Episode 157 menutup Misi Penyingkiran Keluarga Kurosuki saat sepanci kari penyembuh yang diberi campuran membangkitkan Naruto untuk bentrokan terakhir melawan Raiga. Perubahan hati Ranmaru dan akhir Raiga yang penuh amarah mengakhiri pertarungan di Celah Petir.
Serangan penangkal petir Raiga membuat Naruto dan Neji tidak sadarkan diri dan menjatuhkan Rock Lee sepenuhnya dari celah tersebut. Sanshō, Tenten, Karashi, dan Ranmaru menemukan Lee yang terjatuh dan memberinya Kari Kehidupan. Perilakunya menjadi aneh, dan Sanshō teringat bahwa sebotol anggur telah tumpah ke dalam panci sebelum mereka berangkat. Hidangan yang sama disuapkan kepada Neji dan Naruto: hidangan itu membangunkan Naruto dan memulihkan kondisi bertarungnya, namun tidak berpengaruh pada Neji.
Ranmaru kembali kepada Raiga dengan mengklaim bahwa keempatnya telah mati, dan dengan pandangan hidupnya yang telah diubah oleh shinobi Konoha, ia mencoba menggiring Raiga ke tepi tebing. Tipuan itu gagal ketika Lee yang mabuk menerjang Raiga, yang dengan marah menepisnya. Naruto turun tangan dan melindungi Lee dengan klon bayangan, meskipun kilatan petir merobek mereka. Ketika Ranmaru memohon agar pertarungan dihentikan, Raiga berbalik menyerangnya, menuduh bocah itu berkhianat. Naruto kembali ke pertempuran dan memukul Raiga hingga jatuh dari tebing, di mana Raiga memilih mengakhiri hidupnya sendiri, membakar tubuhnya dengan petirnya.
Episode ini menyelesaikan alur dengan nada yang lebih tenang: Ranmaru tetap tinggal untuk berlatih di samping Karashi sebagai murid di kedai kari, dan tim Naruto melakukan perjalanan pulang ke Konoha. Episode ini pertama kali tayang di Jepang pada 26 Oktober 2005 dan dalam bahasa Inggris pada 12 April 2008.
Run! The Curry of Life! adalah episode 157 dari anime Naruto orisinal, yang menutup Misi Penghapusan Keluarga Kurosuki.
Naruto diberi makan Curry of Life, hidangan yang dicampur anggur, yang membangunkannya dan memulihkan kemampuan bertarungnya, meskipun hidangan yang sama tidak berpengaruh pada Neji.
Ranmaru, yang pandangan hidupnya telah diubah oleh shinobi Leaf, mencoba mengarahkan Raiga ke tepi tebing dan kemudian tetap tinggal untuk berlatih di samping Karashi sebagai murid di kedai kari.
Naruto memukul Raiga hingga terjatuh dari tebing, dan Raiga memilih untuk mengakhiri hidupnya sendiri di sana dengan membakar tubuhnya menggunakan petirnya sendiri.
Perilaku Rock Lee menjadi aneh setelah memakan kari tersebut, karena sebotol anggur telah tumpah ke dalam panci sebelum disajikan, sehingga membuatnya mabuk.
Mencari info lebih lanjut soal Berlarilah! Kari Kehidupan!? Naruto Wiki di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini merupakan tulisan asli oleh Daddy Jim Anime berdasarkan serial anime Naruto, manga, dan materi resmi. Referensi episode dan bab dikutip jika berlaku.
Pemegang hak
Seluruh hak dimiliki oleh pemegang hak masing-masing.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Anime, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Daddy Jim Anime memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.