
Nenek Turbo melatih Okarun tentang ritme bertarung di dalam ruang musik sekolah, tempat Aira yang ikut serta bergabung, dan trio tersebut diserang oleh enam potret hantu yang melemparkan nada-nada peledak.
Nenek Turbo membawa Okarun ke sebuah sekolah yang ingin ia gunakan sebagai tempat latihan untuk menguasai kekuatannya. Aira memperlihatkan dirinya dan menuntut tahu mengapa mereka berdua masuk secara ilegal. Setelah ketiganya berada di dalam, ia mengetahui tekad Okarun untuk menjadi lebih kuat dan menyatakan bahwa ia pun menginginkan hal yang sama. Di sebuah ruang musik, Nenek Turbo duduk di depan piano dan menjelaskan bahwa kelemahan sejati Okarun adalah ritme bertarung, yaitu kemampuan untuk merangkai serangkaian gerakan penuh hanya dalam satu ketukan.
IA menunjuk pada Mata Iblis dan pada Aira dalam wujud Acrobatic Silky sebagai para petarung yang mampu melakukannya dengan mudah, sambil mencatat bahwa mereka bisa berganti posisi empat kali dalam satu ketukan, sedangkan Okarun hanya mampu dua kali. Pelajaran mereka terganggu ketika enam Potret Ruang Musik yang bersifat gaib muncul, salah satunya tersinggung oleh permainan piano Nenek Turbo yang canggung. Saat kelompok itu hendak pergi, ia menimpakan kesalahan pada Okarun dan Aira.
Dalam situasi terdesak, Okarun dan Aira terpaksa mempertahankan diri dari serangan para potret, yang melepaskan rentetan nada-nada musik yang meledak serta simbol istirahat yang bertujuan membekukan mereka di tempat. Pertarungan ini menjadi awal dari pertempuran yang digambarkan sebagai Okarun, Aira Shiratori, dan Nenek Turbo melawan Para Potret Ruang Musik. Bab ini terdapat dalam Volume 7 dan terbagi antara Episode 19 dan Episode 20.

Transformasi yang semua orang tahu, pertanyaan lanjutan yang tak seorang pun berani sentuh. Kenapa kami bikin lagu R&B mulus tentang cahaya emas yang tak pernah dibahas Dragon Ball....

Lima karakter wanita Bleach, diperingkat dan dituntaskan. Yoruichi ada di nomor lima, posisi yang tidak diduga siapa pun, dan nomor satu kami adalah seorang Arrancar berhati lembut....
Di Bab 57, Nenek Turbo menjelaskan bahwa kelemahan sebenarnya dari Okarun adalah ritme bertarung, yakni kemampuan menyusun serangkaian gerakan lengkap dalam satu ketukan. Ia menunjuk Mata Iblis dan Aira dalam wujud Acrobatic Silky sebagai petarung-petarung yang mampu melakukannya dengan mudah.
Potret Ruang Musik adalah enam potret hantu yang muncul di sebuah ruang musik sekolah pada Bab 57, salah satunya kesal karena permainan piano yang canggung dari Nenek Turbo. Mereka menyerang Okarun dan Aira dengan rentetan nada-nada musik yang meledak.
Di Bab 57, Potret Ruang Musik melepaskan rentetan nada-nada musik yang meledak disertai tanda istirahat yang dimaksudkan untuk membekukan target mereka di tempat. Okarun dan Aira terdesak hingga harus mempertahankan diri dari serangan mereka.
Di Bab 57, Aira memperkenalkan dirinya setelah mengikuti Okarun dan Nenek Turbo masuk ke sekolah. Setelah mengetahui tekad Okarun untuk menjadi lebih kuat, ia pun menyatakan hal yang sama.
Bab 57 memulai pertarungan yang digadang-gadang sebagai Okarun, Aira Shiratori, dan Nenek Turbo melawan Potret Ruang Musik. Bab ini termuat dalam Jilid 7 dan dibagi antara Episode 19 dan Episode 20.
Mencari informasi lebih lanjut tentang Karakter Menakutkan di Sekolah? Wiki Dandadan di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini merupakan tulisan asli oleh Daddy Jim Headquarters berdasarkan seri anime, manga, dan materi resmi Dandadan. Referensi episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Headquarters, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Daddy Jim Headquarters memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.