
Bab ke-140 dari Jujutsu Kaisen memasukkan Yuta Okkotsu ke dalam bentrokan di Shibuya sebagai pembunuh yang ditugaskan untuk Yuji, di mana sebuah kesepakatan cepat dengan Naoya membagi pertarungan menjadi dua dan sebuah pengejaran mematikan pun dimulai.
Menelusuri jejak anak laki-laki yang harus ia bunuh, Yuta Okkotsu menerobos ke tengah bentrokan antara Yuji, Choso, dan Naoya Zenin. Naoya segera melihat peluang untuk memanfaatkan pendatang baru itu, dan keduanya segera mencapai kesepahaman yang menarik Yuji menjauh dari sang pelindungnya serta mempersiapkan panggung bagi dua duel terpisah.
Yuta tiba dengan melompat turun dari balkon, menerjang sebagian dinding hingga hancur dan membuat Yuji serta Choso terkejut. Choso mengenali tamu itu sebagai algojo, sementara Yuji teringat Megumi yang pernah menggambarkan seorang siswa tahun kedua yang, seperti Gojo, menyandang peringkat tingkat khusus. Naoya mengangkat tangan, menyebut dirinya sebagai sepupu Maki, dan mengusulkan agar ia bersama Yuta bekerja sama untuk menundukkan Yuji, hanya meminta agar Yuta menunda melapor kepada atasan karena Yuji adalah umpan untuk pertemuan mendatang.
Choso mendesak Yuji untuk melarikan diri, memperingatkan bahwa seseorang bertubuh sebesar Gojo akan dengan mudah membunuhnya, dan berjanji akan menangani Naoya sendiri agar keduanya bisa berkumpul kembali di lokasi kemarin. Begitu kesepakatan itu disepakati, semua pihak langsung bergerak: Yuta melesat mendekati Yuji, Choso melepaskan tembakan Darah Penusuk, dan Naoya mencegatnya. Pengejaran itu membawa Yuji dan Yuta keluar dari jalan bawah tanah menuju jalanan terbuka.
Yuji membalikkan mobil yang terbalik dan memutar arah untuk menghindari serangan, membuat Yuta membandingkannya dengan Maki. Ketika Yuta kemudian menghentikannya dengan melemparkan mobil tersebut, ia menjelaskan bahwa cadangan energi kutukan miliknya sebenarnya melebihi milik Gojo, namun Enam Mata gurunya memungkinkan Gojo menggunakan hampir tak ada energi untuk mengaktifkan teknik-tekniknya. Yuta mendaratkan satu pukulan dengan gagang pedangnya, dan Yuji menyadari bahwa bahayanya bukan pada membaca gerakan, melainkan pada presisi yang tiada henti dan sangat ekonomis di balik setiap serangan. Mengingat kata-kata terakhir Nanami, Yuji bertekad tidak akan menyerah.
Edisi ini membuka duel antara Yuji Itadori melawan Yuta Okkotsu dan pertarungan antara Choso melawan Naoya Zenin, keduanya berlangsung di Shibuya selama Arc Permainan Pembantaian. Yuta tampil di sampul, dan adegan-adegan utamanya telah diadaptasi dalam Episode 48. Kilas balik menampilkan Gojo dan Aoi Todo, sementara Maki juga disebutkan. Choso memanfaatkan Teknik Manipulasi Darah dan Konvergensi, sedangkan Naoya menggunakan Ilmu Sihir Proyeksinya.

Transformasi yang semua orang tahu, pertanyaan lanjutan yang tak seorang pun berani sentuh. Kenapa kami bikin lagu R&B mulus tentang cahaya emas yang tak pernah dibahas Dragon Ball....

Lima karakter wanita Bleach, diperingkat dan dituntaskan. Yoruichi ada di nomor lima, posisi yang tidak diduga siapa pun, dan nomor satu kami adalah seorang Arrancar berhati lembut....
Bab 140, Eksekusi, menempatkan Yuta Okkotsu di tengah bentrokan Shibuya sebagai algojo yang ditugaskan untuk Yuji Itadori. Sebuah tawar-menawar singkat antara Naoya dan Yuta memecah konflik menjadi duel-duel terpisah dan memulai sebuah pengejaran maut.
Di Bab 140, Yuta Okkotsu tiba sebagai algojo yang dikirim untuk membunuh Yuji Itadori. Choso mengenalinya sebagai algojo, sementara Yuji teringat Megumi pernah menggambarkan seorang siswa tahun kedua tingkat khusus yang, seperti Gojo, menyandang pangkat tersebut.
Naoya menyebut dirinya sebagai sepupu Maki dan mengusulkan agar ia bersama Yuta bekerja sama untuk menjatuhkan Yuji, hanya meminta agar Yuta menunda melapor ke atasan karena Yuji adalah umpan untuk pertemuan mendatang.
Yuta menjelaskan di Bab 140 bahwa cadangan energi kutukannya sebenarnya melebihi milik Gojo, namun Six Eyes milik Gojo memungkinkannya menggunakan hampir tak ada energi untuk mengaktifkan teknik, sehingga memberinya keunggulan dalam efisiensi penggunaan ketimbang sekadar besaran cadangan.
Bab 140 termasuk dalam Arc Permainan Pembantaian dan telah dikumpulkan dalam Volume 16. Peristiwa-peristiwa di dalamnya diadaptasi dalam Episode 48 dari serial anime tersebut.
Mencari informasi lebih lanjut tentang Eksekusi? Wiki Jujutsu Kaisen di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini merupakan tulisan asli oleh Daddy Jim Headquarters berdasarkan seri anime, manga, dan materi resmi Jujutsu Kaisen. Referensi episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Headquarters, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Sumber resmi:
Daddy Jim Headquarters memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.