
Shinji Higuchi adalah pembuat film Jepang yang terkenal karena film blockbuster tokusatsu dan tontonan yang digerakkan oleh efek, yang berkontribusi pada waralaba Neon Genesis Evangelion sebagai penulis.
Higuchi dikreditkan sebagai penulis pada waralaba Neon Genesis Evangelion, mencerminkan kemitraan kreatif jangka panjangnya dengan pencipta serial Hideaki Anno. Keduanya berkolaborasi dalam banyak proyek bersama selama dekade-dekade berikutnya, berbagi penghargaan penyutradaraan untuk film kaiju tahun 2016 Shin Godzilla. Penulisan Higuchi membawa kepekaan khasnya yang membumi dan bernuansa tokusatsu ke waralaba yang didefinisikan oleh pertempuran mekanis raksasa.
Higuchi pertama kali menarik perhatian luas untuk karya efek khususnya pada Gamera: Guardian of the Universe, yang dihormati dengan penghargaan Teknologi Khusus Japan Academy Film Prize pada edisi ke-19 upacara tersebut. Ia melangkah ke penyutradaraan film panjang pada tahun 2005 dengan Lorelei: The Witch of the Pacific Ocean, diikuti setahun kemudian oleh Sinking of Japan, dan kemudian mengadaptasi manga Attack on Titan karya Hajime Isayama menjadi film live action dua bagian yang memenangkan penghargaan Excellence in Theatrical Live Action Film di VFX-JAPAN Awards 2016. Film panjangnya tahun 2022 Shin Ultraman meraih ulasan kuat baik di Jepang maupun di luar negeri.
Shinji Higuchi dirayakan karena film-film blockbuster tokusatsu dan spektakel yang mengandalkan efek visual. Ia pertama kali menarik perhatian luas berkat karya efek khususnya pada Gamera: Guardian of the Universe, yang dianugerahi penghargaan Teknologi Khusus Japan Academy Film Prize pada edisi ke-19 penyelenggaraannya.
Ya, Higuchi menyutradarai bersama film kaiju tahun 2016 Shin Godzilla bersama Hideaki Anno, dan keduanya berbagi penghargaan penyutradaraan untuk film tersebut. Film ini menjadi salah satu contoh paling jelas dari gaya pembuatan film tokusatsu miliknya yang mengandalkan efek visual.
Higuchi dikreditkan sebagai penulis pada waralaba Neon Genesis Evangelion, yang mencerminkan kemitraan kreatifnya yang telah lama dengan pencipta seri Hideaki Anno. Keduanya kemudian berkolaborasi dalam berbagai proyek lain selama beberapa dekade berikutnya, termasuk film tahun 2016 Shin Godzilla.
Higuchi memulai penyutradaraan film panjang pada tahun 2005 dengan Lorelei: The Witch of the Pacific Ocean, diikuti setahun kemudian oleh Sinking of Japan. Ia kemudian mengadaptasi manga Attack on Titan karya Hajime Isayama menjadi film live-action dua bagian yang memenangkan penghargaan Excellence in Theatrical Live Action Film pada VFX-JAPAN Awards 2016, dan filmnya pada tahun 2022, Shin Ultraman, mendapat ulasan yang kuat baik di Jepang maupun di luar negeri.
Shinji Higuchi adalah pembuat film Jepang yang lahir pada tahun 1965, aktif di industri sejak 1984. Ia paling dikenal karena tontonan spektakuler yang dipengaruhi tokusatsu yang mencakup efek khusus, penyutradaraan, dan penulisan, termasuk kontribusinya pada Neon Genesis Evangelion.
Konten ini adalah tulisan asli Daddy Jim Anime berdasarkan anime, manga, dan materi resmi Neon Genesis Evangelion. Neon Genesis Evangelion diciptakan oleh Hideaki Anno, diterbitkan oleh Kadokawa, dan dianimasikan oleh khara dan Gainax. Seluruh hak atas Neon Genesis Evangelion dan karakternya dimiliki oleh pemegang hak masing-masing. Rujukan episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Pemegang hak
Seluruh hak dimiliki oleh pemegang hak masing-masing.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Anime, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Sumber resmi:
Daddy Jim Anime memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.