
Bab 148, Tak Terhancurkan, menampilkan Luffy melindungi bendera Hiriluk dari tembakan meriam Wapol sambil menyatakannya sebagai simbol yang tidak dapat dihancurkan. Sikapnya menyalakan kembali kepercayaan Chopper, dan rusa kutub itu mengungkap Rumble Ball saat pertarungan sesungguhnya dimulai.
Terdorong oleh tekad, Usopp mencoba menyeret Dalton ke kastil meskipun sang prajurit ragu, hanya untuk Zoro yang mengangkat pria yang terluka itu dan menggendongnya dengan mudah, membuat Usopp kesal. Penduduk desa menawarkan rute yang lebih cepat, sebuah lift gunung yang dapat mereka perbaiki dalam setengah jam, dan mereka mengingat tali putih yang tertinggal di dekat Gyasta tempat Kureha terakhir terlihat.
Di puncak menara, Wapol meremehkan bendera bajak laut sebagai hiasan bodoh, tetapi Luffy menolak membiarkannya merendahkannya. Ketika Wapol menembakkan peluru meriam ke panji itu, Luffy menahan hantaman itu sendiri, menyebut bendera itu sebagai simbol keyakinan yang tidak boleh hancur. Chessmarimo tertegun, dan Chopper teringat Hiriluk memuji apa yang diperjuangkan bajak laut. Sanji bergerak menyerang Wapol tetapi Kureha menjatuhkannya, memperingatkan bahwa tulang punggungnya bergeser. Luffy menancapkan bendera di puncak menara dan menyuruh Chopper menangani Chessmarimo. Dengan tekad yang kembali, rusa kutub itu mengungkap sebuah Rumble Ball hitam kecil.
Zoro mengambil alih menggendong Dalton menuju kastil. Wapol menyerang bendera Hiriluk, yang dijaga Luffy dengan tubuhnya sendiri, bersikeras bahwa itu adalah lambang suci kehidupan. Chopper mengeluarkan Rumble Ball, menyiapkan pertarungannya melawan Chessmarimo. Luffy menyatakan dirinya sebagai teman Chopper dan menyuruhnya bertarung bersamanya.
Sampul Jango's Dance Paradise menunjukkan Jango dan Fullbody mengakrabkan diri karena kecintaan mereka yang sama pada tarian dan berbagi minuman. Bab ini berpusat pada pidato Luffy tentang makna bendera bajak laut, momen yang mengkristalkan keputusan Chopper untuk berhenti ragu dan membela kerajaan demi Hiriluk.
Pada Bab 148, Luffy melindungi bendera Dr. Hiriluk dari tembakan meriam Wapol, menyatakannya sebagai simbol keyakinan yang tak dapat dihancurkan. Sikapnya memperbarui tekad Chopper, dan rusa kutub itu memperlihatkan Rumble Ball saat bersiap melawan Chessmarimo.
Dalam Bab 148, ketika Wapol menembakkan peluru meriam ke arah bendera Hiriluk, Luffy menahan serangan itu sendiri daripada membiarkan bendera tersebut hancur. Ia menyatakannya sebagai simbol keyakinan yang tidak boleh hancur.
Di Bab 148, Usopp mencoba menggendong Dalton yang terluka menuju kastil tetapi kesulitan, sehingga Zoro mengangkat Dalton dan menggendongnya dengan mudah. Hal ini membuat Usopp kesal karena kalah bersaing.
Dalam Bab 148, setelah pidato Luffy tentang makna bendera bajak laut membangkitkan kembali tekadnya, Chopper mengungkapkan sebuah Rumble Ball hitam kecil. Hal ini menjadi persiapan untuk pertarungan mendatangnya melawan Chessmarimo.
Di Chapter 148, Luffy menancapkan bendera Hiriluk di puncak menara kastil dan menyuruh Chopper untuk menghadapi Chessmarimo sendiri. Ia menyatakan dirinya sebagai teman Chopper dan mendorongnya untuk bertarung bersamanya.
Mencari informasi lebih lanjut tentang Bab 148: Tak Terhancurkan? Wiki One Piece di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini merupakan tulisan asli oleh Daddy Jim Anime berdasarkan seri anime, manga, dan materi resmi One Piece. Referensi episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Pemegang hak
Seluruh hak dimiliki oleh pemegang hak masing-masing.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Anime, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Daddy Jim Anime memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.