
Bab 60 Blue Lock melanjutkan pertandingan tiga lawan tiga dengan Tim Merah unggul 1-0 berkat gol cepat Chigiri. Indra spasial Isagi yang terasah dan kontrol luar biasa Nagi mendorong respons Tim Putih saat gol saling berbalas dengan cepat.
Tertinggal setelah gol pembuka Chigiri, Isagi memahami betapa lengkapnya tim Merah terlihat, tanpa kelemahan jelas untuk dieksploitasi. Pada permulaan kembali ia menguasai bola dan menimbang pilihannya melalui pembacaan ruang di sekitarnya yang meningkat. Ia memberikannya kepada Baro dengan harapan umpan balik cepat, tetapi Baro menolak, dan Kunigami merebut bola darinya untuk mencetak gol.
Nagi memarahi Baro karena mengabaikan Isagi yang bebas tanpa penjagaan, memperingatkan bahwa gol adalah satu-satunya jalan menuju kemenangan, sementara Baro bersikeras bahwa penyelesaiannya sendiri akan membawa mereka menang. Pada permulaan berikutnya Isagi menemukan Nagi, yang dibayangi Chigiri. Saat Chigiri bersiap mengadu kecepatan dengannya, Nagi mencatat bahwa tidak ada manusia yang dapat berbalik arah seketika, lalu menjebak bola untuk mengarahkannya dan menceploskannya ke gawang.
Chigiri menyebut Nagi sebagai sesuatu yang bukan manusia, dan Kunigami menilai ia telah menjadi lebih tajam. Nagi dan Isagi berbagi momen itu, dengan Isagi menyadari mereka masih membutuhkan percikan untuk memicu reaksi yang memenangkan pertandingan.
Isagi memberi umpan kepada Baro dan meminta bola kembali, tetapi keangkuhan Baro membuatnya tidak mengembalikannya. Kunigami menekel Baro, merebut bola, dan menyelesaikannya dengan tembakan terukur untuk membawa Merah unggul 2-0. Isagi kemudian memberi umpan kepada Nagi, yang jebakan kreatifnya mengalahkan Chigiri untuk sebuah gol, memangkas ketertinggalan menjadi 2-1.
Ini merupakan bab ke-60 dan entri kedua Volume 8 dalam Arc Seleksi Kedua. Kisahnya diadaptasi sebagai Episode 17 dari anime.
Di Blue Lock bab 60, yang berjudul Field Vision, vision merujuk pada kepekaan spasial Isagi yang terasah, yang memungkinkannya membaca celah dan pilihan di lapangan selama pertandingan berlangsung. Kesadaran yang meningkat ini mendorong keputusan-keputusan umpannya sepanjang pertandingan tiga lawan tiga.
Tim Merah memimpin atas Tim Putih dengan skor 2-1 pada akhir Bab 60. Penyelesaian akhir yang halus dari Kunigami membawa Tim Merah unggul 2-0 sebelum gol jebakan cerdik dari Nagi memperkecil selisih.
Setelah umpan Isagi kepada Baro tidak dikembalikan, Kunigami merebut bola dari Baro, memenangkan kembali penguasaan bola, dan menyelesaikannya dengan tembakan melengkung untuk membawa Tim Merah unggul 2 berbanding 0.
Menerima bola dari Isagi saat dijaga oleh Chigiri, Nagi menyadari bahwa tidak ada manusia yang dapat berbalik arah secara instan, lalu menjinakkan bola untuk mengarahkannya kembali dan menceploskannya ke gawang, memangkas keunggulan Red menjadi 2-1.
Ketika Isagi memberinya bola dengan harapan mendapat umpan balik cepat, Baro menolak karena keangkuhan, bersikeras bahwa kemampuan penyelesaiannya sendiri akan membawa Tim Putih menuju kemenangan.
Ingin tahu lebih banyak tentang Visi Lapangan? Blue Lock Wiki di Fandom memiliki halaman khusus berisi catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini merupakan tulisan orisinal dari Daddy Jim Anime berdasarkan serial anime, manga, dan materi resmi Blue Lock. Referensi episode dan bab dicantumkan jika relevan.
Pemegang hak
Seluruh hak dimiliki oleh pemegang hak masing-masing.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Anime, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Sumber resmi:
Daddy Jim Anime memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.