Furudate adalah tokoh minor dalam Jujutsu Kaisen yang berperan sebagai pelaksana yang menangani wasiat Naobito Zenin. Perannya yang singkat memicu terjadinya salah satu tahap penting dalam suksesi Klan Zenin selama Arc Permainan Pembantaian.
Furudate adalah seorang pria tua bertubuh kecil, dengan mata yang tampak nyaris tertutup di balik kacamatanya. Ia memiliki kumis, dan rambut di kepalanya digulung hingga membentuk satu titik.
Sopan dan profesional, Furudate membaca wasiat Naobito dengan nada yang tenang dan terukur. Satu-satunya retakan dalam sikapnya yang mantap itu muncul ketika ia sampai pada ketentuan terakhir dokumen tersebut.
Dalam kapasitasnya sebagai pelaksana wasiat, Furudate memberi tahu Naoya, Ogi, dan Jinichi bahwa Naobito telah meninggal dan bahwa wasiat hanya dapat dibacakan jika ketiganya berkumpul bersama. Setelah tidak ada satupun dari mereka yang keberatan, ia pun mulai membacakannya.
Pertama-tama, ia menyatakan bahwa Naoya akan menjadi kepala kedua puluh tujuh Klan Zenin dan mewarisi seluruh aset klan, termasuk alat-alat kutukan yang disimpan di SMA Jujutsu Tokyo serta di berbagai gudang kutukan milik klan. Ia menekankan bahwa Naoya baru akan memikul tanggung jawab penuh tersebut setelah Ogi atau Jinichi memberikan persetujuannya. Terakhir, ia mengungkapkan sebuah klausul yang berasal dari perjanjian tertulis dengan Toji Fushiguro, yang menyatakan bahwa jika Satoru Gojo meninggal atau mengalami kehilangan kemampuan mental, posisi tersebut justru akan beralih ke Megumi Fushiguro.

Transformasi yang semua orang tahu, pertanyaan lanjutan yang tak seorang pun berani sentuh. Kenapa kami bikin lagu R&B mulus tentang cahaya emas yang tak pernah dibahas Dragon Ball....

Lima karakter wanita Bleach, diperingkat dan dituntaskan. Yoruichi ada di nomor lima, posisi yang tidak diduga siapa pun, dan nomor satu kami adalah seorang Arrancar berhati lembut....
Furudate adalah tokoh minor dalam Jujutsu Kaisen yang berperan sebagai pelaksana yang menangani wasiat Naobito Zenin. Perannya yang singkat memicu terjadinya salah satu tahapan penting dalam suksesi Klan Zenin selama Arc Permainan Pembantaian.
Furudate menyatakan bahwa Naoya akan menjadi kepala klan Zenin yang kedua puluh tujuh dan mewarisi seluruh aset klan, termasuk alat-alat kutukan yang disimpan di SMA Jujutsu maupun di gudang-gudang klan. Ia menekankan bahwa Naoya baru akan memikul tanggung jawab penuh tersebut setelah mendapat persetujuan dari Ogi atau Jinichi.
Furudate mengungkapkan sebuah klausul yang berasal dari perjanjian tertulis dengan Toji Fushiguro, yang menyatakan bahwa jika Satoru Gojo meninggal atau mengalami kehilangan kemampuan mental, jabatan kepala klan Zenin justru akan beralih ke Megumi Fushiguro. Ketentuan terakhir inilah yang membuat ketenangan sikapnya sedikit goyah.
Sebagai pelaksana wasiat, Furudate memberi tahu Naoya, Ogi, dan Jinichi bahwa Naobito telah wafat dan bahwa pembacaan wasiat hanya dapat dilakukan jika ketiganya hadir bersama. Setelah tidak ada satupun dari mereka yang keberatan, ia pun mulai membacakannya.
Furudate adalah seorang pria tua bertubuh kecil, dengan mata yang tampak nyaris tertutup di balik kacamatanya. Ia memiliki kumis, dan rambut di kepalanya digulung hingga membentuk satu titik tunggal.
Mencari informasi lebih lanjut tentang Furudate? Wiki Jujutsu Kaisen di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini merupakan tulisan asli oleh Daddy Jim Headquarters berdasarkan seri anime, manga, dan materi resmi Jujutsu Kaisen. Referensi episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Headquarters, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Sumber resmi:
Daddy Jim Headquarters memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.