
Berjudul "Kakek Sialan," bab ini menutup latar belakang Sanji, menceritakan delapan puluh lima hari kelaparannya terombang-ambing bersama Zeff dan pengorbanan yang menjelaskan mengapa koki itu kini membela Baratie dan mimpinya dengan begitu gigih.
Terdampar di batu karang tandus, Sanji menjatah persediaan makanannya yang sedikit tetapi hanya tersisa sepotong kerak berjamur setelah dua puluh lima hari. Sebuah kapal yang lewat berlayar tanpa menyadari keberadaannya. Memasuki hari ketujuh puluh, dengan tubuh kurus dan putus asa, ia bertekad menyeberang ke sisi batu tempat Zeff berada dan merebut perbekalan lelaki tua itu dengan paksa. Namun ketika ia merobek karung Zeff, isinya hanya harta karun, bukan sepotong makanan pun. Kebenaran pun terungkap: Zeff telah memberikan setiap suapan kepada bocah itu dan mempertahankan hidupnya dengan memakan kakinya sendiri.
Saat ditanya mengapa ia melakukan hal tersebut untuk bocah yang katanya ia benci, Zeff mengakui bahwa ia juga mengejar All Blue yang legendaris dan telah mencarinya di Grand Line. Dengan krunya yang telah tiada ia tidak lagi dapat mengejar mimpi itu, sehingga ia memutuskan bahwa jika penyelamatan datang ia akan meninggalkan dunia bajak laut dan membuka restoran. Keajaiban tiba pada hari kedelapan puluh lima ketika kapal yang sama yang dilihat Sanji kembali dan mengangkat mereka berdua dari batu karang. Di masa kini, kenangan ini menjelaskan kemarahan Sanji: karena berhutang budi kepada pria yang menyelamatkannya, ia tidak akan membiarkan siapa pun membunuhnya atau merampas ambisi terakhirnya.
Kilas balik Sanji berlanjut, menegaskan bahwa keduanya bertahan delapan puluh lima hari terdampar bersama dan bahwa kaki palsu Zeff berasal dari memakan anggota tubuhnya sendiri untuk bertahan hidup. Sampul melanjutkan Kronik Petualangan Kru Buggy, volume tujuh belas, di mana Mohji dan Cabaji bertarung sepanjang malam memperebutkan jabatan kapten sementara sisa kru tertidur dan Richie bermimpi memimpin mereka.
Di Bab 58, Sanji dan Zeff terdampar bersama selama delapan puluh lima hari tanpa makanan yang layak sebelum bantuan datang. Zeff diam-diam memberikan semua perbekalan yang tersisa kepada Sanji dan bertahan hidup dengan memakan kakinya sendiri.
Chapter 58 berjudul "The Crap-Geezer," yang menutup kisah latar belakang Sanji dari Arc Baratie.
Ketika Sanji merobek karung Zeff dengan niat merebut makanannya secara paksa, ia hanya menemukan harta karun di dalamnya. Hal itu mengungkapkan bahwa Zeff telah memberikan setiap suap makanan kepada Sanji dan mempertahankan hidupnya sendiri dengan memakan kakinya sendiri.
Zeff mengakui bahwa ia juga mengejar All Blue yang legendaris melintasi Grand Line, tetapi setelah kehilangan krunya ia memutuskan bahwa jika penyelamatan datang, ia akan meninggalkan dunia bajak laut dan membuka restoran.
Chapter 58 mengonfirmasi bahwa kaki kayu Zeff berasal dari tindakannya memakan kakinya sendiri untuk menjaga Sanji tetap hidup saat keduanya terdampar bersama.
Mencari informasi lebih lanjut tentang Bab 58? Wiki One Piece di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini merupakan tulisan asli oleh Daddy Jim Anime berdasarkan seri anime, manga, dan materi resmi One Piece. Referensi episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Pemegang hak
Seluruh hak dimiliki oleh pemegang hak masing-masing.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Anime, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Daddy Jim Anime memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.