
Dalam bab ketiga puluh Dandadan, trio tersebut mengejar boneka anatomi yang melarikan diri di atas atap, hanya untuk menemukan bahwa lari paniknya dipicu oleh cinta, sebuah pengungkapan yang membangkitkan perasaan pada Okarun.
Beralih ke bentuk Nenek Turbo, Okarun berlari kencang untuk mengejar Momo dan Jiji sementara Momo mempertahankan kekuatannya tetap tertuju pada model anatomi yang kabur itu. Boneka itu semakin menjauh dengan melompat-lompat di atas atap, sehingga Momo mengaitkan dirinya pada Okarun, sebuah gerakan yang membuatnya dan Jiji terlempar ke arah bus yang datang. Okarun muncul pada detik terakhir, menyapu mereka agar aman, dan membiarkan mereka naik di punggungnya. Di tengah pengejaran, Momo mengungkapkan kepada Jiji yang terkejut bahwa monster yang ia kira telah menculik mereka sebenarnya adalah Okarun yang telah berubah wujud.
Kedua anak laki-laki itu membantu Momo menahan si pelarian, tetapi boneka itu berhasil meloloskan diri dengan cara memisahkan tubuhnya sendiri dan merakit ulang di tempat yang tak terjangkau. Ia meninggalkan jantungnya, dan Momo memanfaatkannya dengan menekan organ tersebut hingga makhluk itu berteriak dan memperlihatkan lokasinya. Pencarian itu membawa mereka ke tempat pembuangan sampah, di mana Momo berjanji pada boneka itu bahwa ia tidak berniat jahat dan hanya ingin memeriksa bola emas yang dibawanya. Suara perempuan kemudian muncul dari tumpukan sampah, memanggil boneka itu dengan nama Taro. Ia merangkak masuk ke dalam sampah dan menemukan sebuah model anatomi perempuan yang terbuang, Hana, lalu meluapkan rasa cintanya ketika Hana memintanya untuk meninggalkannya. Menyaksikan adegan itu, Okarun melihat ikatannya sendiri dengan Momo tercermin dalam kata-kata Taro dan wajahnya memerah saat ia menyadari bahwa ia telah jatuh cinta padanya.
Okarun berubah wujud dan memimpin pengejaran, sementara Momo mengikat dirinya di antara Taro dan Okarun untuk menghindari kabel listrik di atas atap. Ia menyelamatkan Momo dan Jiji dari tabrakan nyaris dengan sebuah bus. Taro sempat ditahan, namun ia memecah diri dan merakit ulang untuk terus berlari; Momo pun mengambil jantungnya dan menelusuri jejaknya hingga ke tempat pembuangan sampah, di mana ia bertemu kembali dengan model terbuang bernama Hana, kekasihnya. Pengakuan penuh perasaan dari Taro menginspirasi Okarun untuk tidak menyerah pada Momo meskipun ada Jiji di sampingnya.
Bab sepanjang sembilan belas halaman ini berada dalam Arc Rumah Terkutuk dari Saga Perburuan Kintama. Bab ini dirilis pada 26 Oktober 2021, dikumpulkan dalam Volume 4, dan diadaptasi dalam Episode 11. Dalam instalasi ini, boneka-boneka tersebut diberi nama Taro dan Hana, serta menandai pengakuan sadar Okarun akan perasaan romantisnya.

Transformasi yang semua orang tahu, pertanyaan lanjutan yang tak seorang pun berani sentuh. Kenapa kami bikin lagu R&B mulus tentang cahaya emas yang tak pernah dibahas Dragon Ball....

Lima karakter wanita Bleach, diperingkat dan dituntaskan. Yoruichi ada di nomor lima, posisi yang tidak diduga siapa pun, dan nomor satu kami adalah seorang Arrancar berhati lembut....
Bab 30, berjudul Jangan Menyerah!, mengisahkan Momo, Okarun, dan Jiji saat mereka mengejar boneka anatomi yang melarikan diri di atas atap. Mereka menemukan bahwa boneka itu berlari untuk bertemu kembali dengan model perempuan bekas bernama Hana, dan adegan tersebut membuat Okarun menyadari perasaan romantisnya sendiri terhadap Momo.
Di Bab 30, boneka bernama Taro didorong oleh cinta. Ia melarikan diri ke tempat barang rongsokan untuk menemui Hana, sebuah model anatomi perempuan bekas, dan mencurahkan segala pengabdian saat Hana memintanya meninggalkan dirinya.
Taro dan Hana adalah boneka anatomi yang diperkenalkan dan dinamai di Bab 30. Taro adalah model laki-laki yang dikejar oleh ketiga tokoh utama, sementara Hana adalah model perempuan bekas yang dicintainya dan dipertemukan kembali dengannya di sebuah tempat barang rongsokan.
Okarun secara sadar menyadari perasaan romantisnya terhadap Momo di Bab 30. Saat menyaksikan Taro mengungkapkan pengabdiannya pada Hana, ia melihat ikatan antara dirinya dan Momo tertuang di dalamnya dan wajahnya memerah ketika menyadari bahwa ia telah jatuh cinta padanya.
Bab 30 dirilis pada 26 Oktober 2021, dan merupakan bab berjumlah sembilan belas halaman yang terhimpun dalam Jilid 4. Bab ini termasuk dalam Arc Rumah Terkutuk dalam Saga Perburuan Kintama dan diadaptasi dalam Episode 11.
Mencari informasi lebih lanjut tentang Jangan Menyerah!? Wiki Dandadan di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini merupakan tulisan asli oleh Daddy Jim Headquarters berdasarkan seri anime, manga, dan materi resmi Dandadan. Referensi episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Headquarters, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Daddy Jim Headquarters memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.