
Bagian 2 dari Asal Usul Ketaatan adalah bab kelima puluh enam. Megumi mengetahui bahwa saudara perempuannya mungkin menjadi sasaran berikutnya dari kutukan tersebut, dan alih-alih membiarkannya memburu roh itu sendirian, dua temannya yang keras kepala menolak untuk dijemput pulang dan bersikeras mendampinginya.
Setelah menyerahkan sebuah wadah manusia kepada salah satu Rahim Lukisan Kematian, Mahito dengan malu-malu meminta maaf karena langsung memberi tugas kepada roh yang baru saja lahir itu. Di atas jembatan, ketiga siswa itu sama sekali tidak menemukan jejak target mereka. Nobara mengusulkan untuk memulai dari awal, tetapi Yuji enggan membuang waktu mengingat tingkat pembunuhan kasus ini yang sempurna. Akari bertanya-tanya apakah gerakan melompat itu sendiri penting, sebuah kemungkinan yang telah mereka singkirkan sebelumnya. Seorang anak nakal yang dulu muncul datang untuk berbicara dengan Megumi; kakak perempuannya, yang juga merupakan teman sekelas Megumi, ikut bersamanya. Ternyata, Tsumiki pada malam itu telah menemani wanita ini ke jembatan, dan sejak saat itu pintu rumahnya yang biasanya terkunci otomatis selalu terbuka, itulah sebabnya ia merasa harus mencari Megumi.
Megumi menyembunyikan rasa takutnya sampai kedua kakak-adik itu pergi, meski Yuji menyadari betapa guncangnya hati Megumi sebenarnya. Ia menelepon Ijichi untuk meminta bantuan tambahan, namun hanya mendapat jawaban bahwa tidak ada personel yang bisa dikirim, dengan anjuran agar mereka mundur jika bahaya ternyata lebih besar dari perkiraan. Tak mau menunda, ia langsung menutup telepon, memperingatkan yang lain bahwa misi ini telah menjadi lebih berbahaya, dan memerintahkan mereka pulang sambil berdalih bahwa dirinya akan menuju sekolah. Nyatanya justru sebaliknya: ia kembali sendirian ke jembatan untuk menjaga mereka dari bahaya, dengan pertimbangan bahwa kutukan itu berada di balik suatu penghalang yang hanya dapat dijangkau dengan memenuhi syarat-syarat tertentu, mirip dengan Domain Pusat Penahanan, sehingga tirai pun tidak diperlukan.
Yuji dan Nobara muncul di belakangnya, kesal karena ia menyimpan segalanya sendiri, dan mengatakan kepada Megumi bahwa sebagai teman mereka siap membantu. Megumi mengakui bahwa Tsumiki tengah terbaring dalam tidur tanpa akhir dan roh itu bisa mengakhiri hidupnya, sehingga harus segera diusir. Untuk melewati penghalang tersebut, mereka harus bergerak pada malam hari, dari arah bawah, dan menyeberangi sungai kecil, suatu tindakan yang sarat makna jujutsu. Di dalam Domain, mereka bertemu dengan kutukan yang bernaung di sana, namun roh yang lahir dari Lukisan Kematian juga muncul; dalam kebingungan itu, Yuji langsung berhadapan dengan pendatang baru, sementara Megumi dan Nobara menghadapi kutukan di dalam Domain. Bab ini termasuk dalam Arka Lukisan Kematian dan diadaptasi menjadi Episode 22.

Transformasi yang semua orang tahu, pertanyaan lanjutan yang tak seorang pun berani sentuh. Kenapa kami bikin lagu R&B mulus tentang cahaya emas yang tak pernah dibahas Dragon Ball....

Lima karakter wanita Bleach, diperingkat dan dituntaskan. Yoruichi ada di nomor lima, posisi yang tidak diduga siapa pun, dan nomor satu kami adalah seorang Arrancar berhati lembut....
Bab 56, Bagian 2 berjudul Asal Usul Ketaatan, menceritakan Megumi mengetahui bahwa adik perempuannya mungkin akan menjadi sasaran berikutnya dari kutukan tersebut, dan alih-alih membiarkannya memburu roh itu sendirian, dua sahabatnya yang keras kepala menolak untuk diutus pulang serta bersikeras berdiri di sisinya.
Bab 56 mengungkapkan bahwa Tsumiki malam itu menemani seorang wanita ke Jembatan Yasohachi, dan sejak saat itu pintu rumahnya yang seharusnya terkunci otomatis justru terbuka lebar; Megumi mengakui bahwa Tsumiki terkurung dalam tidur tanpa akhir dan roh itu bisa merenggut nyawanya.
Di Bab 56, Megumi kembali sendirian ke jembatan untuk menjaga Yuji dan Nobara agar tidak terluka, dengan alasan bahwa kutukan itu berada di balik sebuah penghalang yang hanya dapat dijangkau jika syarat-syarat tertentu terpenuhi, sehingga tirai tidak diperlukan.
Bab 56 menjelaskan bahwa untuk melewati penghalang tersebut, seseorang harus bergerak pada malam hari, dari arah bawah, dan melintasi sungai kecil; tindakan ini sarat makna jujutsu, serupa dengan Domain Pusat Penahanan.
Bab 56 termasuk dalam Arc Lukisan Kematian dan diadaptasi menjadi Episode 22 dari serial animenya.
Mencari informasi lebih lanjut tentang Bab 56? Wiki Jujutsu Kaisen di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini merupakan tulisan asli oleh Daddy Jim Headquarters berdasarkan seri anime, manga, dan materi resmi Jujutsu Kaisen. Referensi episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Headquarters, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Sumber resmi:
Daddy Jim Headquarters memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.