Volume pertama ditutup saat Tohru bersiap meninggalkan rumah Sohma menuju rumah kakeknya, yakin bahwa ia tidak pernah benar-benar menjadi bagian dari mereka. Kenangan masa kecil tentang permainan di halaman sekolah memberi nama pada seri ini dan mengungkap kepedihan menjadi orang yang tertinggal di luar lingkaran.
Dengan rumah kakeknya yang telah direnovasi hampir siap, Tohru memandu keluarga Sohma menjalani pekerjaan rumah tangga dan menyerahkan alamat tempat ia akan tinggal kepada Shigure. Shigure berterima kasih atas perawatannya dan mendoakan yang terbaik untuknya, dan Tohru berjanji akan menjaga rahasia mereka dan menghadapi apa pun yang datang tanpa putus asa. Setelah ia pergi, Shigure mengakui bahwa ia mengharapkan Yuki dan Kyo membujuknya untuk tetap tinggal. Keduanya jelas terganggu, meskipun Yuki menunjukkan bahwa Tohru memang selalu bermaksud pergi begitu renovasi selesai, dan Kyo menggerutu bahwa kehadiran orang luar di rumah terasa aneh. Sendirian di ruangan yang kosong, Tohru memandangi foto ibunya dan memutuskan bahwa ia bodoh karena pernah membayangkan bisa menjadi bagian dari keluarga Sohma.
Sebuah kenangan membawa cerita kembali ke masa sekolah Tohru dan permainan kelas yang disebut Fruits Basket. Saat pemanggil memberikan nama buah kepada setiap anak, Tohru diberi peran bola nasi. Baru sekarang ia memahami bahwa anak laki-laki itu mengejeknya; saat itu ia benar-benar menyukai bola nasi dan hanya menunggu untuk dipanggil agar bisa ikut bermain. Panggilan itu tidak pernah datang, dan ia dibiarkan menyaksikan anak-anak lain bermain tanpa dirinya. Kembali ke masa kini, Tohru menyapa kerabatnya yang menunggu sambil merenungkan bahwa bola nasi tidak pernah bisa menjadi bagian di antara buah-buahan, perasaan yang membentang di antara keluarganya sendiri maupun keluarga Sohma.
Angsuran ini mengakhiri volume pertama dan memberikan makna di balik judul seri. Shigure muncul di sampul, mendiang orang tua Tohru, Kyoko dan Katsuya, muncul dalam foto dan ingatan, dan keluarga besarnya, seorang bibi, seorang kakek, dan dua sepupu, memasuki cerita saat Tohru bergabung kembali dengan mereka.
Dalam Bab 6, Tohru meninggalkan rumah Sohma karena rumah kakeknya yang telah direnovasi akhirnya siap, dan ia merasa tidak pernah benar-benar menjadi bagian dari keluarga Sohma.
Chapter 6 kilas balik ke permainan di halaman sekolah bernama Fruits Basket, di mana Tohru diberi peran sebagai bola nasi dan tidak pernah dipanggil untuk bergabung dengan anak-anak lain, sebuah kenangan yang mencerminkan perasaannya tidak memiliki tempat.
Yuki dan Kyo keduanya tampak jelas terganggu oleh kepergian Tohru, meskipun Yuki mencatat bahwa Tohru memang selalu berencana untuk pergi setelah renovasi selesai, dan Kyo mengakui bahwa kehadiran orang luar terasa aneh.
Sebelum pergi, Tohru berjanji kepada Shigure bahwa ia akan menjaga rahasia keluarga Sohma dan menghadapi apa pun yang terjadi tanpa putus asa.
Bab 6 adalah bab keenam dan terakhir dari Volume 1 Fruits Basket, dan memperkenalkan bibi, kakek, serta dua sepupu Tohru saat ia kembali bergabung dengan keluarga besarnya.
Ingin tahu lebih banyak tentang Bab 6? Wiki Fruits Basket di Fandom punya halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini adalah tulisan asli Daddy Jim Anime berdasarkan anime, manga, dan materi resmi Fruits Basket. Fruits Basket diciptakan oleh Natsuki Takaya, diterbitkan oleh Hakusensha, dan dianimasikan oleh TMS Entertainment. Seluruh hak atas Fruits Basket dan karakternya dimiliki oleh pemegang hak masing-masing. Rujukan episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Pemegang hak
Seluruh hak dimiliki oleh pemegang hak masing-masing.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Anime, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Daddy Jim Anime memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.