Dikhianati oleh Gato dan tergerak oleh air mata Naruto, Zabuza melakukan serangan terakhir untuk membalaskan Haku, menutup misi Negeri Ombak dan menginspirasi Naruto untuk mencari jalan ninja miliknya sendiri.
Gato mengakui bahwa ia memang bermaksud mengkhianati Zabuza, menyebut bayarannya terlalu tinggi, dan mengerahkan sekelompok preman bayaran baru kepada pendekar pedang itu. Zabuza mengatakan kepada Kakashi bahwa duel mereka telah selesai karena ia tidak lagi dibayar. Ketika Gato menendang jasad Haku, Naruto meledak, tetapi Zabuza mengabaikannya, mengklaim ia hanya pernah memperlakukan Haku sebagai alat, sama seperti Gato memperlakukannya. Naruto menolak menerima itu dan pecah dalam tangis, bersikeras bahwa Haku mencurahkan segalanya untuk Zabuza dan mengorbankan hidup serta kebebasannya sendiri karena pengabdian. Kata-kata itu mengena, dan Zabuza pun menangis, akhirnya menghormati apa yang telah diberikan Haku kepadanya.
Dengan lengan yang dilumpuhkan Kakashi, Zabuza menggigit kunai Naruto di mulutnya dan menerjang kerumunan Gato, menahan luka demi luka tetapi tetap menebas bos kejahatan itu sebelum tumbang. Sisa Tim 7 menemukan Sasuke masih hidup, terhindar dari pukulan mematikan berkat Haku, dan penduduk Negeri Ombak bergegas mengusir sisa preman Gato serta melindungi Tazuna. Sekarat, Zabuza meminta dibaringkan di samping Haku dan berharap dapat mencapai tempat yang sama dalam kematian, dan Kakashi mengatakan kepadanya bahwa ia percaya mereka akan bertemu lagi. Tim menguburkan keduanya di tempat yang tenang, menandai makam dengan pedang Zabuza Kubikiribocho. Menolak gagasan bahwa ninja hanyalah alat, Naruto bersumpah untuk menempa jalan ninjanya sendiri, berpamitan dengan Inari, dan pulang ketika Tazuna menamai jembatan yang telah selesai sebagai Jembatan Besar Naruto.
Gato mengkhianati Zabuza dan memerintahkan preman bayarannya untuk membunuhnya. Air mata Naruto menggerakkan Zabuza untuk mengakui pengorbanan Haku. Zabuza menyerang Gato dengan kunai di mulutnya dan membunuh bos kejahatan itu meski menderita luka fatal. Penduduk desa Negeri Ombak tiba dan mengusir anak buah Gato. Zabuza meninggal dan dimakamkan di samping Haku, pedangnya Kubikiribocho ditinggalkan sebagai penanda makam. Naruto bertekad menemukan jalan ninjanya sendiri, dan jembatan yang telah selesai dinamai Jembatan Besar Naruto.
Episode ini mengadaptasi bab ke-32 dan ke-33 manga dan menutup arc Prolog yang berlatar di Negeri Ombak. Episode ini berdiri sebagai puncak emosional awal bagi seri, mengukuhkan keyakinan Naruto bahwa seorang shinobi tidak boleh direduksi menjadi sekadar senjata. Sebuah perubahan dari materi sumber dicatat: dalam manga, Zabuza langsung memenggal Gato alih-alih menebasnya dan menjatuhkannya ke laut.
Iblis dalam Salju adalah episode Naruto yang menutup misi Negeri Ombak, di mana Zabuza Momochi melakukan serangan terakhir melawan Gato untuk membalaskan dendam Haku. Episode ini berakhir dengan Naruto bersumpah untuk menempa jalan ninjanya sendiri.
Dalam The Demon in the Snow, Zabuza terluka parah saat menerobos kerumunan preman bayaran yang dikirim Gato setelah mengkhianatinya. Ia masih berhasil menebas Gato sebelum roboh akibat luka-lukanya.
Dalam The Demon in the Snow, Gato mengkhianati Zabuza dan mengirim tentara bayarannya untuk membunuhnya. Air mata Naruto atas kematian Haku juga menggerakkan Zabuza untuk mengakui betapa besar pengorbanan Haku untuknya, sehingga mendorongnya untuk membalaskan dendam rekan yang telah gugur.
Dalam The Demon in the Snow, Tim 7 menemukan Sasuke masih hidup setelah pertarungannya melawan Haku, karena Haku tidak memberikan pukulan yang mematikan kepadanya.
Pada akhir The Demon in the Snow, Naruto menolak gagasan bahwa seorang ninja hanyalah sebuah alat dan bersumpah untuk menempa jalan ninjanya sendiri. Jembatan yang telah selesai dibangun dinamai Jembatan Besar Naruto untuk menghormatinya.
Mencari info lebih lanjut soal Iblis di Salju? Naruto Wiki di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini merupakan tulisan asli oleh Daddy Jim Anime berdasarkan serial anime Naruto, manga, dan materi resmi. Referensi episode dan bab dikutip jika berlaku.
Pemegang hak
Seluruh hak dimiliki oleh pemegang hak masing-masing.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Anime, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Daddy Jim Anime memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.