
Berjudul "Once a Fox," bab ini menceritakan bagaimana Kawamatsu dan rubah Onimaru mengumpulkan pedang-pedang kuburan di Ringo untuk perang yang akan datang, mengungkap gudang senjata tersembunyi, dan berakhir dengan Hiyori menawarkan pedang Enma kepada Zoro sebagai pengganti Shusui.
Tiga belas tahun lalu, Hiyori yang melarikan diri meninggalkan catatan terima kasih dan penghiburan untuk Kawamatsu, membuatnya melakukan pencarian panik yang sia-sia di seluruh Wano. Di masa kini, Zoro membuntuti Gyukimaru yang terluka ke sebuah kota yang ditinggalkan dengan mengikuti jejak darahnya. Saat didesak alasan kedatangannya, Kawamatsu menjelaskan bahwa ia pertama kali pergi ke Ringo dengan niat mengakhiri hidupnya setelah kehilangan Hiyori. Di sana ia bertemu Onimaru, komagitsune yang dulu terikat dengan mendiang daimyo Shimotsuki Ushimaru, yang masih mengejar perampok makam dari pemakaman lima tahun setelah kematian tuannya.
Kawamatsu merawat rubah yang terluka itu, lalu mulai mengambil pedang-pedang dari makam untuk mempersenjatai pertarungan melawan Kaido kelak, menahan gigitan berulang Onimaru hingga hewan itu akhirnya menerima tujuannya dan berdiri bersamanya. Keduanya menggali brankas bawah tanah, dan Kawamatsu memakai nama Gyukimaru sebelum tertangkap saat mencari makanan di Ibu Kota Bunga. Kini, Gyukimaru membuka sebuah pintu untuk kelompok itu, memperlihatkan ruangan yang dipenuhi ratusan bilah pedang, dan Kawamatsu memberi tahu Kin'emon bahwa sekutu mereka akhirnya dapat dipersenjatai.
Riwayat Kawamatsu terungkap sepenuhnya: ia datang ke Ringo untuk melakukan seppuku, menemukan Onimaru menjaga makam, dan mulai mengumpulkan senjata orang mati untuk pertempuran terakhir dengan menyamar sebagai Gyukimaru hingga ia tertangkap. Ia menjelaskan adat Makam Abadi Ringo yang menandai pemakaman dengan pedang. Ketika Kawamatsu tak kunjung kembali, Onimaru berubah menjadi sosok humanoid besar untuk melanjutkan pekerjaan itu. Setelah dua dekade terpisah, Kawamatsu berbicara lagi dengan Kin'emon, dan Hiyori menawarkan kepada Zoro pedang ayahnya Oden, Enma, satu-satunya senjata yang pernah melukai Kaido, sebagai pengganti Shusui.
Bagian keempat serial sampul mengarahkan Bajak Laut Fire Tank untuk membajak sebuah kapal yang menuju Thriller Bark. Onimaru pernah menggigit lengan Kawamatsu dan menolak melepaskannya, baru mengalah ketika kappa itu bersumpah akan terus mengumpulkan pedang bahkan tanpa lengan tersebut, setelah itu rubah menjilati lukanya dan tetap berjaga. Saat bab berakhir, Gyukimaru berubah kembali menjadi Onimaru dan berjalan pergi dengan puas, mengisyaratkan bahwa penyamaran dan hewan itu adalah satu dan sama.
Dalam Bab 953, Kawamatsu mengungkapkan bahwa ia pertama kali pergi ke Ringo dengan niat melakukan seppuku setelah kehilangan Hiyori tiga belas tahun sebelumnya.
Onimaru adalah seekor komagitsune, rubah yang pernah terikat dengan mendiang daimyo Shimotsuki Ushimaru, yang ditemukan Kawamatsu sedang menjaga makam dari perampok di Ringo; setelah Kawamatsu merawat lukanya, Onimaru mulai menerimanya dan membantu menjaga brankas bawah tanah berisi pedang yang mereka bangun bersama.
Eternal Grave adalah adat di Ringo untuk menandai pemakaman dengan pedang, itulah sebabnya Kawamatsu dan Onimaru dapat mengumpulkan ratusan bilah pedang dari pemakaman tersebut untuk mempersenjatai pertarungan mendatang melawan Kaido.
Kawamatsu mengadopsi alias Gyukimaru saat mengumpulkan pedang di Ringo untuk upaya perang, menggunakan penyamaran tersebut hingga ia tertangkap selama pengambilan makanan di Flower Capital.
Dalam Chapter 953, Hiyori menawarkan kepada Zoro pedang ayahnya Oden, Enma, satu-satunya senjata yang pernah melukai Kaido, untuk menggantikan Shusui.
Mencari informasi lebih lanjut tentang Bab 953? Wiki One Piece di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini merupakan tulisan asli oleh Daddy Jim Anime berdasarkan seri anime, manga, dan materi resmi One Piece. Referensi episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Pemegang hak
Seluruh hak dimiliki oleh pemegang hak masing-masing.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Anime, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Daddy Jim Anime memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.