Daril Ghiroza adalah Shinigami wanita senior yang ditandai dengan desain hiasan bergaya Asia. Dia tidak pernah mengunjungi dunia manusia, namun dia mendapat catatan kaki dalam pembuatan manga sebagai dewa kematian yang pertama kali dipertimbangkan, lalu dilewatkan, untuk pekerjaan mengejar buku catatan yang jatuh ke Bumi.
Takeshi Obata menggambarnya sebagai dewa kematian yang cukup tradisional dengan fitur Asia. Mengambil Ryuk sebagai titik awalnya, dia mendorong penataannya untuk menunjukkan pangkat yang lebih tinggi, dan hasilnya dipenuhi dengan detail yang rumit.
Dia menghibur dirinya sendiri dengan menyusun tengkorak dan menyukai perhiasan logam, sementara ruangan terang menolaknya. Alam manusia tidak memiliki daya tarik; dia lebih suka berjudi di rumah di dunia Shinigami, diselingi oleh tawa yang dikenang sebagai konyol.
Ketika dewa kematian kedua dibutuhkan untuk mengikuti buku catatan yang dijatuhkan ke Bumi, Obata menawarkan dua desain, Ghiroza dan Sidoh, yang sengaja dibuat kontras. Dia mengira sosok berpangkat lebih tinggi miliknya akan memenangkan slot tersebut dan bersiap untuk itu, tetapi Ohba memilih Sidoh, menilai bahwa pangkat Ghiroza yang tinggi tidak cocok dengan dewa kematian yang dimaksudkan untuk diperintah oleh manusia. Obata merasa lega; banyak detail rumitnya akan membuat penggambarannya di setiap bab menjadi sakit kepala yang nyata.

Transformasi yang semua orang tahu, pertanyaan lanjutan yang tak seorang pun berani sentuh. Kenapa kami bikin lagu R&B mulus tentang cahaya emas yang tak pernah dibahas Dragon Ball....

Lima karakter wanita Bleach, diperingkat dan dituntaskan. Yoruichi ada di nomor lima, posisi yang tidak diduga siapa pun, dan nomor satu kami adalah seorang Arrancar berhati lembut....
Daril Ghiroza adalah seorang shinigami perempuan senior yang ditandai oleh desain mewah bergaya Asia. Ia tidak pernah mengunjungi dunia manusia, namun ia mendapat catatan kaki dalam proses pembuatan manga sebagai dewa kematian yang pertama kali dipertimbangkan, lalu akhirnya digantikan, untuk tugas mengejar sebuah buku catatan yang jatuh ke Bumi.
Ketika dibutuhkan dewa kematian kedua, Takeshi Obata mengusulkan dua desain yang saling berlawanan, yaitu Daril Ghiroza dan Sidoh. Penulis Tsugumi Ohba memilih Sidoh, dengan pertimbangan bahwa pangkat tinggi Ghiroza kurang cocok untuk seorang dewa kematian yang nantinya akan diperlakukan seenaknya oleh manusia.
Daril Ghiroza menghibur dirinya dengan menumpuk kerangka-kerangka dan menyukai pernak-pernik dari logam, sementara ruangan terang justru membuatnya enggan. Alam manusia sama sekali tidak menarik baginya; ia lebih memilih berjudi di rumah, di Dunia Shinigami.
Takeshi Obata merancang Daril Ghiroza sebagai dewa kematian yang cukup tradisional dengan ciri khas Asia. Dengan Ryuk sebagai titik awal, ia mengembangkan gaya tersebut hingga mencerminkan pangkat yang lebih tinggi, dan hasilnya penuh dengan detail yang rumit.
Daril Ghiroza adalah dewa kematian senior berpangkat tinggi, terdaftar pada peringkat ke-3 di antara para shinigami. Obata semula berharap sosoknya yang berpangkat lebih tinggi akan terpilih untuk tugas mengejar buku catatan itu, tetapi ia justru merasa lega ketika gagal terpilih, karena banyaknya detail rumit pada gambarnya akan membuat menggambarnya setiap bab menjadi pekerjaan yang merepotkan.
Mencari informasi lebih lanjut tentang Daril Ghiroza? Wiki Death Note di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini merupakan tulisan asli oleh Daddy Jim Headquarters berdasarkan seri anime, manga, dan materi resmi Death Note. Referensi episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Headquarters, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Sumber resmi:
Daddy Jim Headquarters memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.