Pedang pamungkas pembunuh dewa milik Sung Suho dalam Solo Leveling: Ragnarok. Hati Raja Naga dan kekuatan Shadow Nidhogg bersatu membentuk pedang ini, senjata yang mampu langsung mengalahkan seorang dewa sekaligus menghidupkan kembali World Tree yang telah mati.
Ragnarok adalah pedang raksasa yang diselimuti api putih sempurna, sebuah kobaran yang digambarkan sebagai kehancuran dalam bentuknya yang paling murni. Senjata ini menyandang dua identitas yang saling bertolak belakang: ia berperan sebagai Sabit Panen yang bertujuan menghidupkan kembali World Tree yang telah mati, sekaligus menjadi bilah akhir, alat di mana segala sesuatu mulai kembali. Dua sumber memberi nyawa pada pedang ini. Dari Hati Raja Naga dan dari kekuatan yang dimiliki oleh Shadow Nidhogg, senjata ini ditempa hanya untuk satu tugas: membunuh seorang Itarim, menjadikannya salah satu senjata paling mematikan yang pernah ada.
Ragnarok bekerja pada tingkat hukum, bukan sekadar kekuatan kasar, itulah yang membuatnya begitu berbahaya. Bilahnya adalah prinsip kehancuran sejati yang berwujud fisik, sebuah keabsahan yang mengesampingkan dan membatalkan hukum-hukum yang ditetapkan oleh seorang dewa. Ketika bertemu dengan Itarim dari Dimensi-1, apinya mengupas habis otoritas sang dewa dan mencairkan Rahang Ketidakberadaan, Predator Dunia, yang selama ini menggerogoti realitas. Sebagai gabungan antara panen dan akhir, ia menarik kekuatan ilahi ke dalam dirinya, lalu mengalirkan energi itu untuk menyuburkan dan menghidupkan kembali World Tree yang layu.
Suho mengayunkan pedang itu pada puncak Perang Dewa Luar. Satu ayunan saja menghancurkan ribuan malaikat abu-abu menjadi debu, dan ayunan kedua merobek ruang, membuat sang Itarim memanggil tombak Pembantai Bintang dari inti bintang yang runtuh serta baju zirah Tudung Kehampaan dari sisa nebulanya yang terkondensasi. Setiap kali tombak sang dewa bertemu dengan Ragnarok, materi pun larut hingga ke tingkat atom. Bilah Suho bahkan berhasil menghancurkan tombak itu, sementara serangan musuh mengoyak ruang-waktu dan merobek baju zirahnya, dan kekuatan baru mengalir kepadanya, kehendak umat manusia yang terwujud dalam bentuk poin pengalaman yang didapat para pemain di seluruh Outer Universe Dimensi-1 dalam game besutan Ahjin Soft. Dalam waktu kurang dari sepersepuluh detik, Antares, yang mengendalikan tubuh Ragnar sebagai naga yang mengamuk, melompat ke arah tenggorokan sang dewa, dan Suho menyusul dengan menghunjamkan pedangnya seperti petir yang merupakan paduan bayangan putih dan api putih. Sang Itarim pun berubah menjadi cahaya, dunianya runtuh, dan Suho menyerap keilahian yang terlepas itu melalui Ragnarok untuk memulihkan World Tree.

Transformasi yang semua orang tahu, pertanyaan lanjutan yang tak seorang pun berani sentuh. Kenapa kami bikin lagu R&B mulus tentang cahaya emas yang tak pernah dibahas Dragon Ball....

Lima karakter wanita Bleach, diperingkat dan dituntaskan. Yoruichi ada di nomor lima, posisi yang tidak diduga siapa pun, dan nomor satu kami adalah seorang Arrancar berhati lembut....
Ragnarok adalah pedang pamungkas pembunuh dewa milik Sung Suho dalam Solo Leveling: Ragnarok, sebuah pedang raksasa yang diselimuti api putih sempurna. Pedang ini mampu langsung membunuh seorang dewa sekaligus mengembalikan Pohon Dunia yang telah mati agar kembali bersemi.
Ragnarok ditempa dari dua sumber, Yakin Sang Raja Naga dan kekuatan yang dimiliki oleh Shadow Nidhogg, yang digabungkan untuk satu tujuan tunggal: membunuh seorang Itarim, menjadikannya salah satu senjata paling mematikan yang pernah diciptakan.
Ragnarok bekerja pada tingkat hukum, bukan semata-mata pada kekuatan kasar. Sebagai prinsip kehancuran yang diwujudkan secara fisik, Ragnarok menggantikan dan membatalkan hukum-hukum yang telah ditetapkan oleh seorang dewa, sehingga mencabut habis otoritas sang dewa, seperti yang pernah dilakukannya terhadap Itarim dari Dimensi-1.
Ya. Sebagai sekaligus Sabit Panen dan pedang akhir zaman, Ragnarok menyerap kekuatan ilahi ke dalam dirinya sendiri, lalu menyebarkan energi tersebut untuk menyuburkan dan menghidupkan kembali Pohon Dunia yang telah layu.
Sung Suho memegang Ragnarok pada puncak Perang Para Dewa Luar. Satu ayunan pedangnya mengubah ribuan malaikat abu-abu menjadi debu, dan ia menurunkan pedang itu untuk mematahkan tombak sang Itarim serta menghabisi dewa tersebut, sebelum menarik keilahian yang terlepas melalui Ragnarok untuk memulihkan Pohon Dunia.
Mencari informasi lebih lanjut tentang Bayangan Kehancuran, Api yang Membakar Para Dewa - Ragnarok? Wiki Solo Leveling di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini merupakan tulisan asli oleh Daddy Jim Headquarters berdasarkan seri anime, novel web dan webtoon asli, serta materi resmi Solo Leveling. Referensi episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Headquarters, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Daddy Jim Headquarters memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.