
Bab ketujuh belas dari Jujutsu Kaisen. Sepasang siswa Kyoto tiba untuk mengintai para rival mereka di Tokyo, dan ketika Megumi memberikan jawaban yang kurang memuaskan tentang selera Aoi, terjadilah perkelahian di dua front yang harus dipisahkan oleh para siswa kelas dua.
Dua siswa dari SMA Jujutsu Kyoto yang saling bersaing, Aoi Todo dan Mai Zenin, melakukan perjalanan ke Tokyo untuk mempelajari lawan-lawan mereka. Aoi merasa jawaban Megumi tentang selera wanitanya begitu datar sehingga ia memutuskan untuk mengukur kekuatan pemuda itu dengan kekerasan semata, yang memicu pertempuran sementara Mai mengejar Nobara. Hanya kedatangan para siswa kelas dua dari Tokyo yang akhirnya menghentikan bentrokan antar sekolah tersebut.
Sebagai pembuka, siswa kelas tiga Aoi bertanya seperti apa wanita yang disukai Megumi, dan Megumi pun mundur menyadari bahwa ia tidak ingin memberikan sesuatu yang sangat pribadi kepada orang asing. Menurut Aoi, apa yang disukai seseorang mencerminkan siapa dirinya sebenarnya, dan karena ia membenci orang-orang yang membosankan, ia berharap Acara Kebaikan Kyoto terakhirnya akan mempertemukannya dengan seseorang yang penuh semangat. Megumi, yang membayangkan Tsumiki, berkata bahwa ia tidak memiliki preferensi khusus asalkan orang tersebut menunjukkan rasa welas asih. Nobara dan Mai merasa hal itu lucu, namun bagi Aoi justru hal itu sudah cukup: pemuda itu membosankan. Megumi menyadari nafsu berdarah yang mulai memuncak dan bersiap memanggil shikigami, tetapi Aoi lebih dulu mendorongnya melewati sebuah pintu. Saat Nobara berusaha membantu, Mai langsung membekapnya, mengeluarkan pistol, dan menembaknya setelah Nobara menyindir bahwa penampilan Mai jauh di bawah kakaknya, Maki.
Perkelahian pun bergeser ke luar ruangan, di mana Aoi terus mendesak dan menuduh Megumi telah menginjak-injak kesopanan yang telah ia tunjukkan hanya dengan mau bertanya. Megumi menyebut nama: inilah penyihir tingkat 1 yang terkenal, yang berhasil menumpas kutukan pada malam seratus iblis berarak dari Shinjuku ke Kyoto. Aoi meluruskan bahwa ia sama sekali tidak mengandalkan teknik kutukannya, melainkan hanya menyimpannya untuk target tingkat khusus saja. Untuk menetralkan keunggulan Aoi dan menjaga jarak, Megumi menggabungkan Nue dan Kodok menjadi The Well's Unknown Abyss, memanggil segerombol kodok bersayap. Namun Aoi dengan mudah menerobos penghalang itu dengan kecepatan yang membutakan, melakukan suplex, membenturkan kepala Megumi ke dinding, lalu melemparkannya ke atas panggung di atas, hanya untuk kemudian digenggam lidah-lidah kodok saat Megumi berusaha memanjat naik kembali, bertekad untuk mendaratkan pukulan yang sesungguhnya.
Toge Inumaki mengakhiri duel dengan memerintahkan keduanya untuk diam menggunakan ucapan kutukannya, setelah itu Panda melayangkan pukulan keras ke arah Aoi dan menyuruhnya menunggu Acara Kebaikan Kyoto. Aoi pun menyerah, berpikir bahwa acara tahun ini mungkin tidak akan membuatnya bosan, dan meminta para rivalnya memastikan Okkotsu hadir. Di dekat situ, Nobara terbaring berdarah akibat tembakan Mai hingga sebuah tombak yang dilemparkan berhasil menepiskan senjatanya, dan Maki Zen'in menuntut penjelasan tentang apa yang dilakukan adiknya terhadap gadis pesuruh itu. Episode ini termasuk dalam Arc Rahim yang Menakutkan dan sesuai dengan Episode 8 anime-nya.

Transformasi yang semua orang tahu, pertanyaan lanjutan yang tak seorang pun berani sentuh. Kenapa kami bikin lagu R&B mulus tentang cahaya emas yang tak pernah dibahas Dragon Ball....

Lima karakter wanita Bleach, diperingkat dan dituntaskan. Yoruichi ada di nomor lima, posisi yang tidak diduga siapa pun, dan nomor satu kami adalah seorang Arrancar berhati lembut....
Pada Bab 17, "Kebosanan," dua siswa Kyoto tiba untuk mengintai rival mereka dari Tokyo, dan ketika Megumi memberikan jawaban yang kurang memuaskan tentang selera wanitanya, terjadilah perkelahian di dua front yang harus dipisahkan oleh para siswa tahun kedua.
Aoi Todo merasa jawaban Megumi tentang jenis perempuan yang ia sukai begitu membosankan sehingga ia menyimpulkan bahwa pemuda itu membosankan dan memutuskan untuk menguji kekuatannya dengan kekerasan, yang memicu pertarungan mereka.
Untuk menetralkan kecepatan Aoi dan tetap berada pada jarak aman, Megumi menggabungkan Nue dan Kodok menjadi The Well's Unknown Abyss, memanggil sekelompok kodok bersayap.
Toge Inumaki mengakhiri duel dengan memerintahkan kedua petarung untuk diam menggunakan ucapan kutukannya, setelah itu Panda mendaratkan pukulan kanan keras ke Aoi dan menyuruhnya menunggu Acara Kekeluargaan Kyoto.
Mai Zen'in menjepit Nobara, mengeluarkan pistol, dan menembaknya setelah Nobara menyindir bahwa Mai kalah dari saudarinya Maki dalam hal penampilan, membuat Nobara berdarah hingga Maki tiba dan menepiskan senjata tersebut.
Mencari informasi lebih lanjut tentang Kebosanan? Wiki Jujutsu Kaisen di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini merupakan tulisan asli oleh Daddy Jim Headquarters berdasarkan seri anime, manga, dan materi resmi Jujutsu Kaisen. Referensi episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Headquarters, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Sumber resmi:
Daddy Jim Headquarters memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.