
Bab 151, Langit Drum, mengakhiri duel antara Luffy dan Wapol. Saat penduduk desa mengenang kekejaman sang tiran, Luffy mendefinisikan apa itu bajak laut sejati, mengabaikan nama Pemerintah Dunia, dan melontarkan Wapol hingga hilang dari pandangan.
Penduduk desa mengungkapkan jalur kereta gantung yang membentang dari rumah lama Kureha ke kastil, dan Dalton menaiki trem bersama anak buahnya. Ia mengenang konfrontasinya dengan Wapol, menyebutnya penguasa tak berguna yang tidak peduli pada rakyatnya, sebuah penghinaan yang membuatnya hampir dipukuli hingga tewas. Sementara itu Vivi, Zoro, dan Usopp saling bertukar kenangan tentang banyak kejahatan yang ditimpakan Wapol kepada kerajaan.
Di puncak, Wapol terus bertarung sambil memperingatkan bahwa Pemerintah Dunia akan membalas setiap luka yang menimpanya. Luffy menjawab bahwa ia sama sekali tidak peduli. Sang raja memuntahkan meriam dan menembak, namun Luffy muncul tanpa terluka, masih mencengkeram lawannya. Dalton menyiapkan dinamit untuk menghancurkan kastil dan menyuruh penduduk desa mengosongkan area. Luffy mengayunkan Wapol, menendangnya berputar menembus atap, lalu menangkapnya saat meraih bendera Chopper. Menyatakan bahwa ia tidak berhak menyentuh panji suci, Luffy melancarkan Gomu Gomu no Bazooka yang melemparkan Wapol jauh. Penduduk desa meledak dalam perayaan, dan kepercayaan Chopper pada bajak laut tumbuh saat ia menyaksikan.
Luffy mengalahkan Wapol, meledakkannya hingga hilang dari pandangan dengan Gomu Gomu no Bazooka miliknya. Bab ini melengkapi kilas balik tentang bagaimana Wapol melumpuhkan Dalton karena menentangnya. Keyakinan Chopper pada kebaikan Topi Jerami semakin dalam saat ia melihat Wapol tumbang.
Sampul Jango's Dance Paradise memperkenalkan Kapten Yurikah dan Bajak Laut Tulip yang menyerbu Pulau Mirror Ball. Bab ini menegaskan pembangkangan Luffy terhadap Pemerintah Dunia, sebuah tema yang menentukan sikapnya sepanjang seri, sambil menyajikan kejatuhan memuaskan dari despot Drum.
Di One Piece Chapter 151, The Skies of Drum, Luffy mengalahkan Wapol di puncak kastil, melontarkannya jauh dengan Gomu Gomu no Bazooka setelah menyatakan bahwa bajak laut sejati tidak takut pada World Government.
Luffy mengayun-ayunkan Wapol, menendangnya menembus atap kastil, dan mengakhirinya dengan Gomu Gomu no Bazooka yang membuat sang raja terlempar jauh hingga tak terlihat.
Chapter 151 mengungkapkan bahwa Wapol hampir memukuli Dalton hingga tewas setelah Dalton menyebutnya sebagai penguasa tidak berguna yang tidak peduli pada rakyatnya.
Ketika Wapol memperingatkan bahwa Pemerintah Dunia akan membalaskan dendamnya, Luffy menjawab bahwa ia sama sekali tidak peduli, menunjukkan penentangannya terhadap otoritas mereka.
Setelah menyaksikan Luffy mengalahkan Wapol, penduduk Drum Island bersorak dalam perayaan, dan kepercayaan Chopper terhadap kebaikan Straw Hats semakin mendalam.
Mencari informasi lebih lanjut tentang Bab 151: Langit Drum? Wiki One Piece di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini merupakan tulisan asli oleh Daddy Jim Anime berdasarkan seri anime, manga, dan materi resmi One Piece. Referensi episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Pemegang hak
Seluruh hak dimiliki oleh pemegang hak masing-masing.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Anime, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Daddy Jim Anime memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.