
Bagian ketiga puluh tujuh menjerumuskan para tokoh ke dalam sarang bawah tanah sang monster, di mana Ular Besar yang konon ada ternyata adalah seekor Cacing Kematian Mongolia raksasa yang menelan seluruh keluarga yang berusaha memujanya.
Terjebak di ruangan yang mulai runtuh, Momo mengerahkan daya psikokinetiknya untuk menarik dirinya dan Nenek Turbo keluar, namun klan Kito justru menghalangi setiap upaya. Keadaan berubah tiba-tiba ketika Okarun dan Jiji terbangun dan mendorong sanak keluarga itu ke lantai yang semakin turun. Okarun meraih ke arah Momo, berharap bisa menyelamatkannya, tetapi kesempatan itu pun lewat; ia, Momo, Nenek Turbo, Jiji, serta seluruh klan Kito jatuh ke dalam sarang di bawah tempat Tsuchinoko menunggu. Saat makhluk itu bangkit, Okarun dan Nenek Turbo tidak menyebutnya sebagai Ular Besar legendaris, melainkan kuragari, yang disebut-sebut sebagai Cacing Kematian Mongolia. Mengabaikan peringatan Momo tentang apa sebenarnya binatang itu, keluarga tersebut menawarkan ketiga remaja sebagai korban baru, dan cacing itu pun menelan seluruh klan. Ketika situasi sempat tenang, ketiganya menyelinap masuk ke sebuah kediaman tua yang terkubur di bawah bangunan saat ini. Jiji menoleh ke belakang dan mendapati Momo serta Okarun terbaring di lantai, dengan telapak tangan menempel pada kepala mereka.
Calon kebebasan Momo melalui kekuatan psikis terus-menerus digagalkan oleh sanak keluarga yang melemparnya kembali ke dalam. Setelah tersadar, Okarun dan Jiji mendorong keluarga itu ke celah sementara Okarun berusaha meraih Momo. Lantai pun ambruk dan seluruh rombongan jatuh ke lubang ular; Jiji bahkan mendarat tepat di atas makhluk tersebut. Nenek Turbo menjelaskan bahwa binatang itu adalah Cacing Kematian Mongolia yang membengkak hingga ukuran sangat besar setelah menelan manusia. Klan mulai melaksanakan upacara pengorbanan, namun cacing itu menelan beberapa anggota mereka, dan yang selamat segera melarikan diri. Berlindung di salah satu dari banyak rumah yang terkubur, Momo dan Okarun tiba-tiba roboh dalam kondisi tampak sangat menderita.
Dengan panjang sembilan belas halaman, bagian Arc Rumah Terkutuk dalam Saga Perburuan Kintama ini dirilis pada 21 Desember 2021 sebagai bagian dari Volume 5 dan tayang dalam Episode 13. Bab ini menggugurkan mitos Ular Besar dengan mengungkap adanya Cacing Kematian Mongolia, sekaligus menanamkan benih kutukan bunuh diri yang menguasai Momo dan Okarun.

Transformasi yang semua orang tahu, pertanyaan lanjutan yang tak seorang pun berani sentuh. Kenapa kami bikin lagu R&B mulus tentang cahaya emas yang tak pernah dibahas Dragon Ball....

Lima karakter wanita Bleach, diperingkat dan dituntaskan. Yoruichi ada di nomor lima, posisi yang tidak diduga siapa pun, dan nomor satu kami adalah seorang Arrancar berhati lembut....
Di Bab 37, Okarun dan Nenek Turbo mengidentifikasi makhluk tersebut bukan sebagai Ular Besar dalam legenda, melainkan sebagai kuragari, seekor Cacing Kematian Mongolia raksasa yang tumbuh besar setelah menelan manusia.
Bab 37, Berjudul “Seperti Ini, Inilah Legenda Ular Raksasa”, menjerumuskan para tokoh ke sarang bawah tanah sang monster. Ular Besar yang diduga ternyata adalah seekor Cacing Kematian Mongolia raksasa yang menelan keluarga Kito yang justru berusaha memujanya.
Ketika rombongan terperosok ke dalam lubang cacing di Bab 37, keluarga Kito menawarkan tiga remaja itu sebagai persembahan baru. Namun cacing tersebut malah menelan beberapa anggota keluarga, sementara para penyintas melarikan diri, sedangkan trio itu berlindung di sebuah tempat tinggal yang terkubur.
Pada penutup Bab 37, Jiji menemukan Momo dan Okarun tergeletak dengan telapak tangan menempel pada tengkorak mereka. Bab ini menanamkan benih kutukan bunuh diri yang merenggut mereka, yang kemudian dijelaskan sebagai pengaruh psikis dari cacing tersebut.
Bab 37 terdiri atas sembilan belas halaman dan terbit pada 21 Desember 2021 sebagai bagian dari Jilid 5. Bab ini termasuk dalam Arc Rumah Terkutuk dalam Saga Perburuan Kintama, dan telah ditayangkan dalam Episode 13.
Mencari informasi lebih lanjut tentang Seperti, Inilah Legenda Ular Raksasa? Wiki Dandadan di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini merupakan tulisan asli oleh Daddy Jim Headquarters berdasarkan seri anime, manga, dan materi resmi Dandadan. Referensi episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Headquarters, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Daddy Jim Headquarters memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.