
Sebuah Cincin di Malam Hari memadukan pertarungan yang gagal dan seorang tamu tengah malam. Yoru berusaha melawan Denji sementara ia terobsesi dengan sebuah penampakan alami, hingga Iblis Gurita milik Yoshida turun tangan. Beberapa jam kemudian, bel pintu membuat Asa berhadapan langsung dengan wujud baru Yuko yang mengerikan.
Yoru membentuk kembali kaki Yuko yang terputus menjadi sebuah bilah dan menuntut agar Denji mengakui siapa dirinya, namun perhatiannya tetap tertuju pada tubuhnya yang terbuka daripada pada kata-katanya. Gadis yang tadi diselamatkan Denji terbangun dalam ketakutan, yakin bahwa monster itu hendak melahapnya, sehingga Denji menawarkan untuk menunjukkan wajah manusianya untuk menenangkannya sementara Yoru menyerang dari belakang. Sebelum serangan itu mengenai sasaran, Hirofumi Yoshida berhasil menjebak Denji dengan bantuan Iblis Gurita. Denji geram karena kehilangan kesempatan untuk menciptakan sebuah penampakan alami, dan Yoru pun tak kalah marah, menganggap ketidakpeduliannya sebagai bukti bahwa ia merasa Yoru tidak layak mendapat perhatiannya.
Di tempat lain, sekelompok siswa SMA saling bertelepon, bergosip bahwa Yuko dulu pernah menjadi korban perundungan saat SMP dan menyadari betapa mudahnya orang-orang yang rentan jatuh ke dalam manipulasi seorang iblis. Asa terombang-ambing dalam mimpi buruk tentang sebuah lapangan yang dipenuhi ayam-ayam mati yang terus bertambah hingga kegelapan yang mendekat membuatnya tersentak bangun. Bel pintunya berbunyi pukul dua puluh lima setelah satu dini hari. Di balik pintu berdiri Yuko, yang memperingatkan bahwa ia telah berubah menjadi iblis dan mungkin akan mencoba memakannya, serta mendesak Asa untuk tetap menutup pintu. Asa tetap membukanya dan dihadapkan pada sosok mengerikan hasil mutasi yang kini menjadi Yuko.
Cobaaan Yoru untuk bertarung melawan Denji buyar ketika Yoshida menangkapnya dengan bantuan Iblis Gurita, sehingga Denji gagal melakukan aksi penampakan yang sudah direncanakannya. Percakapan telepon di antara teman-teman sekelas menggambarkan Yuko sebagai korban perundungan yang kini berubah menjadi iblis. Asa terbangun dari mimpi buruk yang angker oleh bunyi bel tengah malam dan mendapati Yuko yang telah berubah berada di depan pintunya, yang tetap ia buka meski telah diperingatkan.
Bab dalam arc Justice Devil di Volume 13. Judul Jepang Yoru no Chaimu menonjolkan kata untuk “malam”, yang juga merupakan nama Yoru. Hirofumi Yoshida dan kontraknya dengan Iblis Gurita menjadi tokoh utama di bab ini.

Dengar, asal mula pertarungan viral ini dapat ditelusuri ke satu tweet yang secara main-main menyandingkan pesona misterius Reze dengan kepribadian eksplosif Bakugo. Dalam hitungan jam, komunitas anime mengubah pengamatan kasual ini menjadi kompetisi kreatif besar-besaran...

Transformasi yang semua orang tahu, pertanyaan lanjutan yang tak seorang pun berani sentuh. Kenapa kami bikin lagu R&B mulus tentang cahaya emas yang tak pernah dibahas Dragon Ball....
Bab 110, berjudul Sebuah Cincin di Malam Hari, memadukan pertarungan yang gagal dan seorang tamu tengah malam. Yoru mencoba melawan Denji sementara Denji terobsesi dengan sebuah pengungkapan alami hingga Iblis Gurita milik Yoshida turun tangan, dan beberapa jam kemudian bel pintu membuat Asa berhadapan langsung dengan wujud baru Yuko yang mengerikan.
Di Bab 110, upaya Yoru untuk bertarung melawan Denji buyar ketika Hirofumi Yoshida menjebaknya menggunakan Iblis Gurita sebelum satu pukulan pun mengenai sasaran. Denji bergelora karena kehilangan kesempatan untuk mengatur sebuah pengungkapan alami, sementara Yoru menganggap ketidakpedulian Denji sebagai bukti bahwa ia dianggap terlalu rendah untuk diperhatikan oleh Denji.
Di Bab 110, bel pintu Asa berbunyi pada pukul satu lewat dua puluh lima menit dini hari, dan di balik pintu berdiri Yuko, yang memperingatkan bahwa ia telah berubah menjadi iblis dan mungkin akan mencoba memakannya. Asa tetap membuka pintu dan dihadapkan pada sosok mengerikan serta bermutasi yang kini menjadi diri Yuko.
Judul Jepang Bab 110, Yoru no Chaimu, mengandalkan kata untuk “malam”, yang juga merupakan nama Yoru. Judul Inggris, A Ring in the Night, merujuk pada bel pintu larut malam yang mendatangkan Yuko yang telah berubah kepada pintu Asa.
Di Bab 110, sekelompok siswa SMA saling bertelepon dan bergosip bahwa Yuko dahulu pernah menjadi korban intimidasi saat masih di sekolah menengah pertama. Mereka menyebut betapa mudahnya mereka yang rentan jatuh ke dalam manipulasi seorang iblis.
Mencari informasi lebih lanjut tentang Bab 110: Sebuah Cincin di Malam Hari? Wiki Chainsaw Man di Fandom memiliki halaman khusus dengan catatan komunitas.
Lihat di FandomKonten ini merupakan tulisan asli oleh Daddy Jim Headquarters berdasarkan seri anime, manga, dan materi resmi Chainsaw Man. Referensi episode dan bab dicantumkan jika berlaku.
Gambar karakter dan adegan di situs ini adalah karya seni asli oleh Daddy Jim Headquarters, bukan tangkapan layar atau gambar berlisensi. Cover art resmi digunakan pada tiga jenis halaman untuk komentar editorial:
Daddy Jim Headquarters memelihara ensiklopedia ini. Jika kamu menemukan kesalahan, masalah terjemahan, atau sesuatu yang tampak tidak benar, beri tahu kami.