
Di kereta menuju desa Jiji, Okarun mulai cemburu melihat kedekatan Momo dengan Jiji, namun perlahan menjadi akrab dengannya saat berbincang tentang kriptid. Ketiganya tiba di desa pemandian air panas dan mendaki ke rumah keluarga Enjoji, di mana Momo tidak merasakan sesuatu yang mencurigakan, tanpa menyadari bahwa Keluarga Kito sedang mengawasi dari balik pepohonan.
Di dalam kereta menuju desa Jiji, sebuah permainan kartu berakhir dan Okarun mulai cemburu melihat Momo menikmati waktu bersama Jiji sambil menyantap camilannya. Ketika Momo bertanya apa yang mengganggunya, jawaban spontan Okarun tentang kintama-nya membuat Momo tertawa, sementara Jiji mengira itu adalah lelucon cabul. Berusaha merebut kembali perhatian Momo, Okarun membuka topik tentang tsuchinoko, tetapi pembicaraan itu justru membuat Jiji lebih bersemangat; ia bahkan menyebut ada sebuah kuil untuk tsuchinoko di dekat situ. Tak lama kemudian, mereka asyik berbincang, dan Jiji meminta izin untuk menjadikan Okarun temannya karena ia dekat dengan Momo; Okarun pun tak bisa menolak dan diam-diam bertanya-tanya mengapa begitu sulit untuk tidak menyukainya. Di desa tersebut, Momo takjub melihat pemandian air panas, yang oleh Jiji dikaitkan dengan penelitian ayahnya tentang gunung api, alasan mereka pindah ke tempat ini, dan ia meyakinkan Momo bahwa gunung api itu telah “tidur” selama sekitar dua ratus tahun. Mereka kemudian menaiki tangga panjang menuju kediaman keluarga Enjoji, di mana Momo sama sekali tidak merasakan hal aneh dan menyarankan agar mereka beristirahat. Sambil berbaring di luar, Okarun sempat melihat bayangan-bayangan samar di antara pepohonan, namun mengabaikannya; ternyata bayangan itu adalah orang-orang yang diam-diam mengamati ketiganya.
Okarun mencoba mengalihkan perhatian Momo dari Jiji dengan membahas tsuchinoko, tetapi usahanya malah membalik. Jiji justru semakin antusias, dan ketampanannya semakin membuat Okarun kesal. Mereka melewati Desa Byakuja, yang terkenal akan pemandian air panas yang dipenuhi sumber mata air panas dari gunung api purba yang sudah tidak aktif di atas lembah. Setelah menempuh pendakian curam menuju rumah, Momo sama sekali tidak menemukan sesuatu yang mencurigakan. Saat mereka melangkah masuk, Keluarga Kito diam-diam mengawasi dari balik pepohonan.
Dengan judul Ayo ke Rumah Terkutuk, inilah instalmen ke-32 dari manga Dandadan, yang termasuk dalam Arc Rumah Terkutuk dalam Saga Pemburuan Kintama. Bab ini terdiri dari 19 halaman dan dimuat dalam Volume 4, yang dirilis pada 16 November 2021, serta diadaptasi dalam Episode 12.

Transformasi yang semua orang tahu, pertanyaan lanjutan yang tak seorang pun berani sentuh. Kenapa kami bikin lagu R&B mulus tentang cahaya emas yang tak pernah dibahas Dragon Ball....

Lima karakter wanita Bleach, diperingkat dan dituntaskan. Yoruichi ada di nomor lima, posisi yang tidak diduga siapa pun, dan nomor satu kami adalah seorang Arrancar berhati lembut....
Bab 32, Ayo ke Rumah Terkutuk, mengikuti trio tersebut naik kereta api menuju desa Jiji dan kemudian mendaki hingga ke kediaman Enjoji. Okarun mulai cemburu melihat kedekatan Momo dengan Jiji, namun perlahan menjadi akrab dengannya ketika berbincang tentang cryptid, sementara Momo tidak menyadari ada yang janggal di rumah itu, tanpa mengetahui bahwa Keluarga Kito sedang memperhatikan mereka.
Desa Byakuja adalah desa pemandian air panas milik Jiji, yang tampil di Bab 32. Desa ini terkenal karena mata air panasnya yang dipenuhi oleh sebuah gunung berapi yang sudah tidak aktif di atas lembah, dan trio tersebut menaiki tangga panjang dari desa itu menuju kediaman Enjoji.
Dalam Bab 32, Jiji menjelaskan bahwa keluarganya pindah karena ayahnya melakukan penelitian tentang gunung berapi. Ia mengaitkan mata air panas di desa itu dengan pekerjaan ayahnya dan meyakinkan Momo bahwa gunung berapi tersebut telah tidak aktif selama sekitar dua ratus tahun.
Pada akhir Bab 32, Okarun melihat beberapa bayangan samar di antara pepohonan dan mengabaikannya. Ternyata bayangan-bayangan itu adalah Keluarga Kito, yang diam-diam mengamati Momo, Okarun, dan Jiji saat mereka memasuki rumah tersebut.
Bab 32 terdiri dari sembilan belas halaman dalam Jilid 4 dan dirilis pada 16 November 2021. Bab ini termasuk dalam Arc Rumah Terkutuk dalam Saga Perburuan Kintama dan telah diadaptasi ke dalam Episode 12.
Mencari informasi lebih lanjut tentang Bab 32: Ayo ke Rumah Terkutuk? Wiki Dandadan di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini merupakan tulisan asli oleh Daddy Jim Headquarters berdasarkan seri anime, manga, dan materi resmi Dandadan. Referensi episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Headquarters, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Daddy Jim Headquarters memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.