
Bab 48, berjudul Jangan Ganggu Jalan Itu, menceritakan kembali legenda Red Leg Zeff saat Don Krieg menuntut buku catatan Grand Line miliknya, mendorong Luffy untuk menyatakan bahwa ia akan menjadi Raja Bajak Laut dan Gin untuk menyebut Hawk-Eye sebagai penghancur armada.
Terkejut bahwa Zeff masih hidup, Don Krieg mengejek koki tua itu karena bertahan di dapur karena kebutuhan bukan pilihan. Ia kemudian menceritakan kisah Red Leg Zeff, bajak laut yang dulu ditakuti yang hanya bertarung dengan kakinya, tendangan yang cukup kuat untuk menghancurkan batuan dasar dan membuat baja penyok, yang menjabat sebagai kapten sekaligus koki krunya. Julukan itu berasal dari kaki yang berlumuran darah musuh. Krieg berpendapat bahwa Zeff selamat dari karamnya kapal yang legendaris hanya dengan mengorbankan kakinya, yang mengakhiri hari-harinya sebagai petarung. Zeff tetap acuh, mencatat bahwa tangannya masih memungkinkannya memasak.
Krieg mengungkapkan tujuan sebenarnya, catatan yang disimpan Zeff saat melintasi Grand Line dan kembali dengan selamat. Zeff mengakui catatan itu ada tetapi menolak menyerahkan kenang-kenangan masa lalunya. Krieg bersumpah akan merebutnya dan Baratie dengan paksa, menyalahkan kekalahannya sendiri pada informasi yang buruk dan menyombongkan bahwa dengan catatan itu ia akan membangun kembali armadanya dan mengklaim One Piece. Luffy bangkit untuk menantangnya, menyatakan bahwa ia akan menjadi Raja Bajak Laut dan menolak tawaran bantuan Zoro. Krieg pergi dengan makanan dan memberikan ultimatum. Gin kemudian menyebut Dracule Mihawk, Hawk-Eye, sebagai orang yang menghancurkan armada, membuat Zoro terkejut.
Bab Arc Baratie ini menjelaskan asal usul julukan Red Leg Zeff, peran gandanya sebagai koki dan kapten, serta bagaimana kehilangan kakinya memaksanya pensiun. Bab ini menegaskan keinginan Krieg akan catatan Grand Line dan mengungkapkan bahwa seorang pria bermata elang sendirian menghancurkan kru Krieg pada hari ketujuh mereka di sana. Sampul melanjutkan Buggy's Crew Adventure Chronicles, dengan Gaimon membantu Buggy membangun rakit baru sebelum mereka berpisah sebagai teman.
Bab 48, berjudul Leave That Path Alone, menceritakan kembali legenda Red Leg Zeff ketika Don Krieg menuntut buku catatan Grand Line miliknya, yang mendorong Luffy menyatakan bahwa ia akan menjadi Raja Bajak Laut dan Gin menyebut Hawk-Eye sebagai penghancur armada tersebut.
Pada Bab 48, Zeff terungkap sebagai Red Leg Zeff, seorang mantan kapten bajak laut yang ditakuti dan koki yang tendangannya cukup kuat untuk menghancurkan batuan dasar dan membuat baja penyok.
Pada Bab 48, Don Krieg menuntut buku catatan yang disimpan Zeff selama melintasi Grand Line dan kembali dengan selamat, dengan rencana menggunakannya untuk membangun kembali armadanya.
Di Chapter 48, Luffy bangkit untuk menantang Don Krieg dan menyatakan bahwa ia akan menjadi Raja Bajak Laut.
Di Bab 48, Gin menyebut Dracule Mihawk, yang dikenal sebagai Hawk-Eye, sebagai orang yang memusnahkan armada Don Krieg, yang membuat Zoro terkejut.
Mencari informasi lebih lanjut tentang Bab 48? Wiki One Piece di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini merupakan tulisan asli oleh Daddy Jim Anime berdasarkan seri anime, manga, dan materi resmi One Piece. Referensi episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Pemegang hak
Seluruh hak dimiliki oleh pemegang hak masing-masing.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Anime, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Daddy Jim Anime memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.