
Akira menusukkan pedang ke tubuh Uzuki untuk membalaskan dendam Rion, hanya untuk memicu perubahan mengerikan saat Uzuki mulai berbicara dengan suara Rion. Di tengah perekaman Kanaguri dan kemarahan Kashima, Sakamoto menyadari bahwa kepribadian Rion kini hidup di dalam diri Uzuki.
Akira menegaskan niatnya: ia datang untuk membunuh Uzuki. Kashima menyerang Kanaguri, bersikeras bahwa mereka seharusnya tidak pernah mengandalkan anggota Order, sementara Kanaguri menyuruhnya diam karena ia sibuk merekam. Uzuki menyapa Akira dengan hangat sebagai keponakan kesayangan Rion dan mendesaknya untuk segera menyerang, sebelum ia menjadi kurang manusiawi. Ia menjawab bahwa ia ingin ia mati selagi ia masih manusia.
Sakamoto tiba di ruang bawah tanah, dan sekutunya menahan Kashima agar tidak menyerbu masuk. Saat Kanaguri menggerutu bahwa merekam pria gemuk membosankan, Akira membenamkan pedang ke perut Uzuki. Uzuki menyebut serangan itu sedikit terlalu lambat, karena luka tersebut memberinya kesempatan ideal untuk bertransformasi.
Ia mulai berbicara dengan suara Rion, mengguncang Akira, dan Sakamoto memperingatkannya untuk tidak tertipu sambil menuntut untuk mengetahui siapa Uzuki sebenarnya. Uzuki tertawa, mengejek upaya Sakamoto untuk terlihat keren, dan mengolok-olok berat badannya. Ketika Kanaguri memprotes bahwa kisah balas dendamnya dirusak, Uzuki membantingnya dan membungkamnya. Sakamoto memahami bahwa kepribadian Rion kini hidup di dalam Uzuki.
Akira menusuk Uzuki dalam upaya membalaskan dendam Rion, hanya untuk memicu perubahan di mana Uzuki mengambil alih suara dan perilaku Rion. Sakamoto menyadari Uzuki membawa kepribadian Rion di dalam dirinya, memperdalam misteri tentang apa yang telah menjadi diri Uzuki. Perekaman Kanaguri dan kemarahan Kashima menambah ketegangan saat kebuntuan di ruang bawah tanah berubah menjadi aneh.
Bab ini, bagian dari Bangkok Arc dan Volume 15, membentang sepanjang dua puluh tiga halaman dan muncul pada 31 Juli 2023 di edisi 35. Halaman berwarna dan halaman pembukanya membuka reuni antara Akira dan persona Rion yang terpendam di dalam Uzuki. Akira, Uzuki, Sakamoto, Shin, Kashima, Kanaguri, dan Amane tampil, dengan Rion disebut. Sampul mengumpulkan Haruma, Kumanomi, Gaku, dan Uzuki.
Di Chapter 129, Akira Akao menusuk Kei Uzuki untuk membalaskan dendam bibinya Rion, memicu perubahan di mana Uzuki mulai berbicara dengan suara dan gaya bicara Rion sendiri.
Dalam Bab 129, Sakamoto menyadari bahwa kepribadian Rion kini hidup di suatu tempat di dalam diri Uzuki setelah penusukan tersebut menyebabkan Uzuki berbicara dan bertindak seperti dirinya.
Akira Akao menyerang Uzuki di Bab 129 karena ia percaya Uzuki telah membunuh bibinya, Rion, dan ia ingin Uzuki mati selagi masih menjadi dirinya sendiri, sebelum ia berubah menjadi sesuatu yang sama sekali berbeda.
Kanaguri menghabiskan Bab 129 dengan merekam kebuntuan antara Akira dan Uzuki, yang membuat Kashima kesal, karena ia merasa mereka seharusnya tidak pernah mengandalkan anggota Order.
Bab 129, "Reunion," merupakan bagian dari Arc Bangkok dan muncul di Volume 15 dari Sakamoto Days.
Ingin tahu lebih banyak tentang Bab 129: Reuni? Wiki Sakamoto Days di Fandom punya halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini adalah tulisan asli Daddy Jim Anime berdasarkan anime, manga, dan materi resmi Sakamoto Days. Sakamoto Days diciptakan oleh Yuto Suzuki, diterbitkan oleh Shueisha, dan dianimasikan oleh TMS Entertainment. Seluruh hak atas Sakamoto Days dan karakternya dimiliki oleh pemegang hak masing-masing. Rujukan episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Pemegang hak
Seluruh hak dimiliki oleh pemegang hak masing-masing.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Anime, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Daddy Jim Anime memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.