Bab keseratus lima puluh satu dari Assassination Classroom mengikuti Kelas 3-E saat menyusup ke kompleks peluncuran, dan mengirim Nagisa dan Karma menaiki roket menuju Stasiun Luar Angkasa Internasional.
Untuk membuka jalan menuju pusat kendali misi Jepang, Yada dan Kurahashi menarik perhatian para penjaga sementara Kimura menanamkan Ritsu di dalam salah satu komputer fasilitas, memungkinkannya mematikan keamanan yang mengelilingi roket. Sisa kelas berjalan melewati personel tanpa diketahui dan memanjat tangga menjulang menuju puncak menara peluncuran.
Itona mengajukan Karma dan Nagisa untuk menggantikan boneka uji tabrak yang dimuat di dalam roket, dan keduanya dengan senang hati menyetujui. Segera setelah lepas landas, Korosensei menempel pada wahana yang meluncur dan mendesak mereka untuk bersantai dan menikmati perjalanan daripada mengkhawatirkannya. Nagisa menjawab bahwa, betapa pun bersyukur mereka atas semua yang telah diajarkannya, nyawanya lebih penting daripada pelajaran apa pun, yang dengan senang hati diterima oleh sang guru.
Bab 151, Velocity Time, mengikuti Kelas 3-E saat menyusup ke kompleks peluncuran dan mengirim Nagisa dan Karma menaiki roket menuju Stasiun Luar Angkasa Internasional. Korosensei berusaha bertahan pada wahana tersebut saat wahana itu melaju menjauh darinya.
Yada dan Kurahashi mengalihkan perhatian para penjaga sementara Kimura menanamkan Ritsu ke dalam salah satu komputer fasilitas, sehingga ia dapat mematikan sistem keamanan di sekitar roket. Sisa kelas kemudian menyelinap tanpa diketahui dan memanjat menara peluncuran.
Itona mengajukan Nagisa dan Karma untuk menggantikan boneka uji tabrak yang dimuat di dalam roket, dan keduanya dengan senang hati setuju untuk pergi. Mereka diluncurkan menuju Stasiun Luar Angkasa Internasional untuk mengambil data penelitian.
Saat Korosensei berpegangan pada roket yang melaju kencang dan mendesak mereka untuk tidak mengkhawatirkannya, Nagisa menjawab bahwa, betapapun berterima kasihnya mereka atas semua yang telah ia ajarkan, nyawanya lebih penting daripada pelajaran apa pun. Korosensei dengan senang hati menerima jawaban tersebut.
Korosensei kehilangan pegangannya pada roket yang meluncur naik dan mengagumi kecepatannya yang luar biasa saat roket itu menjauh darinya. Bab ini berakhir dan berlanjut ke bab berikutnya, Outer Space Time.
Ingin tahu lebih banyak tentang Bab 151: Velocity Time? Wiki Assassination Classroom di Fandom punya halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini adalah tulisan asli Daddy Jim Anime berdasarkan anime, manga, dan materi resmi Assassination Classroom. Assassination Classroom diciptakan oleh Yusei Matsui, diterbitkan oleh Shueisha, dan dianimasikan oleh Lerche. Seluruh hak atas Assassination Classroom dan karakternya dimiliki oleh pemegang hak masing-masing. Rujukan episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Pemegang hak
Seluruh hak dimiliki oleh pemegang hak masing-masing.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Anime, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Sumber resmi:
Daddy Jim Anime memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.