
Dalam "Puncak," Luffy yang terbebani tidak dapat melawan trio Wapol di atas salju, diselamatkan oleh lapahn yang berterima kasih, kemudian memanjat tebing yang hampir vertikal menuju kastil sebelum pingsan ke dalam genggaman orang asing.
Wapol dan dua pengikutnya bergerak untuk membunuh Luffy, yang hampir tidak dapat membela diri dengan Nami dan Sanji yang terluka membebaninya. Trio itu bertarung dengan mahir di atas salju, dan Luffy hanya bisa menghindar, hingga sekelompok lapahn tiba untuk membalas kebaikan yang ia tunjukkan dengan membebaskan salah satu anak mereka. Hewan-hewan itu menahan para penyerangnya dan memberinya celah untuk melarikan diri.
Luffy kemudian mencapai kaki tebing kastil, sebuah dinding yang menjulang hampir tegak lurus hingga ketinggian yang memusingkan. Menolak menyerah, ia memulai pendakian dengan kedua rekan krunya di punggungnya. Setelah sekitar tiga jam usaha yang melelahkan, ia akhirnya berhasil menarik diri ke puncak, di mana tenaganya habis sepenuhnya dan ia pingsan. Saat tubuhnya mulai meluncur dari tepi, sosok tak terlihat meraih ke bawah dan menangkapnya.
Luffy mencapai puncak Drum Rockies setelah pendakian yang berat. Para lapahn yang sebelumnya ia selamatkan membalas budi dengan mengusir Wapol dan anak buahnya. Di puncak, Luffy yang kelelahan pingsan dan diselamatkan dari jatuh oleh humanoid berbulu yang aneh, sosok yang kemudian terungkap sebagai Tony Tony Chopper.
Sampul melanjutkan serial Jango's Dance Paradise pada angsuran kesepuluh, menggoda Jango yang akan mengangkat kacamata hitam khasnya dan akhirnya mengungkap apa yang ada di baliknya. Wapol, setelah menghancurkan para lapahn yang membela Luffy, bersumpah sekali lagi untuk membalas dendam pada kapten Topi Jerami.
Chapter 138 dari One Piece termasuk dalam Drum Island Arc. Chapter ini mengikuti pendakian putus asa Luffy menaiki tebing Drum Rockies menuju kastil sambil menggendong Nami dan Sanji yang terluka.
Di Bab 138, yang berjudul The Summit, Wapol dan anak buahnya menyerang Luffy yang kelelahan di salju sampai sekelompok lapahn yang berterima kasih mengusir mereka. Luffy kemudian memanjat tebing terjal menuju Drum Castle dengan Nami dan Sanji di punggungnya dan ambruk di puncak, di mana sosok tak terlihat menangkapnya.
Di Chapter 138, sekelompok lapahn menyelamatkan Luffy dari Wapol dan para pengikutnya. Hewan-hewan itu membalas budi Luffy karena sebelumnya telah membebaskan salah satu anak mereka, menahan para penyerangnya cukup lama agar ia bisa melarikan diri.
Luffy memanjat tebing yang hampir vertikal di bawah Drum Castle sambil menggendong Nami dan Sanji yang terluka di punggungnya. Pendakian itu memakan waktu sekitar tiga jam dan membuatnya benar-benar kehabisan tenaga saat mencapai puncak.
Ketika Luffy pingsan di puncak tebing pada Bab 138, sosok tak terlihat menangkapnya sebelum ia jatuh. Sosok tersebut kemudian terungkap sebagai Tony Tony Chopper.
Mencari informasi lebih lanjut tentang Bab 138? Wiki One Piece di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini merupakan tulisan asli oleh Daddy Jim Anime berdasarkan seri anime, manga, dan materi resmi One Piece. Referensi episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Pemegang hak
Seluruh hak dimiliki oleh pemegang hak masing-masing.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Anime, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Daddy Jim Anime memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.