
Kisah perang Martha mencapai kesimpulan yang manis sekaligus pahit: reuni dengan Henry yang menjadi alasan ia bertahan hidup datang terlambat satu bulan. Kembali ke masa kini, pelayan senior itu mengubah cinta pertamanya yang hancur menjadi pelajaran bagi Becky tentang dunia yang terlalu rumit untuk penjahat yang mudah ditebak.
Akhirnya kembali ke Berlint, Martha berbagi reuni penuh air mata dengan orang tuanya, lalu bergegas ke Akademi Eden keesokan harinya untuk mencari Henry, hanya untuk tiba pada akhir pekan ketika para guru yang tinggal di luar kampus sedang pergi. Instruktur lamanya Mr. Fowler memberikan alamat rumah Henry. Lari ke sana berakhir dengan wajah tersungkur ke trotoar, dan tangan yang membantunya bangkit adalah milik Henry sendiri. Kegembiraan mereka hanya bertahan sampai seorang wanita lain muncul: Lucia, istri Henry selama satu bulan. Martha berhasil menyampaikan ucapan selamatnya, lalu secara pribadi merasakan adegan berharga masa gadisnya hancur, mengutuk zaman dan dirinya sendiri saat masa remajanya diam-diam berakhir.
Di masa kini, Becky menolak menerima akhir cerita itu dan menuntut untuk tahu mengapa Martha tidak pernah merebut kembali pria yang dicintainya. Martha tidak mau memikirkannya; Lucia adalah wanita yang baik, dan pamannya yang terpandang mencurahkan pengaruhnya untuk rekonstruksi pascaperang. Melalui salah satu acara amal pasangan itu, Martha menari balet lagi meskipun mengalami cedera, dan betapa pun ia tidak suka dipamerkan sebagai penyintas perang, pertunjukan itu membuatnya merasa selama satu malam bahwa rombongan yang ia impikan tidak pernah lenyap dan menganggapnya sebagai salah satu penarinya. Malam itu memulihkan rasa hidupnya dan penerimaannya bahwa seluruh kehidupan masih terbentang di depan. Ketika Becky mengecam perang dan para elite di baliknya, Martha membantah: dunia adalah jalinan hal-hal yang saling berinteraksi dengan cara yang rumit, dan orang-orang meredakan kegelisahan mereka dengan meyakinkan diri bahwa mereka memahaminya. Berpegang pada kepastian yang nyaman itu adalah kelemahan yang berbahaya, dan menerima hal yang tidak diketahui sama pentingnya dengan menemukan kebenaran. Ia menambahkan bahwa perang kedua antara Timur dan Barat, yang juga ia ikuti, tidak mengajarkannya apa pun selain penderitaan di medan perang. Becky menebak bahwa Henry adalah "dia" dalam cerita itu, tetapi Martha membungkamnya, mencatat bahwa setiap orang menyimpan rahasia. Bab ini ditutup di sebuah pemakaman, lima belas tahun dalam ritual yang terus dijalani, di mana Martha meletakkan bunga, menggoda Henry tentang tariannya yang buruk, dan menerima undangannya untuk minum teh.
Martha bereuni dengan orang tuanya dan kemudian dengan Henry, mengetahui bahwa ia telah menikahi Lucia satu bulan sebelumnya.
Pertunjukan balet amal yang diatur melalui Henry dan Lucia memulihkan keinginan hidup Martha.
Martha menyampaikan filosofinya kepada Becky: jangan terlalu berpegang pada kepastian yang nyaman dan terimalah hal yang tidak dapat diketahui.
Terungkap bahwa Martha juga bertempur dalam perang selanjutnya antara Timur dan Barat.
Martha dan Henry diperlihatkan menjaga tradisi lima belas tahun mengunjungi makam bersama.
Bab 102 menutup kilas balik perang Martha Marriott: ia bertemu kembali dengan orang tuanya dan bergegas mencari Henry, hanya untuk mengetahui bahwa ia telah menikahi seorang wanita bernama Lucia satu bulan sebelumnya.
Melalui acara amal yang diatur oleh Henry dan Lucia, Martha kembali menari balet meskipun mengalami luka akibat perang, sebuah pengalaman yang memulihkan rasa hidupnya setelah patah hati.
Martha memberi tahu Becky bahwa dunia adalah jalinan berbagai hal yang saling berinteraksi dengan cara yang rumit, dan bahwa berpegang pada kepastian yang nyaman adalah kelemahan yang berbahaya; menerima hal yang tidak diketahui sama pentingnya dengan menemukan kebenaran.
Chapter 102 menyebut mendiang istri Henry Henderson adalah Lucia, wanita yang ia nikahi satu bulan sebelum Martha kembali dari perang.
Bab tersebut ditutup di sebuah pemakaman, mengungkapkan bahwa Martha dan Henry telah menjaga tradisi selama lima belas tahun untuk mengunjungi sebuah makam bersama, di mana Martha meletakkan bunga dan menggodanya sebelum menerima ajakannya untuk minum teh.
Ingin tahu lebih banyak tentang Bab 102? Wiki Spy x Family di Fandom punya halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini adalah tulisan asli Daddy Jim Anime berdasarkan anime, manga, dan materi resmi Spy x Family. Spy x Family diciptakan oleh Tatsuya Endo, diterbitkan oleh Shueisha, dan dianimasikan oleh Wit Studio dan CloverWorks. Seluruh hak atas Spy x Family dan karakternya dimiliki oleh pemegang hak masing-masing. Rujukan episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Pemegang hak
Seluruh hak dimiliki oleh pemegang hak masing-masing.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Anime, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Daddy Jim Anime memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.