
Bab kedua mengikuti Ken Kaneki setelah operasinya saat ia perlahan menyadari bahwa organ Rize yang ditransplantasikan telah mengubahnya. Makanan biasa kini membuatnya muak, rasa lapar tidak lagi bekerja sebagaimana mestinya, dan sebuah pertemuan tak terduga memaksa kebenaran muncul ke permukaan.
Para wartawan mendesak jawaban tentang operasi yang menyelamatkan Kaneki. Dokter Akihiro Kanou tampil dalam konferensi pers untuk menjelaskan apa yang terjadi, dan ketika ditanya mengapa perempuan yang terluka, Rize Kamishiro, dibiarkan meninggal, ia menjelaskan bahwa tidak ada yang bisa dilakukan untuknya pada saat ia sampai kepadanya.
Kaneki mencoba meyakinkan dirinya bahwa serangan itu hanyalah mimpi buruk, tetapi bekas luka di perutnya tidak membiarkannya. Selama pemeriksaan lanjutan, Kanou bertanya-tanya mengapa ia membiarkan makanannya tidak tersentuh. Setiap suapan yang dicoba Kaneki terasa menjijikkan baginya, dan ia menyadari bahwa meskipun tidak pernah makan ia hampir tidak pernah merasa lapar, dengan muram bercanda bahwa ia mungkin berubah menjadi serangga seperti tokoh dalam karya Franz Kafka.
Setelah dipulangkan, Kaneki menerima ajakan dari sahabatnya Hideyoshi Nagachika untuk pergi ke restoran burger. Makanan itu membuatnya jijik, dan ia tersedak sambil mengatakan rasanya seperti mengunyah jeroan babi. Dalam perjalanan pulang, ia mengembalikan bola yang tersesat kepada seorang anak kecil dan tiba-tiba dikuasai oleh aroma daging manusia, menelan dorongan itu dan melarikan diri kembali ke kamarnya.
Sebuah program televisi tentang ghoul mengukuhkan ketakutannya. Seorang yang disebut pakar ghoul, Hisashi Ogura, mencatat bahwa ghoul menganggap semua makanan manusia memuakkan dan terdorong untuk muntah. Kaneki panik, mengobrak-abrik kulkasnya, tetapi semuanya tetap terasa menjijikkan. Mencari udara segar di luar, ia melihat seorang gadis diganggu oleh seorang pria dewasa, mengenalinya, dan merasakan hasrat predator yang sama muncul. Ketika pria itu berbalik menyerangnya, Kaneki membentak balik sementara satu mata ghoul-nya menyala. Touka Kirishima kemudian menebas pria itu, memotong lengannya, dan menyodorkannya kepada Kaneki sebagai santapan.
Kanou secara terbuka membingkai transplantasi sebagai keadaan darurat rutin dan tidak pernah mengungkapkan bahwa organ tersebut berasal dari ghoul. Kaneki memastikan transformasinya saat makanan normal menjadi tidak dapat dimakan dan daging manusia semakin menggoda. Segmen televisi tentang biologi ghoul membuat polanya tidak terbantahkan, dan bab ini ditutup dengan Touka membunuh seorang pria predator dan menawarkan mayatnya kepada Kaneki.
Ini adalah bab kedua manga, yang menyandang judul Jepang Ihen dan terjemahan bahasa Inggris Oddity, pertama kali dicetak pada 15 September 2011. Bab ini berada dalam volume pembuka dan melanjutkan langsung dari bab debut, menandai pertama kalinya Kaneki menghadapi realitas fisik dari sifat barunya.
Di Bab 2 yang berjudul Oddity, Ken Kaneki bergulat dengan dampak setelah operasinya ketika ia menyadari organ transplantasi Rize Kamishiro telah mengubah tubuhnya, membuatnya tidak mampu mencerna makanan biasa dan semakin tertarik pada daging manusia.
Kaneki tidak lagi bisa memakan makanan normal karena organ-organ Rize ditransplantasikan ke dalam tubuhnya selama operasi darurat, mengubahnya menjadi half ghoul yang tubuhnya merasa mual terhadap makanan manusia, seperti yang kemudian dikonfirmasi oleh seorang ahli ghoul di televisi.
Akihiro Kanou adalah dokter yang melakukan operasi penyelamatan nyawa Kaneki dan tampil dalam konferensi pers untuk menjelaskan operasi tersebut, tanpa pernah mengungkapkan bahwa organ yang ditransplantasikan berasal dari ghoul Rize Kamishiro.
Chapter 2 berakhir dengan Kaneki yang terdorong rasa lapar mendekati seorang gadis yang diganggu oleh seorang pria, dan setelah Touka Kirishima membunuh pria tersebut dan memotong lengannya, ia menawarkan mayat itu kepada Kaneki sebagai makanan.
Chapter 2 menyandang judul Jepang Ihen, yang diterjemahkan dalam bahasa Inggris sebagai Oddity, dan pertama kali dicetak pada 15 September 2011.
Ingin tahu lebih banyak tentang Bab 2? Wiki Tokyo Ghoul di Fandom punya halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini adalah tulisan asli Daddy Jim Anime berdasarkan anime, manga, dan materi resmi Tokyo Ghoul. Tokyo Ghoul diciptakan oleh Sui Ishida, diterbitkan oleh Shueisha, dan dianimasikan oleh Studio Pierrot. Seluruh hak atas Tokyo Ghoul dan karakternya dimiliki oleh pemegang hak masing-masing. Rujukan episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Pemegang hak
Seluruh hak dimiliki oleh pemegang hak masing-masing.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Anime, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Sumber resmi:
Daddy Jim Anime memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.