Kirk Thornton adalah seorang pengisi suara, sutradara, dan penulis skenario asal Amerika yang dikenal lewat versi bahasa Inggris dari animasi Jepang. Dalam Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba (Ufotable), ia menyuarakan Iblis Tangan dan Tanjuro Kamado dalam sulih suara bahasa Inggris.
Dalam adaptasi bahasa Inggris Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba, yang diproduksi oleh studio Ufotable, Thornton meminjamkan suaranya pada dua tokoh yang berbeda. Ia memerankan Iblis Tangan, makhluk mengancam yang menghadapi Tanjiro selama Seleksi Akhir di Gunung Fujikasane, dan ia juga menyuarakan Tanjuro Kamado, mendiang ayah Tanjiro, yang ingatan dan ajarannya membentuk ilmu berpedang sang protagonis. Pasangan peran ini mencerminkan keahlian Thornton yang telah lama ditekuni dalam menyediakan suara bahasa Inggris untuk produksi Jepang, di mana ia sering mengambil peran sebagai antagonis maupun peran ayah pendukung.
Aktif di bidang ini sejak tahun 1979, Thornton membangun kariernya terutama seputar sulih suara bahasa Inggris dari seri animasi Jepang, bekerja tidak hanya sebagai penampil tetapi juga di belakang layar sebagai sutradara suara dan penulis skenario. Keterlibatan ganda ini memungkinkannya untuk membentuk adaptasi baik secara vokal maupun struktural, mengarahkan naskah dan pemeran di samping merekam perannya sendiri. Pengalamannya yang luas dalam produksi anime yang dilokalkan menempatkannya sebagai sosok yang tak asing dalam perilisan animasi Jepang berbahasa Inggris.
Di Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba dari studio Ufotable, Kirk Thornton mengisi suara Iblis Tangan dan Tanjuro Kamado dalam dubbing bahasa Inggris. Dia adalah pengisi suara Amerika yang dikenal melalui versi bahasa Inggris dari animasi Jepang.
Kirk Thornton meminjamkan suaranya untuk dua tokoh berbeda di Demon Slayer: Iblis Tangan dan Tanjuro Kamado, mendiang ayah Tanjiro.
Iblis Tangan adalah makhluk mengancam yang berhadapan dengan Tanjiro selama Seleksi Akhir di Gunung Fujikasane, yang disuarakan dalam dubbing bahasa Inggris oleh Kirk Thornton.
Tanjuro Kamado adalah mendiang ayah Tanjiro, yang mana ingatan dan ajarannya membentuk ilmu pedang sang protagonis. Kirk Thornton mengisi suaranya dalam versi bahasa Inggris dari serial tersebut.
Aktif di bidang ini sejak tahun 1979, Kirk Thornton tidak hanya bekerja sebagai penampil tetapi juga sebagai pengarah suara dan penulis skenario, membentuk adaptasi bahasa Inggris dari animasi Jepang baik secara vokal maupun struktural.

Demon Slayer: Infinity Castle meraup $778 juta secara global dan hampir 40 miliar yen di Jepang, tapi tetap nggak bisa mengalahkan rekor domestik Mugen Train. Dan kenapa itu sebenarnya nggak terlalu penting...

Transformasi yang semua orang tahu, pertanyaan lanjutan yang tak seorang pun berani sentuh. Kenapa kami bikin lagu R&B mulus tentang cahaya emas yang tak pernah dibahas Dragon Ball....
Konten ini adalah tulisan orisinal dari Daddy Jim Headquarters berdasarkan serial anime, manga, dan materi resmi Demon Slayer. Referensi episode dan bab disebutkan jika berlaku.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Headquarters, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Daddy Jim Headquarters memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.