Sōsetsu Kazahana adalah mantan daimyō Negeri Salju dan ayah Koyuki, seorang penguasa yang baik hati yang mencurahkan kekayaan negaranya untuk mimpi menghadirkan musim semi ke negeri yang terkurung musim dingin abadi.
Rambut hitam Sōsetsu panjang dan menipis di bagian depan, dan mata besarnya yang gelap berada di balik kacamata berbingkai bulat. Pakaian biasanya adalah busana formal seorang daimyō.
Segalanya menunjukkan bahwa Sōsetsu adalah penguasa yang lembut, pria yang hangat, dan ayah yang berbakti, sosok yang rakyatnya tetap setia lama setelah ia tiada. Ambisi besarnya adalah menghadirkan musim semi ke tanah airnya yang beku, tujuan yang ia kejar meskipun biaya pembangunan generator yang akan mewujudkannya hampir mengosongkan kas negara dan membuat seluruh negeri bangkrut.
Sōsetsu sering menceritakan kepada putrinya tentang keindahan musim semi, musim yang tidak pernah dikenalnya di Negeri Salju yang terus-menerus beku. Bertekad untuk mengubah itu, ia membangun generator penghangat iklim yang dibiayai oleh seluruh kas negara bersama dengan kekayaan klannya, sebuah penemuan yang kemudian disebut harta Kazahana. Kristal heksagonal berfungsi sebagai kunci yang akan menyalakannya dan mengubah negeri es itu menjadi tempat yang penuh bunga mekar. Ia tinggal di Kastil Kazahana yang megah, tetapi ambisinya hancur ketika saudaranya Dotō membakar kastil itu dan membunuh semua orang di dalamnya. Dotō merebut kekuasaan atas Negeri Salju sambil mengejar harta yang sifat sejatinya tidak ia pahami, dan hanya putri Sōsetsu, Koyuki, yang selamat, melarikan diri dengan kristal heksagonal yang vital itu.
Kematiannya membayangi Koyuki dalam waktu lama, yang mengeras menjadi wanita yang dingin dan tampak tidak berperasaan selama sepuluh tahun berikutnya, menganggap mimpi ayahnya tentang musim semi sebagai kebohongan kosong. Pertahanannya baru retak ketika generator akhirnya mewujudkan visinya dan menghadirkan musim semi ke Negeri Salju, transformasi yang sangat menggerakkannya bahkan ketika hal itu membuat Dotō murka, yang sangat marah mengetahui bahwa harta yang didambakan itu tidak lebih dari sebuah mesin. Kematian Sōsetsu juga memicu kebencian mendalam Sandayū Asama terhadap Dotō, dan upaya Sandayū untuk membalaskan dendam tuannya akhirnya gagal. Nama klannya mengandung arti kepingan salju, sementara nama pribadinya berarti salju awal.
Negeri Salju adalah sebuah negara yang membeku abadi yang pernah diperintah oleh daimyo Sosetsu Kazahana, yang menghabiskan kas negara untuk membangun generator penghangat iklim dengan harapan akhirnya dapat menghadirkan musim semi bagi rakyatnya.
Ya, Koyuki Kazahana adalah putri dari mantan daimyo Sosetsu Kazahana dan keponakan dari saudaranya Doto Kazahana, yang membunuh Sosetsu dan merebut takhta.
Sosetsu Kazahana adalah mantan daimyo dari Land of Snow dan ayah dari Koyuki, yang dikenang sebagai penguasa yang baik hati dan bermimpi membawa musim semi ke tanah airnya yang membeku.
Sosetsu Kazahana meninggal ketika saudaranya Doto membakar Kazahana Castle dan membunuh semua orang di dalamnya, hanya putrinya Koyuki yang berhasil melarikan diri sambil membawa kristal heksagonal vital ke tempat aman.
Sosetsu Kazahana bermimpi menghadirkan musim semi ke Land of Snow, mendanai generator penghangat iklim yang dikenal sebagai harta Kazahana dengan seluruh perbendaharaan negara dan kekayaan klannya.
Mencari info lebih lanjut soal Sōsetsu Kazahana? Naruto Wiki di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini merupakan tulisan asli oleh Daddy Jim Anime berdasarkan serial anime Naruto, manga, dan materi resmi. Referensi episode dan bab dikutip jika berlaku.
Pemegang hak
Seluruh hak dimiliki oleh pemegang hak masing-masing.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Anime, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Daddy Jim Anime memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.