Momo agar lebih baik menyembunyikan diri dan menjaga suaranya saat mencatat, serta meminta Bamora untuk tetap tak terlihat. Ketika Momo bersuara untuk menarik perhatian seorang siswa, siswa itu justru mengira yang bicara adalah Bamora, bukan Momo, hal ini mendukung mitologi peri yang telah dibaca Momo, bahwa manusia sudah kehilangan kemampuan merasakan keberadaan peri kecuali jika mereka benar-benar berusaha. Okarun nekat mengatakan bahwa ia memiliki rencana dan langsung dimarahi, membuat Momo senang. Belakangan, ia mengumpulkan Momo dan yang lain di perpustakaan untuk mencari segala informasi tentang peri yang mungkin bisa menyembuhkannya. Momo meminta maaf atas keributan yang ditimbulkan, dan Okarun meyakinkannya bahwa ingin membantu hanyalah hal yang wajar. Momo juga mengatakan bahwa Nenek Turbo sudah lama tidak muncul sejak pergi, dan Seiko jelas sangat merindukannya, perasaan yang sama juga mereka miliki. Setelah memastikan kintamanya telah kembali, Okarun kembali menyampaikan niatnya untuk menyatakan perasaan, tetapi Momo yang gugup meminta agar ditunda sampai ia kembali normal, serta memintanya tetap setia untuk sementara waktu. Ketika Okarun bertanya mengapa harus begitu jika mereka bahkan belum pacaran, Momo langsung tersulut emosi, yakin Okarun berniat selingkuh, hingga akhirnya ia tenang melihat sosok kecil yang bertengger di atas rak buku.
Meski tubuhnya sangat mungil, Momo kembali mengikuti pelajaran. Ia curhat pada Okarun bahwa semakin lama ia merasa seperti peri. Para anggota Klub Penelitian Sejarah dan Budaya berkumpul di perpustakaan untuk mempelajari mitologi peri. Di sana, Okarun kembali mengungkit soal pengakuan perasaannya, namun Momo meminta agar itu ditunda sampai ia kembali menjadi dirinya yang semula. Tak lama kemudian, ia melihat seekor makhluk mungil sedang mengawasi mereka.
Bab sepanjang sembilan belas halaman ini membuka Saga Yokai Tertinggi sekaligus Arc Pisau Kozuka, yang diterbitkan pada 17 September 2024 dalam Volume 20 dengan judul これは小人妖精か. Bab ini berada di antara Bab 165 dan Bab 167. Pada halaman-halaman terakhir, bab ini memperkenalkan kaum Pygmi, sementara Nenek Turbo hanya disebutkan secara singkat.

Transformasi yang semua orang tahu, pertanyaan lanjutan yang tak seorang pun berani sentuh. Kenapa kami bikin lagu R&B mulus tentang cahaya emas yang tak pernah dibahas Dragon Ball....

Lima karakter wanita Bleach, diperingkat dan dituntaskan. Yoruichi ada di nomor lima, posisi yang tidak diduga siapa pun, dan nomor satu kami adalah seorang Arrancar berhati lembut....
Bab 166, Apakah Ini Peri Kecil?, membuka Saga Yokai Tertinggi. Momo yang menciut menyelinap kembali ke sekolah, tempat teman-temannya meneliti mitos peri di perpustakaan dengan harapan bisa menyembuhkannya, Okarun kembali mengungkapkan pengakuannya yang sempat tertunda, dan Momo melihat sekilas sosok mungil yang memata-matai dari atas rak buku.
Di Bab 166, Klub Penelitian Sejarah dan Budaya berkumpul di perpustakaan untuk mencari segala hal tentang peri yang mungkin bisa menyembuhkan kondisi menciutnya Momo.
Ketika Momo bersuara, seorang anak laki-laki mengira Bamora sedang berbicara padanya, bukan padanya. Hal ini mendukung mitos peri yang telah dibaca Momo, yaitu gagasan bahwa manusia telah kehilangan kemampuan untuk merasakan keberadaan peri, kecuali jika mereka benar-benar berusaha.
Di Bab 166, Okarun memastikan kintamanya telah kembali dan kembali mengungkapkan pengakuannya, namun Momo yang gugup meminta agar ditunda sampai ia kembali ke ukuran normal, sambil menyuruhnya tetap setia dulu.
Pada penutup Bab 166, Momo melihat sekilas sosok kecil yang bertengger di atas rak buku, memperkenalkan kaum Pygmi dan membuka bab baru Arc Pisau Kozuka.
Mencari informasi lebih lanjut tentang Apakah Ini Peri Kecil?? Wiki Dandadan di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini merupakan tulisan asli oleh Daddy Jim Headquarters berdasarkan seri anime, manga, dan materi resmi Dandadan. Referensi episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Headquarters, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Daddy Jim Headquarters memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.