Bab bonus kedua dan entri terakhir dari volume kedua Another berpusat pada Yuki yang terbuka kepada putranya Mutsuki. Ia berbagi sejarahnya sebagai Tikus dan kebenaran tentang kutukan Sohma, dibingkai oleh kenangan masa kecil yang hangat tentang jejak kaki yang ditekan di atas salju segar.
Angsuran ini menutup volume kedua Fruits Basket Another sebagai bab keempat belas secara keseluruhan. Yuki duduk bersama putranya Mutsuki dan akhirnya berbicara tentang tahun-tahunnya yang terikat pada Tikus dan kutukan yang pernah menguasai kediaman Sohma.
Mutsuki menghargai kenangan akan hujan salju lebat, ketika ia, ibunya Machi, dan ayahnya Yuki akan bangun pagi, bergandengan tangan, dan menekan deretan jejak kaki di atas hamparan putih sebelum sarapan bersama sebagai keluarga. Kehangatan itu membuat kebenaran yang lebih berat terasa semakin mendalam. Begitu ia memasuki sekolah menengah pertama, ayahnya menceritakan tentang garis keturunan Sohma, kutukan, dan masa lalunya sendiri sebagai Tikus. Pengungkapan itu selaras dengan kegelisahan yang selama ini dirasakan Mutsuki, yang dipertajam oleh peristiwa ketika ia melihat Ren menerjang kerabatnya Shiki dengan pisau, hanya untuk ibu Shiki, Akito, yang melindungi anak itu dan menanggung lukanya sendiri.
Daripada membiarkan sejarah keluarga membebaninya, Mutsuki bertekad untuk terus melangkah menuju masa depannya sendiri. Bersyukur atas segala yang telah diberikan orang tuanya, ia mengatakan kepada Yuki dengan terus terang bahwa ia bahagia karena keduanya telah membesarkannya, senang tinggal bersama mereka, dan bahwa rumah mereka adalah tempat yang selalu ingin ia tuju untuk kembali karena tetap hangat dan penuh keceriaan. Kata-kata itu membuat Yuki meneteskan air mata, dan Machi menghiburnya, mengajarkan kepada Mutsuki bahwa orang juga bisa menangis karena kebahagiaan.
Ritual jejak kaki di salju tersebut berakar pada Bab 102, di mana Yuki berjanji kepada Machi untuk berjalan bersama melewati salju. Sebuah kok yang digambar di latar belakang selama pidato tulus Mutsuki mengacu pada pertandingan bulu tangkis Yuki di SMA, menegaskan bahwa Yuki pernah merindukan ikatan keluarga yang persis seperti yang kemudian dapat ia berikan kepada putranya, itulah sebabnya ia pecah dalam tangis kebahagiaan.
Dalam Another: Bonus Manga 2, Yuki Sohma akhirnya menceritakan kepada putranya, Mutsuki, tentang tahun-tahunnya yang terikat sebagai Tikus dan kebenaran tentang kutukan keluarga Sohma. Bab ini menutup volume kedua Fruits Basket Another sebagai bab keempat belas secara keseluruhan.
Mutsuki Sohma sangat menghargai kenangan akan pagi-pagi bersalju ketika ia, ibunya Machi, dan ayahnya Yuki bangun pagi-pagi dan mencetak deretan jejak kaki di salju segar sebelum sarapan. Kehangatan itu membuat pengungkapan selanjutnya tentang kutukan keluarga terasa lebih berat.
Alih-alih membiarkan sejarah sulit keluarga membebaninya, Mutsuki Sohma bertekad untuk terus melangkah menuju masa depannya sendiri. Ia mengatakan kepada ayahnya, Yuki, bahwa ia bahagia telah dibesarkan oleh Yuki dan Machi dan bahwa rumah mereka selalu terasa hangat dan penuh keceriaan.
Yuki Sohma terharu hingga menangis ketika putranya Mutsuki mengatakan betapa bersyukurnya ia atas kehidupan yang diberikan orang tuanya. Machi menenangkan Yuki dan menjelaskan kepada Mutsuki bahwa orang juga bisa menangis karena bahagia.
Ritual jejak kaki di salju dalam Another: Bonus Manga 2 merujuk kembali ke Bab 102, di mana Yuki Sohma berjanji kepada Machi bahwa mereka akan berjalan bersama menembus salju. Sebuah kok yang tergambar di latar belakang juga mengisyaratkan masa-masa Yuki bermain bulu tangkis di SMA.
Ingin tahu lebih banyak tentang Another: Manga Bonus 2? Wiki Fruits Basket di Fandom punya halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini adalah tulisan asli Daddy Jim Anime berdasarkan anime, manga, dan materi resmi Fruits Basket. Fruits Basket diciptakan oleh Natsuki Takaya, diterbitkan oleh Hakusensha, dan dianimasikan oleh TMS Entertainment. Seluruh hak atas Fruits Basket dan karakternya dimiliki oleh pemegang hak masing-masing. Rujukan episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Pemegang hak
Seluruh hak dimiliki oleh pemegang hak masing-masing.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Anime, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Daddy Jim Anime memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.