
Dengan Rukia terhapus dari ingatan semua orang dan kursinya ditempati orang asing, Ichigo merasakan betapa tuntasnya sebuah jiwa dapat dihapus dari dunia, sampai Orihime, yang entah bagaimana masih mengingatnya, memberinya dorongan yang ia butuhkan untuk memulai latihan.
Kembali di sekolah menjelang libur musim panas, Ichigo menemukan bahwa tidak seorang pun mengingat Rukia sama sekali. Seorang teman sekelas kini menempati mejanya dan namanya tidak pernah disebut. Hal itu menyadarkannya sepenuhnya betapa besar harga yang harus dibayar untuk kembali ke Soul Society, keberadaannya terhapus bersih dari dunia maupun hati semua orang di dalamnya. Meredam luka-lukanya yang sedang pulih dengan pil dari Urahara, ia menjalani hari yang seharusnya biasa saja yang tiba-tiba terasa hampa.
Sementara teman-temannya membuat rencana musim panas dan Keigo mencoba mengajak semua orang pergi ke pantai, Ichigo menolak semuanya, terusik oleh betapa mudahnya hidup terus berjalan tanpa Rukia. Orihime kemudian mendekatinya dan mengejutkannya dengan bertanya ke mana teman mereka menghilang, mengungkapkan bahwa ia juga masih mengingatnya. Setelah Ichigo menjelaskan, Orihime dengan lembut mempertanyakan apakah membawa Rukia menjauh dari keluarganya sendiri benar-benar merupakan kebaikan, lalu menjawab pertanyaannya sendiri dengan menegaskan bahwa Ichigo telah memutuskan dan keputusannya benar.
Meniru tekad keras yang begitu ia kagumi pada Ichigo, Orihime mendorong Ichigo untuk menyelamatkan Rukia agar teman mereka dapat hidup untuk bertemu kembali dengan orang-orang terkasihnya suatu hari nanti, dan Ichigo berterima kasih dengan tulus sebelum bergegas pergi. Orihime diam-diam menelepon Sado untuk mengatakan bahwa ia juga telah membuat pilihannya sendiri. Tiba di toko Urahara dengan luka-lukanya yang telah memudar menjadi bekas luka, Ichigo membungkuk dan berteriak mengucapkan terima kasih karena telah diselamatkan, hanya untuk mengelak ketika ditanya, sementara Urahara menyeringai dan mengatakan bahwa ia menantikan apa yang akan terjadi selanjutnya. Bab ini diadaptasi menjadi episode 18, Reclaim! The Power of the Shinigami.
Ichigo kembali ke sekolah dan mendapati bahwa semua orang telah melupakan Rukia serta orang asing kini duduk di bangkunya, dan Orihime, yang entah bagaimana masih mengingatnya, memberinya dorongan untuk memulai pelatihan demi menyelamatkannya.
Judul tersebut mencerminkan betapa sepenuhnya Rukia telah terhapus, keberadaannya lenyap bersih dari dunia maupun dari hati setiap orang di dalamnya, dengan seorang teman sekelas kini menempati mejanya dan namanya tidak pernah disebut.
Orihime Inoue masih mengingat Rukia dan mengejutkan Ichigo dengan bertanya ke mana teman mereka menghilang, lalu mendesaknya untuk menyelamatkannya agar suatu hari ia dapat bertemu kembali dengan orang-orang yang dicintainya.
Ichigo tiba di toko Urahara dengan luka-lukanya yang telah memudar menjadi bekas luka, membungkuk, dan meneriakkan rasa terima kasihnya karena telah diselamatkan, sementara Urahara tersenyum menyeringai dan mengatakan bahwa ia menantikan apa yang akan terjadi selanjutnya.
Chapter 58, "blank," diadaptasi menjadi episode 18, "Reclaim! The Power of the Shinigami."
Mencari info lebih lanjut tentang kosong? Bleach Wiki di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini adalah tulisan asli oleh Daddy Jim Anime berdasarkan serial anime Bleach, manga, dan materi resmi. Referensi episode dan bab dikutip jika berlaku.
Pemegang hak
Seluruh hak dimiliki oleh pemegang hak masing-masing.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Anime, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Sumber resmi:
Daddy Jim Anime memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.