
Dewa yang menjadi asal mula seluruh konflik kosmik dalam Solo Leveling, Sang Wujud Absolut membentuk baik para Monarch maupun para Penguasa dari cahaya dan kegelapan murni penciptaan. Kekerasan hatinya yang acuh terhadap ciptaannya itu akhirnya merenggut nyawanya sendiri.
Tingginya menjulang jauh di atas sosok biasa mana pun, dewa ini selalu bertelanjang kaki. Kulitnya putih pucat tanpa noda, matanya kuning kosong tanpa ekspresi, dan rambut peraknya menjuntai panjang. Untuk pakaian, ia lebih menyukai jubah perak berlapis warna cokelat lembut, serta sebuah hiasan kepala cokelat yang menjulang tinggi di atas kepalanya.
Kedinginanlah yang menjadi ciri utamanya. Ia memperlakukan makhluk-makhluk yang ia ciptakan tak lebih dari sekadar mainan yang disusun untuk menghiburnya, sama sekali tidak peduli akan penderitaan mereka. Kesombongannya juga menumbuhkan sikap ceroboh. Ia sama sekali tidak pernah membayangkan bahwa para Penguasa suatu hari akan bangkit melawannya, dan satu-satunya langkah pencegahan yang pernah ia siapkan hanyalah sebuah mekanisme pengaman tersembunyi yang ditanam di dalam Ashborn, suatu tindakan yang sia-sia ketika saatnya tiba.
Sebelum waktu dimulai, ketika realitas hanya dipenuhi oleh cahaya dan bayangan, dewa ini membagi cahaya untuk membentuk para Penguasa dan kegelapan untuk membentuk para Monarch. Satu faksi diciptakan untuk menghancurkan dunia, sementara faksi lainnya ditugaskan untuk mempertahankannya, sehingga konflik antara keduanya segera pecah. Pertarungan itu berlangsung selama ribuan zaman tanpa titik temu.
Dipenuhi kelelahan oleh pertumpahan darah, para Penguasa akhirnya memohon kepada penciptanya agar diberi kekuatan untuk menghabisi para Monarch dan mengakhiri pembantaian tersebut. Namun sang dewa hanya menjawab dengan diam. Penolakan itu mengungkapkan suatu kebenaran: perang abadi mereka sebenarnya hanyalah sebuah tontonan bagi sang dewa, dan ia sama sekali tidak berniat mengakhirinya. Menyadari bahwa pertumpahan darah itu takkan pernah berhenti selama sang dewa masih hidup, tujuh dari delapan Penguasa akhirnya berkhianat. Hanya Ashborn yang tetap setia dan berusaha mempertahankan takhtanya, namun para pemberontak dengan mudah mengalahkannya dan meninggalkannya dalam keadaan hancur. Mereka kemudian menyerbu ruang kediaman sang dewa dan menembus tubuhnya dengan tombak-tombak mereka. Jauh kemudian, setelah bangkit kembali sebagai Monarch Bayangan, Ashborn kembali menemukan jasad sang dewa masih duduk di kursinya, dengan tombak-tombak yang masih tertancap di dalamnya. Berabad-abad sesudahnya, dalam peristiwa Ragnarok, kematian sang dewa baru disadari oleh kerabatnya, kaum Itarim, yang turun ke dunia manusia untuk mengklaim ciptaannya dan bertempur melawan Sung Jinwoo beserta tujuh Penguasa.

Transformasi yang semua orang tahu, pertanyaan lanjutan yang tak seorang pun berani sentuh. Kenapa kami bikin lagu R&B mulus tentang cahaya emas yang tak pernah dibahas Dragon Ball....

Lima karakter wanita Bleach, diperingkat dan dituntaskan. Yoruichi ada di nomor lima, posisi yang tidak diduga siapa pun, dan nomor satu kami adalah seorang Arrancar berhati lembut....
Sang Wujud Absolut adalah dewa yang menjadi asal mula seluruh konflik kosmik di Solo Leveling, membentuk para Monarch maupun para Penguasa dari cahaya dan kegelapan murni penciptaan. Kekerasan hatinya yang acuh terhadap ciptaannya itu akhirnya merenggut nyawanya sendiri.
Hanya segelintir makhluk di seluruh realitas yang menyamai Sang Wujud Absolut, dan hanya sesama para dewa yang menjadi tandingannya; ia mampu memunculkan kehidupan dari ketiadaan serta menempa artefak berkekuatan mustahil seperti Cawan Reinkarnasi. Namun kekuatannya itu tidak dapat ia terapkan dalam pertarungan, sebab ia tampak tak sanggup menggunakannya untuk bertahan, sehingga para Penguasa dengan mudah membunuhnya.
Tidak, Sung Jinwoo tidak membunuh Sang Wujud Absolut; tujuh dari delapan Penguasa telah berkhianat dan menembus tubuh sang dewa dengan tombak mereka jauh sebelum itu. Berabad-abad kemudian, dalam Ragnarok, Jinwoo bersama ketujuh Penguasa bertempur melawan kaum Itarim, kerabat sang dewa yang turun untuk merebut ciptaannya.
Sebelum waktu dimulai, ketika realitas hanya dipenuhi cahaya dan bayangan, Sang Wujud Absolut membagi cahaya untuk membentuk para Penguasa dan gelap untuk membentuk para Monarch. Satu kubu dibentuk untuk menghancurkan dunia, sementara kubu lainnya ditugaskan untuk mempertahankannya, sehingga konflik antara keduanya pun segera meletus.
Sang Wujud Absolut termasuk dalam suatu ras dewa yang disebut Itarim. Setelah ia terbunuh, kerabatnya, kaum Itarim, akhirnya menyadari kematiannya dan turun ke dunia manusia dalam peristiwa Ragnarok untuk mengambil alih ciptaannya.
Mencari informasi lebih lanjut tentang Sang Wujud Absolut? Wiki Solo Leveling di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini merupakan tulisan asli oleh Daddy Jim Headquarters berdasarkan seri anime, novel web dan webtoon asli, serta materi resmi Solo Leveling. Referensi episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Headquarters, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Daddy Jim Headquarters memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.