Kouzaburou adalah pandai pedang ulung dari Keluarga Shimotsuki yang menempa dua dari Pedang Kelas Agung legendaris, Wado Ichimonji dan Enma. Lahir di Wano, ia melarikan diri dari negara itu secara ilegal dan menetap di East Blue, menjadi ayah dari Koushirou dan menjadi mentor tanpa sengaja bagi Roronoa Zoro muda.
Di tahun-tahun terakhirnya Kouzaburou tampil sebagai sesepuh bertubuh menjulang, dengan jambul rambut putih keabu-abuan yang diikat menjadi topknot, alis tebal menyatu yang melebar ke luar dan janggut yang mengikuti garis rahangnya. Bekas luka menandai pelipis kirinya. Pakaian biasanya adalah kimono gelap bermotif bunga ungu yang dipadukan dengan sandal, dan ia selalu membawa katana di sisinya sambil mengisap pipa kiseru yang panjang.
Jiwa petualang mengalir dalam darahnya, cukup kuat hingga ia melanggar hukum Wano hanya untuk melihat lautan yang lebih luas, dan jiwa kepahlawanan mendorongnya untuk membela sebuah desa di East Blue dari para perampok. Usia tua membuatnya menjadi nelayan pemarah dan penyendiri yang awalnya tidak ingin berurusan dengan Zoro yang terus mengganggunya. Kegigihan bocah itu akhirnya meluluhkan hatinya, dan ia meminjamkan pedang sungguhan kepada anak itu serta kebijaksanaan yang diperoleh dengan susah payah tentang hakikat pedang. Ia menyimpan kebanggaan besar pada karya terbaiknya, Enma, dan berpendapat bahwa pedang terkutuk yang disebut-sebut itu hanya membuktikan nilainya bagi pendekar yang cukup kuat untuk menguasai temperamen liarnya, serta menganggap mereka yang tidak mampu sebagai tidak layak.
Sukiyaki menggambarkannya sebagai pandai legendaris yang reputasinya tersebar jauh melampaui Wano. Karya agungnya, Wado Ichimonji dan Enma, termasuk di antara dua puluh satu Pedang Kelas Agung, yang terakhir mampu menyerap Haki Persenjataan penggunanya. Di masa senjanya tangannya telah melemah, dan ia hanya mampu membuat pedang latihan bermutu rendah. Sebagai samurai Wano ia juga merupakan petarung berbakat yang pernah menjaga sebuah desa dari bandit dan kemudian melatih penduduknya, dan bahkan di usia tua ia tidak pernah pergi tanpa senjata.
Shimotsuki Kouzaburou adalah pandai pedang ulung dari Keluarga Shimotsuki yang menempa dua pedang Kelas Agung, Wado Ichimonji dan Enma. Lahir di Wano, ia melarikan diri dari negara itu secara ilegal, menetap di East Blue, dan menjadi ayah dari Shimotsuki Koushirou.
Shimotsuki Kouzaburou hidup hingga usia lanjut sebagai nelayan penyendiri di East Blue setelah meninggalkan Wano, dan akhirnya membimbing Roronoa Zoro muda sebelum meninggal pada usia 68 tahun.
Shimotsuki Kouzaburou menempa Wado Ichimonji dan Enma, dua dari dua puluh satu Great Grade Blades. Enma terkenal karena kemampuannya menyerap Armament Haki penggunanya.
Meskipun awalnya tidak ingin berurusan dengannya, Shimotsuki Kouzaburou luluh oleh kegigihan keras kepala Zoro muda dan meminjamkannya pedang asli beserta kebijaksanaan yang diperoleh dengan susah payah tentang hakikat sejati sebuah pedang.
Pada tahun-tahun terakhirnya, tangan Shimotsuki Kouzaburou telah melemah karena usia, sehingga ia hanya mampu menghasilkan pedang latihan tingkat rendah alih-alih karya agung seperti Wado Ichimonji dan Enma.
Mencari informasi lebih lanjut tentang Shimotsuki Kouzaburou? Wiki One Piece di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini merupakan tulisan asli oleh Daddy Jim Anime berdasarkan seri anime, manga, dan materi resmi One Piece. Referensi episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Pemegang hak
Seluruh hak dimiliki oleh pemegang hak masing-masing.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Anime, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Daddy Jim Anime memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.