The Black Goat's son adalah tokoh utama novel Sen Takatsuki The Black Goat's Egg, seorang pemuda yang hancur oleh sifat ibunya yang gemar membunuh. Kaneki akhirnya melihat nasibnya sendiri tercermin pada karakter ini, menarik kesejajaran yang bertahan lama di antara mereka.
Sedikit gambaran penampilannya yang tercatat dalam novel. Kepingan yang ada menunjukkan seorang pemuda dengan rambut terang yang agak panjang.
Ia terbelah ke dua arah, muak oleh kejahatan ibunya namun tidak mampu melepaskan dorongan serupa terhadap kekerasan di dalam dirinya. Pikirannya rapuh dan hanya semakin goyah seiring berlanjutnya kisahnya, meluncur menuju keruntuhan.
Sebagai protagonis The Black Goat's Egg, ia menderita tanpa henti karena ibunya. Pembunuhan yang dilakukan ibunya membuatnya muak, tetapi rasa simpati dan dorongan kejam yang sama tetap menguasainya, dan pegangannya pada kewarasan terkikis hingga ia runtuh sepenuhnya. Ia mengaku telah mati dalam cengkeraman halusinasi yang parah. Pentingnya dirinya bagi serial yang lebih luas muncul melalui Ken Kaneki, yang membandingkan dirinya dengan karakter ini setelah insiden dengan Rize Kamishiro dan menamai dirinya Telur Ghoul sebagai jawaban atas Telur Kambing Hitam. Eto Yoshimura kemudian memperkuat kaitan itu dengan menjuluki Kaneki Telur Kakuja, dan ia memanfaatkan kemiripannya dengan sosok ini selama Operasi Pemusnahan Keluarga Tsukiyama.
Putra Black Goat adalah protagonis dari novel Sen Takatsuki The Black Goat's Egg, seorang pemuda yang hancur secara psikologis oleh ibunya yang pembunuh, Black Goat. Ken Kaneki kemudian membandingkan hidupnya sendiri dengan kisah karakter tersebut.
Dalam The Black Goat's Egg, sang putra menderita tanpa henti karena pembunuhan yang dilakukan ibunya. Rasa jijik terhadap kejahatannya bercampur dengan dorongan serupa terhadap kekerasan di dalam dirinya, dan kewarasannya perlahan terkikis hingga ia mengaku telah mati selama halusinasi berat.
Ken Kaneki membandingkan dirinya dengan The Black Goat's son setelah insiden dengan Rize Kamishiro, dengan menyebut dirinya Ghoul's Egg sebagai jawaban atas Black Goat's Egg dalam novel tersebut. Eto Yoshimura kemudian memperkuat hubungan itu dengan menyebut Kaneki sebagai Kakuja's Egg dan memanfaatkan kemiripan tersebut selama Operasi Pemusnahan Keluarga Tsukiyama.
Hampir tidak ada deskripsi mengenai penampilannya dalam novel. Beberapa detail yang diberikan menunjukkan seorang pemuda dengan rambut agak panjang berwarna terang.
Putra The Black Goat terpecah antara rasa jijik terhadap kejahatan ibunya dan ketidakmampuan untuk melepaskan dorongan kekerasan yang sama di dalam dirinya. Kondisi mentalnya menjadi semakin tidak stabil seiring berjalannya cerita, hingga akhirnya runtuh sepenuhnya.
Ingin tahu lebih banyak tentang The Black Goat's son? Wiki Tokyo Ghoul di Fandom punya halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini adalah tulisan asli Daddy Jim Anime berdasarkan anime, manga, dan materi resmi Tokyo Ghoul. Tokyo Ghoul diciptakan oleh Sui Ishida, diterbitkan oleh Shueisha, dan dianimasikan oleh Studio Pierrot. Seluruh hak atas Tokyo Ghoul dan karakternya dimiliki oleh pemegang hak masing-masing. Rujukan episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Pemegang hak
Seluruh hak dimiliki oleh pemegang hak masing-masing.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Anime, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Sumber resmi:
Daddy Jim Anime memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.