
Angsuran ke seratus tujuh puluh tiga dari Tokyo Ghoul:re memasangkan kilasan masa kecil bocah yang dulu disebut Nimura Furuta dengan duel brutalnya di masa kini melawan Ken Kaneki, yang kakuja bersayapnya akhirnya bangkit untuk menjawab wujud Dragon.
Sebuah kenangan yang berlatar di Sunlit Garden membuka angsuran ini, di mana Kishou Arima muda bertukar pengamatan dengan Yoshitoki Washuu tentang anak yang saat itu dikenal sebagai Nimura Furuta. Yoshitoki menempatkannya sebagai yang termuda dari cabang Furuta, dan Arima menilai insting bocah itu baik meski penampilan luarnya penakut dan menghabiskan waktu memetik bunga di samping para putri. Arima menambahkan bahwa Tsuneyoshi Washuu menyukai anak ini di atas keturunan tidak sahnya yang lain, lalu menyimpulkan bahwa batas atas bocah itu telah ditetapkan.
Kembali di masa kini, Kaneki dan Furuta saling melancarkan pukulan tanpa ampun. Bahkan sambil menahan kagune-nya, Furuta tetap selangkah di depan dan mengejek rivalnya, menawarkan untuk menjadikan pertarungan sebagai kontes pedang yang sesungguhnya. Kaneki setuju, membentuk quinque dari kagune-nya sendiri dan menggabungkan kedua senjata dalam serangan yang meninggalkan luka mengerikan di wajah Furuta. Tidak terpengaruh, Furuta tertawa dan memanggil kagune yang berbentuk menyerupai Dragon, membalikkan momentum ke pihaknya. Saat tebasan mematikan melayang, Kaneki menggigit bilahnya, merobek diri untuk lepas, dan mengingatkan Furuta bahwa kelicikan saja tidak dapat menentukan hasil ini. Ia mengembangkan kakuja berbentuk sayap dan bersumpah akan menjatuhkan Furuta sambil melindungi manusia maupun ghoul.
Kenangan Arima menegaskan kedudukan Furuta dalam garis darah Washuu dan perlakuan istimewa yang diberikan Tsuneyoshi kepadanya. Di masa kini, Kaneki menerima permintaan duel pendekar pedang dan sempat mendominasi, hanya untuk Furuta mengungkap kagune bergaya Dragon yang membalikkan pertarungan. Kaneki bertahan dari pembalikan itu dengan menangkap bilah di giginya dan melepaskan diri dari cengkeraman, lalu berkomitmen penuh dengan melepaskan kakuja bersayapnya.
Bab 173 re dibuka dengan kenangan masa kecil Kishou Arima dan Yoshitoki Washuu yang membahas Nimura Furuta muda, kemudian beralih ke duel masa kini antara Ken Kaneki dan Furuta, yang berakhir dengan Kaneki melepaskan kakuja bersayap.
Di :re Bab 173, setelah Kaneki melukai wajahnya dengan gabungan bilah kagune dan quinque, Furuta menertawakannya dan memanggil kagune yang berbentuk menyerupai Dragon, yang mengembalikan momentum ke pihaknya.
Dalam :re Bab 173, saat tebasan mematikan Furuta melayang turun, Kaneki menggigit bilahnya, merobek diri untuk melepaskan diri, dan membalas dengan mengembangkan kakuja berbentuk sayap, bersumpah untuk mengalahkan Furuta sambil melindungi manusia dan ghoul.
Bab 173 dari Tokyo Ghoul:re berjudul "Don't Dodge" ("Inasan" dalam bahasa Jepang), bagian dari volume keenam belas Tokyo Ghoul:re.
re Bab 173 dirilis pada 24 Mei 2018, pada edisi 25 tahun 2018 dari majalah tersebut.
Ingin tahu lebih banyak tentang :re Bab 173? Wiki Tokyo Ghoul di Fandom punya halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini adalah tulisan asli Daddy Jim Anime berdasarkan anime, manga, dan materi resmi Tokyo Ghoul. Tokyo Ghoul diciptakan oleh Sui Ishida, diterbitkan oleh Shueisha, dan dianimasikan oleh Studio Pierrot. Seluruh hak atas Tokyo Ghoul dan karakternya dimiliki oleh pemegang hak masing-masing. Rujukan episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Pemegang hak
Seluruh hak dimiliki oleh pemegang hak masing-masing.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Anime, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Sumber resmi:
Daddy Jim Anime memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.