Instrumen pengintai kuno yang tersebar di Alam Shinigami. Melalui salah satu bola usang ini, dewa kematian dapat menatap ke dunia manusia dan dengan seketika menemukan orang yang nama, wajah, dan sisa umurnya telah diketahuinya, tanpa perlu turun ke Bumi sama sekali.
Tersebar di seluruh alam shinigami, alat pengintai ini adalah sarana bagi dewa kematian untuk menatap ke bawah ke dunia orang hidup. Alat ini memungkinkan penggunanya mengamati manusia pilihan dari jauh, membebaskan mereka dari keharusan melakukan perjalanan ke permukaan.
Sebagian besar memiliki bentuk bulat seperti bola dan terlihat kuno serta babak belur, seolah-olah tidak ada tangan yang merawatnya selama berabad-abad. Nilainya bagi seorang shinigami bersifat praktis: berbekal nama, umur, dan wajah manusia, makhluk tersebut hanya perlu membayangkan orang itu untuk segera menemukan dan mengamati mereka. Lubang-lubang tersebut bermunculan di seluruh alam, termasuk hamparan tandus yang hanya diisi bukaan bersudut ke bumi di bawahnya.
Shinigami pada umumnya menggunakan alat ini, meskipun cerita hanya jarang menampilkannya beraksi. Gelus menggunakan satu lubang untuk mengawasi gadis manusia yang mulai dipujanya, Misa Amane. Kemudian, Sidoh bersandar pada sebuah lubang dalam upayanya untuk memastikan keberadaan buku catatannya yang hilang.

Transformasi yang semua orang tahu, pertanyaan lanjutan yang tak seorang pun berani sentuh. Kenapa kami bikin lagu R&B mulus tentang cahaya emas yang tak pernah dibahas Dragon Ball....

Lima karakter wanita Bleach, diperingkat dan dituntaskan. Yoruichi ada di nomor lima, posisi yang tidak diduga siapa pun, dan nomor satu kami adalah seorang Arrancar berhati lembut....
Lubang pengamatan adalah salah satu alat pandang kuno yang tersebar di seluruh Dunia Shinigami. Melalui perangkat berbentuk bola yang sudah usang ini, seorang dewa kematian dapat memandang ke dunia manusia tanpa harus meninggalkan realm-nya.
Dengan bekal nama, umur, dan wajah seorang manusia, seorang shinigami cukup membayangkan orang tersebut untuk langsung menemukan dan mengamatinya melalui lubang pengamatan. Hal ini menghindarkan sang dewa kematian dari perjalanan turun ke permukaan bumi.
Sebagian besar lubang pengamatan berbentuk bulat seperti bola dan tampak kuno serta compang-camping, seolah-olah tidak pernah dirawat selama berabad-abad. Lubang-lubang ini ditemukan di berbagai penjuru Dunia Shinigami, termasuk di area tandus yang hanya dipenuhi oleh lubang-lubang yang mengarah ke bumi di bawahnya.
Dalam cerita, lubang pengamatan hanya jarang sekali ditampilkan dalam aksi. Gelus menggunakan salah satunya untuk mengawasi Misa Amane, gadis manusia yang ia cintai, dan Sidoh kemudian memanfaatkan sebuah lubang ketika berusaha mengetahui keberadaan Death Note miliknya yang hilang.
Seorang shinigami menggunakan lubang pengamatan karena alat itu memungkinkannya mengawasi manusia pilihan dari jauh, tanpa harus melakukan perjalanan ke permukaan. Kelebihan praktisnya adalah, dengan mengetahui nama, wajah, dan umur seseorang, makhluk itu dapat langsung menemukan dan mengamati orang tersebut.
Mencari informasi lebih lanjut tentang Lubang pengamatan? Wiki Death Note di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini merupakan tulisan asli oleh Daddy Jim Headquarters berdasarkan seri anime, manga, dan materi resmi Death Note. Referensi episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Headquarters, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Sumber resmi:
Daddy Jim Headquarters memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.