
Ulah Kinta membebaskan Mata Iblis, yang segera berlari dengan anggapan hari itu adalah hari pertarungan. Sementara itu, Okarun menghabiskan sisa kekuatannya untuk menyelamatkan Aira, dan saat kembali ke rumah ia melihat dinding berbahan nanoskin serta menyusun rencana untuk menjatuhkan sang kaiju.
Dibawa pergi oleh Jiji, teman sekelasnya resah melihat bencana yang sedang terjadi. Khawatir membangkitkan Mata Iblis, Jiji memohon agar Kinta tidak meneteskan keringat ke tubuhnya, namun Kinta justru menganggap itu sebagai sikap sok dan sengaja menyemprotkan keringatnya, sehingga Jiji terpaksa melepaskannya demi tetap mengendalikan yokai tersebut. Roh itu tetap muncul akibat serangan berkelanjutan dan mulai meninggalkan Kinta, hingga penyebutan nama Momo dan pertemuan di rumahnya menarik perhatiannya. Yakin bahwa saatnya bertarung dengan Okarun telah tiba, Mata Iblis pun berlari penuh semangat, sementara Kinta mengejarnya agar tak terdampar sendirian.
Okarun bergegas melindungi Aira dari benturan langsung lainnya, namun penggunaan sisa tenaganya membuatnya kembali ke wujud normal. Momo menangkap pasangan yang jatuh itu dengan kekuatannya dan membawa mereka pulang, di mana ia menemukan bahwa Aira hanya pura-pura pingsan agar tetap bisa berada di dekat Okarun, lalu dengan marah melepaskan mereka karena telah membuatnya kelelahan. Keberadaan Mata Iblis kemudian membuat semua orang terkejut. Okarun mengingatkan yokai itu bahwa hari ini bukan jadwal pertarungan, yang membuat harapan Momo untuk merekrutnya pupus karena janji roh tersebut hanya akan melawan Okarun. Saat Momo gelisah memikirkan situasi mereka, Okarun menyadari bahwa dinding rumah yang terbuat dari nanoskin sedang bercahaya dan mengatakan padanya bahwa ia telah memikirkan cara memanfaatkannya untuk melawan sang kaiju.
Karena Jiji meminta Kinta agar tidak berkeringat di atasnya, si anak kelas mengira Jiji sedang berlagak dan sengaja mengoleskan ingusnya ke tubuh Jiji. Mata Iblis pun mengambil alih dan, yakin bahwa hari itu adalah hari pertarungan, ia bergegas menuju kediaman Ayase.
Okarun berusaha mati-matian menyelamatkan Aira sebelum gadis itu benar-benar kalah, sehingga transformasinya kembali seperti semula, dan keduanya diselamatkan oleh Momo saat mereka kembali ke rumah. Kelompok itu menolak meminta bantuan Mata Iblis untuk melawan sang kaiju, khawatir roh itu akan memutarbalikkan kesepakatan di kemudian hari, dan Okarun pun mengusulkan memanfaatkan rumah berbahan nanoskin untuk meraih kemenangan.
Bab ini melanjutkan Arka Kaiju dalam Saga Perburuan Kintama dan memperkenalkan gagasan mecha berbasis nanoskin. Bab ini muncul dalam Volume 8 dan telah diadaptasi menjadi Episode 23 anime Dandadan.

Transformasi yang semua orang tahu, pertanyaan lanjutan yang tak seorang pun berani sentuh. Kenapa kami bikin lagu R&B mulus tentang cahaya emas yang tak pernah dibahas Dragon Ball....

Lima karakter wanita Bleach, diperingkat dan dituntaskan. Yoruichi ada di nomor lima, posisi yang tidak diduga siapa pun, dan nomor satu kami adalah seorang Arrancar berhati lembut....
Dalam Bab 67, “Kekuatan Jahat Sang Kaiju”, ulah Kinta membebaskan Mata Iblis, yang langsung berlari dengan anggapan bahwa hari itu adalah hari pertarungan. Okarun menghabiskan sisa kekuatannya untuk menyelamatkan Aira, dan saat kembali ke rumah ia melihat dinding berbahan nanoskin serta menyusun rencana untuk menjatuhkan sang kaiju.
Di Bab 67, Okarun bergegas melindungi Aira dari satu lagi serangan langsung, namun karena telah menghabiskan sisa kekuatannya, ia kembali ke wujud aslinya dan transformasinya pun batal. Momo menangkap pasangan yang jatuh itu dengan kekuatannya dan membawa mereka pulang.
Dalam Bab 67, kelompok tersebut menolak merekrut Mata Iblis karena sumpahnya yang hanya mau bertarung dengan Okarun, serta kekhawatiran bahwa nanti ia bisa saja mengingkari perjanjian. Okarun juga mengingatkan yokai itu bahwa hari ini bukanlah hari pertarungan yang sudah dijadwalkan.
Di Bab 67, Okarun menyadari bahwa dinding rumah Ayase bercahaya karena menggunakan bahan nanoskin, lalu ia memberi tahu Momo bahwa ia telah menemukan cara memanfaatkan bahan tersebut untuk melawan sang kaiju, sekaligus menggagas ide mecha berbahan nanoskin.
Dalam Bab 67, Jiji memohon kepada Kinta agar tidak meneteskan keringat ke tubuhnya, tetapi Kinta justru menganggapnya sebagai sikap sombong dan sengaja menyiramkan keringatnya. Serangan beruntun itu membuat Mata Iblis muncul dan bergegas menuju kediaman keluarga Ayase.
Mencari informasi lebih lanjut tentang Kekuatan Jahat Sang Kaiju? Wiki Dandadan di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini merupakan tulisan asli oleh Daddy Jim Headquarters berdasarkan seri anime, manga, dan materi resmi Dandadan. Referensi episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Headquarters, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Daddy Jim Headquarters memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.