Sebuah negara di West Blue yang dibangun di atas musik, Esperia cukup termasyhur hingga mendapat julukan Negeri Pembuat Alat Musik. Negara ini merupakan tempat kelahiran Brook dan negeri yang pernah ia jaga, sebelum Pemerintah Dunia menghapusnya dari peta lebih dari enam puluh tahun yang lalu.
Terletak di West Blue, Esperia meraih ketenarannya melalui alat musik yang dibuat para pengrajinnya dan musik yang dihasilkannya, perdagangan yang begitu vital sehingga negara tersebut menyandang julukan Negeri Pembuat Alat Musik. Di sinilah Brook dilahirkan, dan di sinilah ia pernah mengabdi di antara pengawal kerajaan. Sebuah harpa menjulang menjadi jangkar pulau, menyatu dengan kastil di tengahnya, di atas daratan yang sebagian besar berupa perkotaan dan pegunungan yang bagian tengahnya menjulang lebih tinggi dari sekitarnya, terhubung oleh jembatan ke pulau kecil di dekatnya.
Cita rasa Barok membentuk bangunan-bangunannya, dengan kunci nada, not, dan sentuhan musikal serupa yang terpadu dalam desainnya. Distrik-distriknya meliputi Istana Esperia yang dikelilingi taman dan barak, Gedung Opera yang digemari Ratu Candelle, Jalan Teater yang dipenuhi toko musik, Pelabuhan Cello yang menangani perdagangan alat musik, tempat pembuangan di tepi pantai tempat Brook muda pernah tinggal di antara anjing-anjing liar, dan sebuah sekolah yang mengajarkan anak-anak bermain musik.
Pembuatan alat musik menggerakkan seluruh perekonomian dan menjadi sumber pendapatan utama kerajaan. Yang menjaganya adalah militer bernama Battle Convoy, yang pertama dipimpin oleh Candelle dan kemudian oleh Brook. Pasukan tersebut terbagi menjadi unit-unit khusus, salah satunya adalah Raider Squad yang dipimpin Brook sebelum naik menjadi kapten seluruh Convoy.
Segalanya terurai 62 tahun yang lalu. Kabut aneh turun menyelimuti Esperia dan bertahan selama enam bulan, merusak alat-alat musiknya dan melumpuhkan perekonomian. Kabut itu akhirnya menjadi beracun, membuat penduduk sakit dan merenggut ratusan nyawa, termasuk Ratu Candelle. Upeti Langit yang harus dibayarkan kepada Pemerintah Dunia tetap berlaku, dan ketika pemerintah mengusulkan untuk mengambil seribu warga sebagai budak sebagai gantinya, Raja Reuven menganggap gagasan itu tidak dapat diterima dan menolaknya. Perang pun terjadi, dan armada diluncurkan untuk menyerbu negeri yang kini tanpa perlindungan tersebut.
Garis keturunan kerajaan mengalir melalui Raja Reuven, ratunya Candelle, dan putri mereka Putri Shuri, yang kemudian dikenal sebagai Manmayer Gunko. Brook mengenang bahwa Esperia pernah merana di bawah raja yang kejam yang kekejamannya membuat rakyat miskin kelaparan dan merenggut seluruh keluarga Brook. Brook menjadi dekat dengan pangeran Reuven, yang menyelamatkannya bersama Candelle dari Marinir yang korup, dan begitu Reuven naik takhta, kebaikannya membentuk kembali kerajaan menjadi lebih baik.
Setidaknya 70 tahun yang lalu, Brook naik menjadi kapten Battle Convoy, dirayakan baik karena keahlian pedangnya maupun permainannya, dan menjalin ikatan dengan Shuri, yang ingin menikah dengannya. Ia dengan mudah menghalau Keluarga Moulon ketika mereka berusaha menculik Candelle untuk bos mereka. Dalam perang terakhir, Convoy runtuh dengan cepat, Reuven tampaknya gugur di hadapan Shuri yang telah dirasuki iblis, dan dengan garis kerajaan yang punah serta negeri yang hancur, negara tersebut dibiarkan lenyap dari keberadaan sepenuhnya.
Esperia dihancurkan setelah kabut misterius meracuni penduduknya dan menewaskan ratusan orang, termasuk Ratu Candelle. Ketika Raja Reuven menolak menyerahkan seribu warga sebagai budak sebagai pengganti Heavenly Tribute, World Government mengirim armada yang menghancurkan kerajaan yang tak berdaya itu dan menghapusnya dari peta.
Sebelum kematiannya, Brook menjabat sebagai kapten Battle Convoy milik Esperia, dikagumi karena keahlian berpedangnya maupun musiknya. Ia dekat dengan Prince Reuven dan memiliki ikatan dengan Princess Shuri, yang ingin menikah dengannya.
Esperia terkenal karena alat musik yang dibuat oleh para pengrajinnya, sehingga mendapat julukan Land of Instrument Makers. Perdagangan tersebut begitu sentral bagi kerajaan sehingga menggerakkan seluruh perekonomian lokal.
Battle Convoy adalah kekuatan militer yang menjaga Kerajaan Esperia, pertama kali dipimpin oleh Ratu Candelle dan kemudian oleh Brook. Pasukan ini terbagi menjadi unit-unit khusus, termasuk Raider Squad yang dipimpin Brook sebelum menjadi kapten seluruh Convoy.
Kabut aneh menyelimuti Esperia selama enam bulan, merusak instrumen-instrumennya dan melumpuhkan pendapatan perdagangannya. Kabut tersebut akhirnya berubah menjadi beracun, membuat penduduk jatuh sakit dan menewaskan ratusan orang, termasuk ratu.
Mencari informasi lebih lanjut tentang Kerajaan Esperia? Wiki One Piece di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini merupakan tulisan asli oleh Daddy Jim Anime berdasarkan seri anime, manga, dan materi resmi One Piece. Referensi episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Pemegang hak
Seluruh hak dimiliki oleh pemegang hak masing-masing.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Anime, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Daddy Jim Anime memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.